JAKARTA – Di jantung Jakarta, di tengah gemuruh semangat Popnas XVII, sebuah kisah inspiratif terukir. Bukan hanya tentang pertandingan dan medali, tetapi tentang dukungan, harapan, dan semangat juang yang membara. Gubernur Banten, Andra Soni, menjadi saksi kunci dalam episode penting ini, saat tim sepak bola pelajar Banten menorehkan sejarah baru.
Jumat, 7 November 2025, menjadi hari yang tak terlupakan bagi dunia sepak bola pelajar Banten. Stadion Soemantri Brodjonegoro di Kuningan, Jakarta, menjadi saksi bisu perjuangan tim Banten di babak semifinal. Lawan mereka bukan sembarangan, melainkan tim kuat dari Jawa Barat, yang dikenal sebagai salah satu raksasa sepak bola pelajar di Indonesia.
Gubernur Andra Soni, dengan semangat yang tak kalah membara dari para pemain di lapangan, hadir langsung di tribun penonton. Kehadirannya bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk dukungan nyata kepada para atlet muda Banten. Ia ingin memberikan suntikan motivasi langsung, menyaksikan sendiri bagaimana para pemain Banten berjuang mengharumkan nama provinsi.
Pertandingan berlangsung sengit sejak peluit pertama dibunyikan. Tim Banten, dengan semangat pantang menyerah, memberikan perlawanan yang gigih. Mereka tak gentar menghadapi tekanan dari tim Jawa Barat yang lebih berpengalaman. Setiap pemain berlari, berduel, dan berusaha menciptakan peluang dengan sekuat tenaga.
Dari tribun penonton, Gubernur Andra Soni tak henti-hentinya memberikan semangat. Ia berdiri setiap kali tim Banten berhasil merebut bola atau menciptakan peluang. Tepuk tangannya menggema di stadion, memberikan energi tambahan bagi para pemain di lapangan. Dukungan dari para suporter Banten yang hadir juga tak kalah membara, menciptakan atmosfer yang luar biasa.
Namun, sepak bola memang penuh dengan drama. Meski telah berjuang sekuat tenaga, tim Banten harus mengakui keunggulan tim Jawa Barat. Skor akhir pertandingan menjadi bukti bahwa dewi fortuna belum berpihak kepada mereka. Meski demikian, kekalahan ini tidak mematahkan semangat para pemain Banten. Mereka tetap tegar, menyadari bahwa ini adalah bagian dari proses pembelajaran.
Usai pertandingan, Gubernur Andra Soni menghampiri para pemain di ruang ganti. Ia memberikan pelukan hangat dan kata-kata motivasi yang membangkitkan semangat.
“Kalian sudah berjuang dengan sangat baik. Jangan berkecil hati dengan kekalahan ini. Ini adalah pengalaman berharga yang akan membuat kalian menjadi pemain yang lebih baik di masa depan,” ujarnya dengan nada penuh kasih.
Gubernur Andra Soni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pelatih dan ofisial yang telah bekerja keras mempersiapkan tim Banten untuk Popnas XVII. Ia menyadari bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi seluruh tim. Ia berharap agar prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh cabang olahraga di Provinsi Banten untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet pelajar.
“Ini adalah sejarah baru bagi sepak bola pelajar Banten. Untuk pertama kalinya kita berhasil lolos ke semifinal Popnas. Ini adalah bukti bahwa pembinaan olahraga di Banten sudah berada di jalur yang benar,” kata Andra Soni dengan bangga.
Perjalanan tim sepak bola Banten di Popnas XVII memang belum berakhir. Mereka masih memiliki kesempatan untuk meraih medali perunggu. Mereka akan berhadapan dengan tim Bali dalam pertandingan perebutan tempat ketiga. Gubernur Andra Soni optimis bahwa tim Banten mampu meraih kemenangan dan membawa pulang medali perunggu untuk Banten.
Baca Juga:
Kilang Pertamina Tetap Beroperasi Penuh untuk Amankan Suplai BBM di Libur Nataru
“Saya yakin tim Banten akan memberikan yang terbaik di pertandingan perebutan medali perunggu. Kita akan berjuang sekuat tenaga untuk meraih kemenangan dan membawa pulang medali bagi Banten,” ujar Andra Soni dengan penuh keyakinan.
Selain memberikan dukungan kepada tim sepak bola, Gubernur Andra Soni juga meninjau langsung persiapan dan pelaksanaan seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan di Popnas XVII. Ia ingin memastikan bahwa seluruh atlet Banten mendapatkan fasilitas dan dukungan yang memadai selama mengikuti ajang ini. Ia juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para atlet, memberikan semangat dan motivasi agar mereka dapat tampil maksimal.
Andra Soni juga menyampaikan rasa bangganya atas prestasi yang telah diraih oleh kontingen Banten di Popnas XVII. Hingga saat ini, Banten telah berhasil meraih 10 medali emas, 7 medali perak, dan 16 medali perunggu.
Dengan perolehan medali ini, Banten berada di posisi kelima dalam klasemen sementara Popnas XVII. Sebuah pencapaian yang membanggakan dan menunjukkan bahwa Banten memiliki potensi besar di bidang olahraga.
“Saya sangat bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh para atlet Banten. Mereka telah berjuang dengan gigih dan mengharumkan nama Banten di tingkat nasional,” kata Andra Soni dengan senyum bangga.
Gubernur Andra Soni optimis bahwa Banten mampu menembus lima besar pada Popnas XVII Tahun 2025. Ia berharap agar seluruh atlet Banten terus bersemangat dan memberikan yang terbaik hingga akhir pertandingan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Banten untuk memberikan dukungan dan doa agar para atlet Banten dapat meraih hasil yang maksimal.
“Kita punya keyakinan tahun ini kita akan memperbaiki peringkat. Dari peringkat kesembilan, insya Allah ke peringkat kelima,” ujar Andra Soni dengan nada penuh optimisme.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten, yang turut hadir mendampingi gubernur, menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Banten akan terus memberikan dukungan penuh kepada pengembangan olahraga di Banten. Ia berharap agar prestasi Banten di Popnas XVII menjadi motivasi bagi seluruh atlet dan masyarakat Banten untuk terus berprestasi di bidang olahraga.
“Pemerintah Provinsi Banten akan terus berkomitmen untuk mengembangkan olahraga di Banten. Kita akan terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet dan menyediakan fasilitas olahraga yang memadai,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dengan tegas.
Kisah di Popnas XVII ini bukan sekadar tentang pertandingan dan medali. Ini adalah tentang semangat juang, dukungan tanpa henti, dan harapan akan masa depan olahraga Banten yang lebih gemilang.
Baca Juga:
Tempe Jadi Warisan Budaya UNESCO, Fadli Zon Apresiasi Kearifan Lokal Indonesia
Gubernur Andra Soni, dengan kehadirannya dan dukungannya, telah menjadi bagian penting dari kisah ini. Ia telah memberikan inspirasi bagi para atlet muda Banten untuk terus berjuang dan mengharumkan nama provinsi di kancah olahraga nasional.









