Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 29 Nov 2025 15:34 WIB

7 Manfaat Lari Siang yang Jarang Diketahui dan Penting untuk Kesehatan Tubuh


 7 Manfaat Lari Siang yang Jarang Diketahui dan Penting untuk Kesehatan Tubuh Perbesar

PROLOGMEDIA – Banyak orang merasa sulit menemukan waktu untuk berolahraga — pagi terlalu pagi, malam sudah terlalu lelah, sehingga sering melewatkan aktivitas fisik sama sekali. Namun ternyata, masih ada pilihan menarik bagi kamu yang punya jadwal padat: berlari di siang hari. Meski banyak yang mengira “siang hari = terlalu panas, terlalu melelahkan”, lari siang ternyata membawa banyak manfaat besar bagi tubuh — asalkan dilakukan dengan cara yang benar. Berikut penjelasannya.

 

Berlari di siang hari punya manfaat nyata untuk membakar kalori dan mendukung penurunan berat badan. Saat kamu lari di tengah siang, tubuh bekerja lebih keras — udara cenderung lebih hangat, sehingga proses pembakaran lemak dan kalori berjalan lebih efektif. Akibatnya, berat badan bisa lebih mudah turun, terutama jika kamu rutin melakukannya. Dengan begitu, lari siang bisa menjadi andalan bagi kamu yang ingin mengontrol berat badan tapi kesulitan berolahraga di pagi atau sore hari.

 

Selain itu, lari siang memberikan keuntungan penting bagi kesehatan tulang. Paparan sinar matahari sekitar pukul 10.00–14.00 membantu tubuh memproduksi vitamin D, nutrisi yang sangat penting untuk penyerapan kalsium di tulang. Dengan penyerapan kalsium yang optimal, tulang menjadi lebih kuat dan risiko tulang keropos atau osteoporosis bisa berkurang seiring waktu. Bukan hanya tulang — otot dan sendi juga ikut terlatih, sehingga tubuh menjadi lebih stabil dan fleksibel.

 

Tak hanya soal fisik, lari siang juga berdampak positif pada kesehatan mental. Ketika berlari, tubuh memproduksi hormon seperti endorfin dan serotonin — hormon yang membuat mood menjadi lebih baik dan membantu meredakan stres. Di saat yang sama, lari siang juga dapat menurunkan hormon kortisol, yaitu hormon pemicu stres. Hasilnya: kamu bisa merasa lebih rileks, suasana hati membaik, dan pikiran cenderung jadi lebih fokus. Paparan sinar matahari yang mendukung produksi vitamin D pun secara tak langsung membantu menjaga stabilitas suasana hati.

 

Setelah berlari siang, banyak orang melaporkan bahwa tubuh terasa lebih segar dan penuh energi. Saat berlari, jantung memompa darah lebih kuat, paru-paru bekerja lebih optimal, dan aliran oksigen ke seluruh tubuh meningkat. Semua ini membuat organ-organ dan otak mendapatkan oksigen dan nutrisi lebih baik, sehingga kamu merasa lebih bertenaga — cocok kalau masih ada tugas atau aktivitas penting setelah berolahraga. Pelepasan hormon adrenalin dan endorfin juga membantu kamu tetap “on” dan siap menghadapi sisa hari dengan penuh semangat.

 

Baca Juga:
Ratusan Rekening di Medan Diblokir! Gara-Gara Nunggak Pajak, Negara Bertindak!

Lebih jauh lagi, lari siang bisa memberikan manfaat pada kesehatan jantung dan paru-paru. Dengan rutin berlari, jantung bekerja lebih efisien dan otot paru-paru menjadi lebih kuat, sehingga aliran darah dan oksigen bisa berjalan lancar ke seluruh tubuh. Dengan demikian, risiko penyakit jantung dan gangguan pernapasan dapat berkurang — sebuah bonus besar di tengah kehidupan modern yang penuh tekanan dan gaya hidup kurang aktif.

 

Manfaat lari siang juga menjangkau aspek kognitif. Aktivitas ini bisa membantu meningkatkan konsentrasi dan daya fokus. Saat jantung bekerja lebih cepat dan aliran darah ke otak membaik, otak mendapatkan suplai oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan sel-sel otak untuk bekerja optimal. Selain itu, pelepasan neurotransmitter seperti dopamin dan serotonin juga ikut meningkatkan kewaspadaan, energi mental, serta kemampuan untuk tetap fokus. Jadi, jika kamu butuh “burst of focus” di tengah hari yang padat, lari siang bisa jadi solusinya.

 

Tak kalah penting: lari siang dapat membantu memperbaiki kualitas tidur. Karena tubuh sudah “menggunakan tenaga” secara sehat — melalui gerakan otot aktif, metabolisme meningkat, dan tubuh menjadi lelah secara alami — saat malam tiba tubuh cenderung lebih siap untuk beristirahat. Selain itu, aliran darah meningkat dan hormon relaksasi seperti serotonin turut membantu menenangkan pikiran, sehingga tidur bisa lebih nyenyak dan berkualitas. Dengan tidur yang baik, kesehatan secara keseluruhan — baik fisik maupun mental — bisa lebih terjaga.

 

Tentu saja, untuk mendapatkan semua manfaat ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar lari siang dilakukan dengan aman dan nyaman. Pertama, pilih waktu yang tepat — misalnya sekitar pukul 10.00–11.00 atau setelah pukul 15.00 — dan sebaiknya hindari berlari ketika cuaca sangat panas. Gunakan pakaian olahraga yang ringan dan menyerap keringat agar tubuh tetap sejuk. Jangan lupa, gunakan pelindung matahari seperti topi, kacamata, dan tabir surya agar kulit tak mudah terbakar. Pastikan juga untuk minum air putih sebelum, selama, dan setelah lari, supaya tubuh terhidrasi dengan baik. Lakukan pemanasan sebelum mulai berlari dan pendinginan setelah selesai, agar otot tidak kaget dan risiko cedera bisa berkurang. Pilih jalur yang aman — misalnya taman atau jalur khusus lari — dan hindari area jalan yang ramai atau terlalu panas.

 

Namun, terpenting dari semuanya: dengarkan tubuh Anda. Jika saat berlari terasa pusing, lemas, atau mual, jangan paksakan untuk terus berlari. Segera berhenti, cari tempat berteduh, dan beri tubuh waktu untuk beristirahat. Ingat, tujuan utama dari lari adalah membuat tubuh sehat, bukan memaksakan fisik hingga stres.

 

Baca Juga:
Kopi Rp 16 Juta Secangkir? Ini Dia Kopi Termahal di Dunia yang Ada di Dubai!

Bagi Anda yang punya jadwal padat di pagi hingga malam, lari siang bisa jadi alternatif olahraga yang ideal: tetap membakar kalori, memperkuat tulang dan otot, menjaga jantung dan paru-paru — sekaligus memberi manfaat besar bagi kesehatan mental, energi, konsentrasi, dan kualitas tidur. Dengan pemilihan waktu dan persiapan yang tepat, lari siang bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang menyenangkan dan bermanfaat.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

9 Gejala Kerusakan Ginjal yang Sering Muncul di Malam Hari dan Kerap Diabaikan

30 November 2025 - 20:40 WIB

10 Manfaat Buah Jamblang: Buah Kecil yang Menyimpan Kekayaan Nutrisi untuk Tubuh Lebih Sehat

30 November 2025 - 20:17 WIB

Manfaat Sarapan Pepaya Setiap Hari bagi Tubuh: Nutrisi Lengkap untuk Pencernaan, Kulit, dan Kesehatan Jangka Panjang

30 November 2025 - 14:31 WIB

Bahaya Tersembunyi di Balik Kenyalnya Kolang-Kaling: Begini Penjelasannya

29 November 2025 - 21:44 WIB

21 Penyakit dan Layanan Medis yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan Mulai Desember 2025

29 November 2025 - 16:57 WIB

Minum Air Hangat vs Air Dingin di Pagi Hari: Mana yang Lebih Efektif Lancarkan BAB?

29 November 2025 - 15:57 WIB

Trending di Kesehatan