JAKARTA – Dalam menyambut tahun 2026, dunia traveling bersiap untuk menyambut era baru petualangan yang berkelanjutan dan kaya akan pengalaman budaya. National Geographic, sebagai panduan terpercaya bagi para petualang, telah merilis daftar “Best of the World 2026” yang menyoroti 25 destinasi terbaik di dunia.
Daftar ini bukan hanya sekadar rekomendasi tempat untuk dikunjungi, tetapi juga sebuah ajakan untuk menjelajahi dunia dengan cara yang lebih bertanggung jawab dan mendalam. Dari pegunungan Alpen yang megah hingga kota-kota metropolitan yang dinamis, setiap destinasi menawarkan cerita unik dan pengalaman tak terlupakan.
Italia: Keindahan Dolomites Menjelang Olimpiade Musim Dingin
Italia, dengan segala pesonanya, akan menjadi pusat perhatian dunia saat Milan dan Cortina d’Ampezzo menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2026. Namun, sebelum para atlet dan penggemar olahraga berkumpul, kawasan Dolomites sudah lebih dulu mencuri perhatian. Pegunungan Alpen yang menjulang tinggi ini menawarkan pemandangan yang memukau, jalur ski kelas dunia, serta akomodasi mewah dan restoran berbintang yang menyajikan hidangan lokal yang lezat.
Dolomites bukan hanya tentang olahraga musim dingin dan kemewahan. Lembah-lembahnya yang indah menawarkan pemandangan matahari terbenam yang tak tertandingi, menciptakan suasana romantis dan damai. Wisatawan dapat menjelajahi desa-desa tradisional, mendaki jalur-jalur yang menantang, atau sekadar bersantai menikmati keindahan alam yang masih alami.
Kanada: Menjelajahi Alam dan Budaya di Québec
Di seberang Atlantik, Provinsi Québec di Kanada menawarkan kombinasi unik antara keindahan alam dan kekayaan budaya. Taman Nasional Nibiischii, yang dikelola oleh suku adat Cree Nation of Mistissini, adalah contoh nyata pelestarian alam berbasis masyarakat lokal. Di sini, wisatawan dapat menikmati panorama danau dan hutan boreal yang luas, serta berpartisipasi dalam kegiatan budaya adat seperti bercerita di tepi api unggun, lokakarya kerajinan, dan kegiatan musim dingin khas masyarakat Cree.
Québec bukan hanya tentang alam dan budaya. Kota-kota seperti Montréal dan Québec City menawarkan arsitektur bersejarah, museum seni, dan kehidupan malam yang meriah. Wisatawan dapat menjelajahi jalan-jalan berbatu, mencicipi hidangan khas Prancis-Kanada, atau sekadar menikmati suasana kota yang kosmopolitan.
Jepang: Ketenangan dan Spiritualitas di Prefektur Yamagata
Jepang, dengan segala keunikan dan keindahannya, selalu menjadi tujuan favorit bagi wisatawan dari seluruh dunia. Prefektur Yamagata, sebuah wilayah pegunungan yang tenang, menawarkan pengalaman spiritual dan alam yang terjaga. Gunung Zao yang terkenal dengan fenomena “snow monsters”, desa pemandian air panas Ginzan Onsen yang menawan, serta kuil Yamadera yang berdiri megah di atas gunung adalah beberapa daya tarik utama Yamagata.
Selain itu, pengunjung dapat mengikuti meditasi bersama biksu gunung (yamabushi) di pegunungan suci Dewa Sanzan atau menghadiri Festival Hanagasa pada bulan Agustus yang menampilkan ribuan penari berkostum kimono berwarna-warni. Yamagata adalah tempat yang sempurna untuk melarikan diri dari hiruk pikuk kota dan menemukan kedamaian dalam alam dan spiritualitas.
Baca Juga:
Detak Kehidupan Para Pemulung di Bintara Jaya: Kisah Perjuangan di Tengah Tumpukan Plastik
Spanyol: Menyaksikan Gerhana Matahari Total di Basque Country
Pada tanggal 12 Agustus 2026, Basque Country di Spanyol akan menjadi salah satu lokasi terbaik di dunia untuk menyaksikan fenomena gerhana matahari total. Dua kota utama, Bilbao dan Vitoria-Gasteiz, akan menjadi titik pengamatan yang ideal, sekaligus menawarkan pengalaman wisata budaya dan kuliner yang tak terlupakan.
Selain menyaksikan gerhana, wisatawan dapat mengunjungi Museum Guggenheim Bilbao yang ikonik, menikmati pintxos khas San Sebastián yang lezat, atau menjelajahi desa nelayan Hondarribia yang terkenal dengan arsitektur klasik Basque. Basque Country adalah tempat yang sempurna untuk menggabungkan pengalaman ilmiah dengan petualangan budaya dan kuliner.
Filipina: Eksplorasi Kuliner di Metro Manila
Ibu kota Filipina, Manila, semakin dikenal sebagai surga kuliner yang wajib dikunjungi pada tahun 2026. Dalam edisi terbaru Panduan Michelin 2026, beberapa restoran di Metro Manila disebut sebagai destinasi gastronomi yang wajib dikunjungi.
Di sini, wisatawan dapat mencicipi hidangan lokal seperti fish ball dan halo-halo, atau menikmati hidangan khas seperti pancit palabok dan lumpia rumput laut.
Beberapa restoran bahkan berhasil menghadirkan makanan yang memadukan tradisi lokal dengan sentuhan modern, menciptakan pengalaman kuliner yang unik dan tak terlupakan. Manila adalah tempat yang sempurna untuk memanjakan lidah dan menjelajahi kekayaan rasa Asia Tenggara.
Rwanda: Bersafari di Akagera National Park
Afrika Timur semakin bersinar melalui Akagera National Park di Rwanda, yang menjadi salah satu destinasi safari unggulan pada tahun 2026. Taman nasional ini adalah rumah bagi “Big Five” (gajah, singa, badak, kerbau, dan macan tutul) serta lebih dari 500 spesies burung.
Setelah puluhan tahun menghadapi masalah konflik dan perburuan, Akagera kini bangkit menjadi pusat konservasi satwa liar. Wisatawan dapat mengikuti tur safari, naik balon udara, atau menginap di Karenge Bush Camp yang menawarkan pengalaman mewah di tengah savana Rwanda. Akagera adalah tempat yang sempurna untuk menyaksikan keindahan alam Afrika dan mendukung upaya konservasi satwa liar.
Baca Juga:
Kebakaran Hebat Landa Pasar Induk Kramat Jati, 16 Mobil Damkar Dikerahkan
Dengan daftar “Best of the World 2026”, National Geographic mengajak kita untuk menjelajahi dunia dengan cara yang lebih bertanggung jawab, berkelanjutan, dan mendalam. Setiap destinasi menawarkan cerita unik dan pengalaman tak terlupakan, menunggu untuk dijelajahi dan dihargai.









