Menu

Mode Gelap

Kuliner · 17 Des 2025 12:08 WIB

7 Trik Memasak Ikan Kuah Tanpa Bau Amis, Dijamin Lezat dan Menggugah Selera


 7 Trik Memasak Ikan Kuah Tanpa Bau Amis, Dijamin Lezat dan Menggugah Selera Perbesar

PROLOGMEDIA – Masakan berbahan dasar ikan kuah sejatinya merupakan salah satu hidangan favorit di banyak rumah tangga Indonesia. Dengan cita rasa yang segar, gurih, serta kaya akan gizi, menu ini sering dijadikan pilihan utama untuk santapan keluarga. Namun, bagi sebagian orang, kekhawatiran terhadap aroma amis yang sering muncul saat memasak ikan kuah justru menjadi hambatan besar. Aroma amis yang kuat bukan hanya mengurangi selera makan, tetapi juga bisa membuat pengalaman memasak terasa kurang menyenangkan. Untuk itu, penting sekali memahami cara-cara yang tepat agar setiap kali memasak ikan kuah, aroma yang keluar adalah keharuman rempah dan kesegaran ikan, bukan bau amis yang tak sedap.

 

Aroma amis pada ikan sebenarnya berasal dari senyawa kimia alami yang disebut trimethylamine oxide (TMAO). Saat ikan sudah tidak hidup, senyawa ini akan terurai menjadi trimethylamine (TMA), yang merupakan penyebab aroma amis khas ikan. Proses ini berlangsung semakin cepat jika ikan tidak disimpan pada suhu yang rendah atau cara penanganannya kurang tepat. Tidak hanya itu, darah, lendir, dan bagian insang ikan yang tidak dibersihkan secara menyeluruh juga dapat memperkuat aroma tidak sedap tersebut. Semua ini menyebabkan ibu rumah tangga kadang merasa ragu saat hendak memasak ikan kuah, karena rasa takut bau amis akan mengganggu cita rasa hidangan.

 

Oleh sebab itu, menyusun strategi cara memasak ikan kuah tanpa bau amis tidak hanya penting, tetapi juga bisa membuat hasil masakan menjadi lebih lezat, menggugah selera, dan tetap sehat untuk dikonsumsi. Supaya hasilnya maksimal, perhatian tidak hanya diberikan saat proses memasak di atas kompor, tetapi juga sejak dari pemilihan ikan di pasar atau supermarket. Ikan yang segar memiliki mata yang cerah, insang berwarna merah segar, dan daging yang elastis saat ditekan. Ikan seperti ini akan menjadi bahan yang prima untuk masakan kuah tanpa aroma amis yang mengganggu.

 

Langkah pertama dalam mengolah ikan kuah sejatinya adalah membersihkan ikan secara menyeluruh. Tahap ini adalah fondasi utama sebelum ikan diolah menjadi kuah yang lezat. Ikan perlu dibersihkan mulai dari bagian sisik, isi perut, hingga bagian insang yang merupakan sumber utama bakteri dan kotoran. Lendir dan sisa darah yang menempel di kulit ikan harus benar-benar hilang agar aroma tidak sedap bisa diminimalkan. Ada trik sederhana yang bisa dilakukan, yaitu memberi sedikit garam pada saat membilas ikan di bawah air mengalir. Garam membantu menarik keluar kotoran dan lendir, sekaligus memberikan rasa dasar yang lebih bersih pada daging ikan.

 

Setelah ikan dibersihkan, langkah berikutnya yang tak kalah penting adalah menggunakan bahan asam alami untuk melumuri ikan sebelum dimasak. Bahan-bahan seperti perasan jeruk nipis, air asam jawa, atau bahkan cuka dapur dapat membantu menetralkan senyawa penyebab bau amis. Cara ini harus dilakukan beberapa menit sebelum memasak, yakni sekitar lima hingga sepuluh menit. Setelah ikan dilumuri bahan asam, jangan lupa untuk membilasnya kembali agar rasa asam tidak terlalu kuat ketika dimasak. Cara ini menjadi salah satu trik efektif yang membuat ikan kuah terasa lebih segar saat disajikan.

 

Kunci berikutnya adalah memastikan air rebusan dan rempah aromatik sudah mendidih terlebih dahulu sebelum ikan dimasukkan ke dalam panci. Banyak orang yang masih memasukkan ikan ke dalam air yang belum panas, padahal langkah ini justru dapat memicu keluarnya bau amis ke dalam kuah secara lebih intens. Dengan menunggu hingga air benar-benar mendidih bersama rempah seperti jahe, serai, daun jeruk, atau daun salam, aroma ramuan rempah akan lebih dominan dan membantu menekan bau amis dari ikan itu sendiri.

Baca Juga:
Jangan Salah Pilih! Kupas Tuntas Perbedaan Oat dan Gandum untuk Sarapan Sehatmu

 

Rempah aromatik tidak hanya berfungsi menambahkan rasa, tetapi juga membantu menciptakan aroma yang lebih bersih dan segar pada kuah ikan. Jahe, misalnya, memiliki aroma kuat yang efektif mengurangi bau tidak sedap, sementara serai memberikan kesan wangi khas yang sering diasosiasikan dengan masakan tradisional Indonesia. Daun jeruk dan bawang putih pun memberikan dimensi aroma yang lebih kompleks dan menggugah selera. Kombinasi rempah inilah yang sering membuat sup ikan menjadi luar biasa sedap, bahkan sebelum disantap.

 

Selain itu, waktu memasukkan ikan ke dalam air rebusan yang sudah mendidih juga sangat menentukan hasil akhir aroma dan rasa. Memasukkan ikan terlalu awal atau saat kuah masih dingin akan membuat aroma amis lebih mudah keluar dan bercampur dengan kuah. Sebaliknya, menunggu hingga kuah benar-benar mendidih sebelum ikan dimasukkan akan menjaga aroma ikan tetap bersih dan segar dalam kuah.

 

Setelah ikan berada di dalam panci, penting pula untuk tidak memasaknya terlalu lama. Terlalu lama merebus ikan tidak hanya membuat tekstur daging menjadi keras dan kurang menggoda, tetapi juga bisa memperkuat aroma amis yang tak diinginkan. Sebaiknya ikan hanya dimasak sampai matang sempurna saja, sehingga cita rasa daging ikan tetap lembut dan kuahnya tetap segar.

 

Menjelang akhir proses memasak, sentuhan terakhir berupa tambahan bahan penyegar seperti tomat, daun bawang, atau perasan jeruk nipis dapat memberi efek aroma yang lebih kompleks sekaligus menyegarkan. Tomat memberikan sedikit rasa asam yang natural, sementara daun bawang memberikan sentuhan herbal yang ringan. Perasan jeruk nipis yang ditambahkan di saat-saat terakhir mampu memberi keseimbangan rasa antara gurih, segar, dan sedikit asam yang membuat kuah ikan terasa lebih hidup di lidah.

 

Untuk memperluas ragam cita rasa yang bisa dinikmati, ada berbagai kreasi masakan ikan kuah tanpa bau amis yang bisa dicoba di rumah. Misalnya, ikan kuah bening jahe yang memadukan rasa hangat rempah dengan kelembutan daging ikan, atau sup ikan tomat segar yang memberi sentuhan asam-manis dari tomat segar. Ada juga ikan kuah kuning tanpa bau amis yang menggunakan kunyit dan bumbu khas lainnya untuk memberikan warna serta aroma yang menggugah selera. Semua variasi ini tidak hanya membantu menghilangkan bau amis, tetapi juga membuka pintu kreativitas dalam mengolah ikan kuah sesuai selera keluarga.

 

Baca Juga:
DPR Dorong PT Pindad Tingkatkan Produksi Alat Berat untuk Tangani Bencana Alam

Dengan memahami langkah-langkah tersebut dan menerapkannya secara konsisten, siapa pun bisa menguasai teknik memasak ikan kuah yang bebas dari bau amis yang mengganggu. Mengolah ikan kuah pun tak lagi terasa menakutkan bagi para pemula di dapur, karena dengan beberapa trik sederhana dan perhatian pada detail, hidangan ini bisa menjadi primadona di meja makan – penuh rasa, aroma yang menggugah selera, serta nutrisi yang tinggi untuk kesehatan keluarga.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pasar Kue Subuh Senen: Denyut Ekonomi dan Tradisi Kuliner Jakarta yang Tak Pernah Tidur

26 Desember 2025 - 19:57 WIB

Rahasia Singkong Goreng Merekah dan Empuk Tanpa Air Es

26 Desember 2025 - 19:08 WIB

Kreativitas Kuliner Nusantara: Ragam Camilan dan Olahan Unik dari Daun Pepaya

26 Desember 2025 - 18:24 WIB

Wajib Tahu, Ini Bagian Udang yang Aman Dimakan dan Sebaiknya Dihindari

25 Desember 2025 - 02:07 WIB

Waspada Saat Terbang, Ini Makanan yang Sebaiknya Dihindari di Pesawat

25 Desember 2025 - 01:52 WIB

Ayam Panggang Bumbu Pedas yang Meresap, Daging Empuk dan Juicy

23 Desember 2025 - 18:37 WIB

Trending di Kuliner