Menu

Mode Gelap

Kuliner · 11 Nov 2025 20:47 WIB

Malaysia Ngotot Jadikan Durian Buah Nasional: Ini Alasan Kuat di Baliknya!


 Malaysia Ngotot Jadikan Durian Buah Nasional: Ini Alasan Kuat di Baliknya! Perbesar

JAKARTA – Aroma durian, buah eksotis dengan kulit berduri dan daging yang lembut, kembali menghangatkan perdebatan di Malaysia. Kali ini, bukan sekadar soal preferensi rasa, melainkan tentang pengakuan identitas nasional. Durian Manufacturer Association (DMA), asosiasi produsen durian yang menjadi jembatan antara pemerintah dan industri durian Malaysia, secara resmi mengajukan permintaan kepada Kementerian Pertanian dan Keamanan Pangan agar durian diberi status istimewa: buah nasional Malaysia.

Desakan ini bukan tanpa alasan. Durian, bagi masyarakat Malaysia, bukan sekadar buah yang disantap saat musimnya tiba. Lebih dari itu, durian adalah bagian dari identitas, kebanggaan, dan potensi ekonomi yang tak ternilai harganya.

Durian: Lebih dari Sekadar Buah, Identitas Nasional yang Menyatu

Presiden DMA, Eric Chan, dengan penuh semangat menyatakan bahwa durian adalah bagian tak terpisahkan dari identitas nasional Malaysia. Setiap warga Malaysia, tanpa memandang latar belakang, memiliki kisah unik tentang durian. Kenangan masa kecil, tradisi keluarga, hingga momen kebersamaan dengan teman-teman, seringkali diwarnai dengan kehadiran buah yang dijuluki “raja dari segala buah” ini.

“Durian bukan sekadar buah. Ia adalah bagian dari identitas nasional kami,” ujar Eric Chan. “Setiap orang Malaysia, apa pun latar belakangnya, punya kisah tentang durian — kenangan, tradisi. Ini satu hal yang menyatukan kita semua,” imbuhnya.

Pernyataan ini mencerminkan betapa durian telah merasuk ke dalam budaya dan kehidupan sehari-hari masyarakat Malaysia. Aroma khasnya yang kuat, rasa manis-pahit yang unik, dan tekstur lembutnya yang memanjakan lidah, telah menciptakan pengalaman sensorik yang tak terlupakan bagi banyak orang.

Momentum Usai Perdebatan: Durian, Kebanggaan yang Sempat Dipertanyakan

Permintaan DMA ini muncul setelah warganet Malaysia dan Singapura sempat terlibat perdebatan sengit di media sosial pada tahun sebelumnya. Perdebatan tersebut berkisar tentang siapa yang berhak mengklaim durian sebagai buah kebanggaan nasional.

Meskipun perdebatan tersebut sempat memanas, namun pada akhirnya, hal itu justru menjadi momentum bagi Malaysia untuk semakin memantapkan diri dan menunjukkan kepada dunia bahwa durian memang memiliki tempat istimewa di hati masyarakatnya.

Simbol Kebanggaan dan Potensi Ekonomi: Alasan Kuat untuk Pengakuan Resmi

Menurut Eric Chan, Malaysia memiliki alasan yang sangat kuat untuk memberikan pengakuan resmi kepada durian sebagai buah nasional. Varietas durian terkenal seperti Musang King (D197), Black Thorn (D200), dan D24 bukan hanya populer di dalam negeri, tetapi juga telah mendunia sebagai produk unggulan ekspor Malaysia.

Baca Juga:
Insentif Mobil Listrik Dihentikan, Pemerintah Fokus Bangun Mobil Nasional

Musang King, sebagai contoh, telah memiliki status indikasi geografis (GI) yang menegaskan asal usulnya sebagai produk khas Malaysia, dan baru-baru ini diperpanjang hingga Maret 2034. Status GI ini menjadi bukti nyata bahwa durian Musang King memang berasal dari Malaysia dan memiliki kualitas yang tak tertandingi.

“Perpanjangan status GI itu seperti cap paspor bagi Musang King,” kata Eric Chan. “Ini membuktikan bahwa durian itu benar-benar berasal dari Malaysia. Kita patut bangga karena petani dan produsen lokal telah membangun merek global dari akar budaya kita sendiri,” tambahnya.

Industri durian, lanjut Eric Chan, berkontribusi jutaan ringgit pada ekspor pertanian dan memberikan penghidupan bagi ribuan petani serta pelaku usaha kecil. Dengan menjadikannya buah nasional, Malaysia dapat mendorong inovasi, riset, dan agrowisata berbasis durian, termasuk festival dan pameran tahunan setiap 7 Juli.

Hari Durian Nasional: Momentum untuk Merayakan Kebanggaan dan Gairah

Selain meminta durian dijadikan buah nasional, DMA juga mengusulkan agar Pemerintah Malaysia menetapkan tanggal 7 Juli sebagai Hari Durian Nasional. Tanggal ini dipilih karena merupakan puncak musim durian di Malaysia.

Dengan adanya Hari Durian Nasional, masyarakat Malaysia dapat merayakan kebanggaan dan gairah mereka terhadap buah yang istimewa ini. Festival, pameran, dan berbagai acara menarik lainnya dapat diselenggarakan untuk mempromosikan durian dan menarik wisatawan dari seluruh dunia.

“Ini bukan sekadar buah. Ini adalah kebanggaan dan gairah,” kata Eric Chan dengan penuh semangat.

Pemerintah Masih Meninjau: Keputusan Penting di Tangan Para Pemimpin

Menanggapi usulan tersebut, Direktur Jenderal Departemen Pertanian Malaysia, Nor Sam Alwi, membenarkan bahwa kementeriannya telah menerima proposal dari DMA dan tengah meninjaunya dengan cermat.

“Faktor-faktor seperti dampak sosial ekonomi, nilai ekspor, warisan budaya, penerimaan publik, serta pentingnya buah ini dalam industri pertanian nasional semuanya akan dipertimbangkan,” ujarnya.

Baca Juga:
ITB Buka Jalur Seleksi Siswa Unggul Mulai 2026, Simak Skemanya

Keputusan akhir tentang apakah durian akan dijadikan buah nasional Malaysia atau tidak, kini berada di tangan para pemimpin negara. Namun, dengan alasan yang kuat dan dukungan yang luas dari masyarakat, diharapkan durian dapat segera mendapatkan pengakuan yang

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pasar Kue Subuh Senen: Denyut Ekonomi dan Tradisi Kuliner Jakarta yang Tak Pernah Tidur

26 Desember 2025 - 19:57 WIB

Rahasia Singkong Goreng Merekah dan Empuk Tanpa Air Es

26 Desember 2025 - 19:08 WIB

Kreativitas Kuliner Nusantara: Ragam Camilan dan Olahan Unik dari Daun Pepaya

26 Desember 2025 - 18:24 WIB

Wajib Tahu, Ini Bagian Udang yang Aman Dimakan dan Sebaiknya Dihindari

25 Desember 2025 - 02:07 WIB

Waspada Saat Terbang, Ini Makanan yang Sebaiknya Dihindari di Pesawat

25 Desember 2025 - 01:52 WIB

Ayam Panggang Bumbu Pedas yang Meresap, Daging Empuk dan Juicy

23 Desember 2025 - 18:37 WIB

Trending di Kuliner