Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 16 Nov 2025 17:03 WIB

7 Tanda Diabetes Makin Parah yang Pantang Disepelekan


 7 Tanda Diabetes Makin Parah yang Pantang Disepelekan Perbesar

JAKARTA – Diabetes, penyakit kronis yang memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia, memerlukan perhatian dan pengelolaan yang berkelanjutan. Mengenali tanda-tanda diabetes yang semakin parah sejak dini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius yang dapat mengancam jiwa. Sayangnya, banyak orang sering mengabaikan gejala-gejala ini, menganggapnya sebagai keluhan biasa atau efek samping obat yang sedang dikonsumsi.

Padahal, semakin cepat perubahan kondisi tubuh terdeteksi, semakin besar peluang untuk mencegah kerusakan saraf, gangguan jantung, gagal ginjal, kebutaan, luka kaki diabetes berat, dan berbagai masalah kesehatan lainnya akibat diabetes yang tidak terkontrol. Artikel ini akan membahas secara rinci tujuh tanda-tanda diabetes semakin parah yang perlu diwaspadai, sehingga Anda dapat mengambil tindakan segera dan menjaga kesehatan Anda.

Diabetes yang tidak terkontrol dalam waktu lama dapat menimbulkan berbagai perubahan pada tubuh, mulai dari keluhan ringan hingga gangguan kesehatan yang berbahaya. Kadar gula darah yang tinggi secara terus-menerus dapat merusak pembuluh darah dan saraf, menyebabkan berbagai komplikasi yang memengaruhi berbagai organ dan sistem tubuh.

Oleh karena itu, penting untuk memantau kadar gula darah secara teratur dan mencari perawatan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda diabetes yang semakin parah.

Berikut 7 Tanda-Tanda Diabetes Semakin Parah yang Wajib Anda Waspadai:

1. Luka yang Sulit Sembuh: Luka yang tak kunjung sembuh, terutama pada bagian kaki, merupakan salah satu tanda utama diabetes yang semakin parah. Tingginya kadar gula darah dapat menghambat aliran darah dan merusak saraf, sehingga proses penyembuhan luka menjadi lambat. Jika luka dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, risiko infeksi akan meningkat dan bisa menyebabkan masalah yang lebih serius, bahkan hingga amputasi. Oleh karena itu, penting untuk selalu memperhatikan adanya luka sekecil apapun pada tubuh, terutama di area kaki dan tangan.

2. Penurunan Berat Badan Secara Drastis: Penurunan berat badan secara drastis tanpa sebab yang jelas bisa menjadi tanda tubuh tidak mampu memanfaatkan gula sebagai sumber energi dengan baik. Akibatnya, tubuh mulai membakar lemak dan otot untuk mendapatkan energi yang dibutuhkan. Kondisi ini sering tidak disadari karena berat badan turun meski nafsu makan tidak berkurang. Jika Anda mengalami penurunan berat badan mendadak, segera konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya.

3. Penglihatan Kabur atau Menurun: Kadar gula darah tinggi dapat memengaruhi cairan di lensa mata dan menyebabkan penglihatan menjadi kabur, berbayang, atau menurun. Gejala ini kadang ringan di awal, tetapi jika dibiarkan terus menerus, bisa memperparah kesehatan mata. Selain penglihatan kabur, penderita diabetes juga berisiko mengalami gangguan mata serius seperti retinopati diabetik. Jika Anda mulai kesulitan melihat jelas, segera periksakan diri agar bisa mendapatkan penanganan sejak dini.

4. Mati Rasa di Tangan dan Kaki: Rasa kesemutan, nyeri, atau mati rasa di tangan dan kaki dapat menandakan adanya kerusakan pada saraf akibat kadar gula darah yang tidak terkontrol. Tanda-tanda diabetes semakin parah ini dikenal sebagai neuropati diabetik dan sering kali dirasakan pada ujung jari atau telapak kaki. Neuropati tidak hanya menyebabkan rasa tidak nyaman, tetapi juga dapat mempersulit penderita untuk merasakan luka atau cedera kecil. Hal ini membuat perawatan kaki pada penderita diabetes menjadi sangat penting.

5. Sering Buang Air Kecil: Salah satu tanda diabetes yang semakin parah adalah sering buang air kecil, terutama pada malam hari. Gula darah tinggi membuat ginjal bekerja lebih keras untuk membuang kelebihan glukosa melalui urine. Akibatnya, penderita mudah merasa haus dan harus sering ke kamar kecil, bahkan ketika sedang tidur malam. Jika pola buang air kecil Anda berubah secara signifikan,sebaiknya segera konsultasi ke dokter.

Baca Juga:
Pengamanan Kilang dan Terminal Pertamina Diperkuat: TNI AD Mulai Bertugas Mulai Desember

 

6. Mudah Lelah dan Sering Haus: Tubuh yang kesulitan mengolah gula sebagai energi akan cepat merasa lelah dan kurang bertenaga. Selain itu, rasa haus berlebihan juga sering muncul akibat cairan tubuh yang terus keluar bersama urine. Rasa lelah dan haus yang terus-menerus bisa mengindikasikan bahwa gula darah Anda tidak terkontrol. Kondisi ini harus segera ditangani agar tidak berkembang menjadi komplikasi yang lebih berbahaya.

7. Infeksi Berulang pada Kulit atau Organ Intim: Penderita diabetes yang tidak terkontrol sangat rentan mengalami infeksi, baik pada kulit, mulut, maupun organ intim. Infeksi bisa berupa bisul, jamur, atau infeksi saluran kemih yang sering kambuh. Infeksi yang tidak kunjung sembuh sebaiknya tidak dianggap remeh, karena dapat menjadi tanda gula darah yang tinggi dan sistem kekebalan tubuh yang melemah. Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami infeksi berulang agar dapat diberikan penanganan yang sesuai.

Jika tidak ditangani dengan tepat, tanda-tanda diabetes yang semakin parah di atas dapat berkembang menjadi komplikasi serius yang sering membutuhkan perawatan di rumah sakit, seperti:

– Gangguan jantung dan pembuluh darah

– Gagal ginjal

– Kerusakan retina dan kebutaan

– Luka kaki diabetes berat (ulkus diabetikum)

Tanda-tanda diabetes yang semakin parah jangan diabaikan karena dapat berujung pada komplikasi yang membahayakan. Perhatikan perubahan pada tubuh Anda dan lakukan konsultasi rutin dengan dokter agar kondisi tetap terkendali dan risiko komplikasi dapat ditekan.

Baca Juga:
Presiden China & Belanda Rebutan Bertemu Prabowo di KTT G20 Afsel! Apa yang Dibahas?

Dengan deteksi dini dan pengelolaan yang tepat, Anda dapat mengendalikan diabetes dan menjalani hidup yang sehat dan produktif.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Respons Cepat Pemkab Serang, Sartini Warga Petir Dapat Bantuan dan Penanganan Medis

27 Januari 2026 - 12:15 WIB

Latihan Beban Bukan Sekadar Otot: Rahasia Tubuh Sehat dan Kuat bagi Wanita

2 Januari 2026 - 17:41 WIB

Deretan Makanan Kaya Vitamin B12 yang Penting untuk Energi, Saraf, dan Kesehatan Tubuh

1 Januari 2026 - 01:35 WIB

6 Latihan Upper Body Efektif untuk Membentuk Tubuh Kuat dan Proporsional

1 Januari 2026 - 01:26 WIB

Gaya Makan Sehat Milenial: Tren, Tips, dan Langkah Awal Menuju Hidup Lebih Fit

26 Desember 2025 - 19:55 WIB

8 Jenis Karbohidrat Tinggi Kalori yang Sebaiknya Dihindari Saat Diet

26 Desember 2025 - 19:32 WIB

Trending di Kesehatan