Menu

Mode Gelap

Berita · 7 Nov 2025 00:15 WIB

Tinawati Andra Soni Dorong Inovasi Posyandu dalam Penilaian di Cilegon


 Tinawati Andra Soni Dorong Inovasi Posyandu dalam Penilaian di Cilegon Perbesar

CILEGON – Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Provinsi Banten kembali menjadi sorotan utama dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan keluarga. Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, baru-baru ini mengunjungi Posyandu Cenderawasih II di Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, dalam rangka kegiatan penilaian.

Kunjungan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sebuah langkah strategis untuk memastikan Posyandu tetap menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.

Tinawati Andra Soni menegaskan bahwa penilaian Posyandu bukanlah sekadar ajang perlombaan, melainkan sebuah sarana evaluasi yang komprehensif. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa Posyandu mampu beradaptasi dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Dalam kunjungannya pada Kamis, 6 November 2025, Tinawati menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam mendukung inovasi dan tata kelola Posyandu yang berkelanjutan.

“Penilaian bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana evaluasi untuk memastikan Posyandu tetap adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Tinawati dengan penuh semangat. Pernyataan ini mencerminkan visi yang jelas dari Pemprov Banten untuk menjadikan Posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan yang modern dan efektif.

Lomba Posyandu tingkat provinsi Tahun 2025 menjadi momentum penting untuk mengamati bagaimana para kader Posyandu berinovasi dalam menerapkan dan melaksanakan program 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).

SPM ini mencakup berbagai aspek penting dalam kehidupan masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat.

Dengan demikian, Posyandu tidak hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Cilegon, Alfi Riski Agnia Robinsar, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kunjungan tim provinsi. Menurutnya, penilaian lapangan ini memberikan kesempatan berharga untuk menunjukkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, kader Posyandu, dan masyarakat dalam meningkatkan layanan kesehatan berbasis keluarga.

“Suatu kebanggaan bagi kami dapat dikunjungi langsung oleh Ibu Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi serta jajaran. Semoga penilaian ini berjalan lancar dan memberikan rekomendasi yang membangun bagi perkembangan Posyandu di Kota Cilegon,” ungkap Alfi Riski dengan harapan yang besar.

Alfi Riski juga menekankan bahwa penguatan Posyandu tidak hanya bergantung pada ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Lebih dari itu, diperlukan dukungan yang kuat dari para kader Posyandu, Kelompok Wanita Tani (KWT), serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga:
Fenomena Kopi Kecoa di Beijing: Sensasi Kuliner Ekstrem yang Jadi Buruan Pengunjung

Kolaborasi dan sinergi antara berbagai pihak ini menjadi kunci utama dalam menciptakan Posyandu yang berkualitas dan berkelanjutan.

Anggota DPRD Provinsi Banten, Hasbi Sidik, turut memberikan dukungan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan penilaian Posyandu ini.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan tidak dapat dipisahkan dari peran aktif para kader Posyandu dalam melayani masyarakat.

Hasbi Sidik berharap kegiatan penilaian ini dapat menjadi motivasi bagi para kader untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Keberhasilan pembangunan di Provinsi Banten, terutama dalam lingkup keluarga, tidak lepas dari peran kader Posyandu. Meningkatnya kualitas hidup masyarakat berawal dari Posyandu yang berjalan baik, kader yang aktif, dan masyarakat yang peduli,” kata Hasbi Sidik dengan penuh keyakinan.

Kegiatan penilaian Posyandu ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Provinsi Banten.

Dengan adanya evaluasi dan monitoring yang teratur, diharapkan Posyandu dapat terus berbenah diri dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Banten, Arif Agus Rakhman, melalui siaran persnya pada Kamis, 6 November 2025, menyampaikan bahwa Pemprov Banten akan terus memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Posyandu.

Dukungan ini meliputi peningkatan kapasitas kader Posyandu, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta penguatan koordinasi antara berbagai pihak terkait.

Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah, dukungan dari masyarakat, dan semangat inovasi dari para kader Posyandu, diharapkan Posyandu di Provinsi Banten dapat terus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan keluarga sehat dan berkualitas.

Baca Juga:
Erupsi Semeru Kembali Melanda Lumajang, Warga Berbondong Mencari Tempat Aman

Kunjungan Tinawati Andra Soni ke Posyandu Cenderawasih II menjadi bukti nyata bahwa Pemprov Banten serius dalam memperhatikan kesehatan masyarakat dan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh wilayah provinsi.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Serang Terima Penghargaan Nasional APDESI di Rakernas 2026

16 Februari 2026 - 13:33 WIB

Pemkab Way Kanan Gelar Musrenbang Kecamatan Negeri Agung, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama

10 Februari 2026 - 20:24 WIB

Tindak Lanjut Arahan Presiden Prabowo, Pasar Km 02 Way Kanan Dibersihkan Lewat Kurve Gabungan

5 Februari 2026 - 14:08 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Way Kanan Salurkan Bansos untuk Warga Blambangan Umpu

31 Januari 2026 - 12:10 WIB

TMMD ke-127 Tahun 2026 di Cikeusal Fokus Infrastruktur, UMKM, dan Ketahanan Pangan

29 Januari 2026 - 20:28 WIB

Wakili Bupati, Kadis Sosial Resmikan Temu Karya Daerah Karang Taruna Way Kanan Tahun 2026

26 Januari 2026 - 16:10 WIB

Trending di Berita