JAKARTA – Dieng, sebuah nama yang terukir indah di peta wisata Indonesia, adalah dataran tinggi yang mempesona di jantung Jawa Tengah. Terletak di wilayah Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara, Dieng menawarkan kombinasi sempurna antara keindahan alam yang memukau, udara yang menyegarkan, dan kekayaan budaya yang kental. Tidak heran jika Dieng selalu menjadi magnet bagi wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
Pada tahun 2025 ini, Dieng semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata alam terpopuler di Indonesia. Dengan infrastruktur yang semakin baik dan promosi yang gencar, Dieng siap menyambut para pelancong yang mencari pengalaman liburan yang tak terlupakan.
Namun, Dieng bukan hanya sekadar tempat wisata biasa. Di balik keindahan alamnya, Dieng menyimpan nilai sejarah dan spiritual yang tinggi. Dieng adalah tempat di mana alam dan budaya berpadu harmonis, menciptakan suasana yang unik dan memikat.
Jika Anda berencana mengunjungi Dieng, ada lima tempat wisata yang wajib Anda kunjungi setidaknya sekali seumur hidup. Kelima tempat ini adalah ikon Dieng yang menawarkan pengalaman yang berbeda-beda, namun sama-sama memukau.
1. Telaga Warna: Simfoni Warna di Tengah Pegunungan
Telaga Warna adalah permata Dieng yang paling berkilau. Danau alami ini terkenal karena fenomena perubahan warna airnya yang misterius. Kadang berwarna hijau zamrud, kadang biru safir, bahkan ungu amethyst. Efek ini disebabkan oleh kandungan belerang di dasar danau yang memantulkan cahaya matahari dengan intensitas yang berbeda-beda.
Telaga Warna dikelilingi oleh bukit-bukit hijau yang menjulang tinggi, menciptakan pemandangan yang spektakuler. Udara segar khas pegunungan menambah kesempurnaan tempat ini. Telaga Warna adalah surga bagi para fotografer alam dan tempat yang ideal untuk relaksasi dan melepaskan penat.
2. Kompleks Candi Arjuna: Jejak Peradaban Kuno di Dataran Tinggi
Bagi Anda yang mencintai sejarah, Kompleks Candi Arjuna adalah destinasi yang tak boleh dilewatkan di Dieng. Situs purbakala ini adalah peninggalan Kerajaan Mataram Kuno dan diyakini sebagai candi Hindu tertua di Pulau Jawa, dibangun sekitar abad ke-8 Masehi.
Kompleks Candi Arjuna terdiri dari lima bangunan utama, yaitu Candi Arjuna, Candi Srikandi, Candi Sembrada, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra. Setiap candi memiliki arsitektur yang unik dan menyimpan cerita sejarah yang menarik. Pemandangan kabut tipis yang sering menyelimuti kawasan candi di pagi hari menambah kesan mistis yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
3. Kawah Sikidang: Menyaksikan Kekuatan Alam dari Dekat
Baca Juga:
Lesman Bangun Kembali Pimpin SMSI Banten, Siap Angkat Sejarah dan Budaya Jelang HPN 2026
Jika Anda mencari pengalaman yang berbeda dan menantang, Kawah Sikidang adalah tempat yang tepat untuk Anda. Kawah Sikidang adalah area geotermal aktif yang menjadi salah satu ciri khas dataran tinggi vulkanik Dieng.
Di lokasi ini, Anda dapat menyaksikan secara langsung aktivitas vulkanik berupa gelembung lumpur dan asap panas yang terus keluar dari perut bumi. Pemandangan ini sangat menakjubkan dan memberikan gambaran tentang kekuatan alam yang luar biasa.
Namun, Anda harus tetap berhati-hati saat berada di Kawah Sikidang. Menurut data BMKG Geothermal Center, suhu di sekitar kawah dapat mencapai 80–90°C. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk menjaga jarak aman dan mengikuti petunjuk yang diberikan oleh petugas. Pemerintah daerah telah membangun jalur pejalan kaki dan pagar pengaman agar wisata tetap nyaman dan aman.
4. Batu Pandang Ratapan Angin: Panorama Dua Danau dari Ketinggian
Batu Pandang Ratapan Angin adalah salah satu spot foto terbaik di Dieng. Tempat ini menawarkan panorama dua danau sekaligus, yaitu Telaga Warna dan Telaga Pengilon, dari ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut.
Pemandangan dari Batu Pandang Ratapan Angin sangat spektakuler, terutama saat kabut mulai turun dan cahaya matahari sore menembus celah awan. Lokasi ini juga populer sebagai tempat prewedding karena keindahannya yang romantis.
5. Bukit Sikunir: Menanti Matahari Terbit di Negeri di Atas Awan
Belum lengkap rasanya berkunjung ke Dieng tanpa menikmati sunrise di Bukit Sikunir. Bukit Sikunir dijuluki sebagai The Golden Sunrise of Dieng karena pemandangan matahari terbitnya yang luar biasa indah.
Dari puncak bukit yang berada di ketinggian 2.300 meter, Anda dapat menyaksikan pemandangan matahari terbit yang mempesona, dengan latar gunung-gunung seperti Sindoro, Sumbing, dan Merbabu.
Waktu terbaik untuk mendaki Bukit Sikunir adalah antara pukul 03.30–04.00 WIB agar dapat tiba di puncak sebelum fajar menyingsing.
Dieng tidak hanya menawarkan keindahan alam yang menawan, tetapi juga pengalaman budaya dan spiritual yang mendalam. Kombinasi antara panorama pegunungan, situs bersejarah, dan aktivitas vulkanik menjadikan kawasan ini sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.
Baca Juga:
Ditolak 1000 Lamaran, Gen Z Ini ‘Jualan’ Diri di Wall Street! Kisahnya Viral!
Jadi, tunggu apa lagi? Segera rencanakan









