Menu

Mode Gelap

Berita · 13 Nov 2025 10:01 WIB

Drama di Kulon Progo: Kereta Bandara Mogok, Penumpang Panik Lompat ke Rel!


 Drama di Kulon Progo: Kereta Bandara Mogok, Penumpang Panik Lompat ke Rel! Perbesar

YOGYAKARTA – Pemandangan dramatis sekaligus menegangkan terjadi di Kulon Progo, Yogyakarta, pada Selasa siang (12/11/2025). Kereta Api Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) mendadak mogok, membuat ratusan penumpang panik dan kalang kabut. Mereka terpaksa turun ke rel, berlarian mencari tumpangan, dan mencegat mobil apa pun yang lewat demi mengejar jadwal penerbangan mereka.

Mogok Mendadak di Tengah Sawah: Kepanikan Pecah di Padukuhan Pripih

Insiden menegangkan ini terjadi sekitar pukul 11.40 WIB. Kereta bandara, yang seharusnya mengantarkan para penumpang dengan nyaman dan tepat waktu menuju Bandara YIA, tiba-tiba berhenti mendadak di kawasan Padukuhan Pripih, Kalurahan Hargorejo, Kokap, Kulon Progo. Lokasi mogok yang berada di tengah jalur kereta yang melintasi area persawahan menambah kepanikan para penumpang.

Beberapa petugas teknisi terlihat sibuk memeriksa mesin bagian bawah setiap gerbong. Mereka mencoba berbagai cara untuk memperbaiki kerusakan, mulai dari menekan handle dari gerbong ke gerbong hingga membuka kran yang mengeluarkan suara hembusan gas. Namun, usaha mereka sia-sia, kereta tetap tak kunjung bergerak.

Penumpang Turun ke Rel: Aksi Nekat Demi Terbang Tepat Waktu

Melihat situasi yang tak kunjung membaik, para penumpang mulai kehilangan kesabaran. Kepanikan pun pecah. Pintu kereta dibuka, dan ratusan penumpang bergegas turun ke rel. Sebagian meloncat ke bantalan rel yang terbuat dari beton, sementara lainnya menggunakan tangga bambu dan kursi besi yang diambil dari rumah warga sekitar.

Dengan membawa koper dan barang bawaan lainnya, para penumpang berlarian menuju jalan aspal terdekat. Mereka berusaha mencari alternatif transportasi menuju Bandara YIA, yang berjarak sekitar setengah jam perjalanan dengan mobil.

Cegat Mobil di Jalan Desa: Aksi Spontanitas Para Penumpang yang Terdesak Waktu

Pemandangan yang tak biasa pun terjadi di jalan desa sekitar rel kereta. Para penumpang yang panik mulai mencegat mobil yang melintas. Mereka menyetop mobil pribadi, truk, bahkan ojek, demi bisa segera sampai ke bandara dan tidak ketinggalan pesawat.

Seorang penumpang bernama Setio Adi, warga Sleman, mengaku sudah menunggu lebih dari 40 menit. Ia yang akan melakukan perjalanan dinas ke Jakarta dijadwalkan terbang dengan Batik Air pukul 13.00 WIB.

“Harusnya bisa sampai bandara jam 12-an. Tapi ini sudah lebih dari 40 menit berhenti. Katanya ada masalah angin, jadi kereta tidak bisa bergerak,” ujarnya dengan nada cemas.

“Kalau ketinggalan, ya cari pesawat lain. Sekarang yang penting bisa sampai bandara dulu,” tambahnya.

Penumpang lainnya, Odi, mengatakan bahwa dirinya dan rekannya hendak terbang ke Medan dengan pesawat yang dijadwalkan lepas landas pukul 12.50 WIB. “Tinggal 20 menit lagi boarding. Untung sudah ada mobil yang jemput,” katanya singkat, menunjukkan betapa mendesaknya situasi yang mereka hadapi.

Baca Juga:
Manfaat Treadmill untuk Kesehatan Tubuh: Dari Pembakaran Kalori hingga Peningkatan Kualitas Tidur

Muslih Avandi, penumpang lainnya, menggambarkan situasi yang lebih dramatis. Ia menyebutkan bahwa para penumpang mulai mencegat kendaraan apa pun yang melintas di jalan kecil dekat rel.

“Sudah banyak yang turun, nyegat mobil pribadi, truk, bahkan ojek. Yang penting bisa cepat ke bandara,” ujarnya.

Kemacetan di Jalan Desa: Dampak dari Aksi Spontanitas Penumpang

Akibat banyaknya penumpang yang turun dan berlarian ke jalan desa, arus lalu lintas di sekitar Jalan Kriyan sempat macet total selama sekitar 20 menit. Calon penumpang berebut masuk mobil kosong, menciptakan kekacauan di jalan yang sempit tersebut.

Situasi semakin sulit karena hujan rintik mulai turun di lokasi kejadian. Para penumpang yang membawa koper dan barang besar tampak kesulitan menapaki bantalan rel yang licin dan tidak rata. Sebagian bahkan dibantu warga untuk menyeberang ke jalan utama.

Penyebab Mogok: Misteri yang Belum Terpecahkan

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola kereta bandara mengenai penyebab berhentinya kereta. Namun, sejumlah penumpang menduga ada masalah teknis pada sistem angin.

Insiden ini tentu saja menimbulkan pertanyaan besar mengenai standar keselamatan dan pemeliharaan kereta bandara YIA. Masyarakat berharap agar pihak pengelola segera memberikan penjelasan yang transparan dan melakukan langkah-langkah perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Evaluasi dan Perbaikan: Menjamin Keamanan dan Kenyamanan Penumpang

Kejadian mogoknya kereta bandara YIA ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak terkait. Evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional dan pemeliharaan kereta bandara perlu segera dilakukan. Peningkatan standar keselamatan dan kenyamanan penumpang harus menjadi prioritas utama.

Selain itu, perlu ada mekanisme penanganan darurat yang lebih baik agar penumpang tidak panik dan dapat dievakuasi dengan aman dan terkoordinasi jika terjadi kejadian serupa di masa depan. Komunikasi yang efektif antara petugas kereta dan penumpang juga sangat penting untuk memberikan informasi yang jelas dan menenangkan.

Harapan untuk Transportasi yang Lebih Baik: Menuju Pelayanan yang Prima

Masyarakat berharap agar insiden mogoknya kereta bandara YIA ini menjadi titik balik untuk meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik di Yogyakarta dan sekitarnya. Investasi dalam infrastruktur yang handal, pemeliharaan rutin yang cermat, dan sumber daya manusia yang kompeten adalah kunci untuk mewujudkan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu.

Baca Juga:
TN Halimun Salak Makin Ramah di Kantong! Cek Rincian Tarif Tiket Masuk Terbaru

Dengan pelayanan transportasi yang prima, Yogyakarta dapat semakin meningkatkan daya tarik sebagai destinasi wisata dan pusat bisnis yang berkelas dunia. Kejadian ini hendaknya menjadi momentum untuk berbenah diri dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Serang Terima Penghargaan Nasional APDESI di Rakernas 2026

16 Februari 2026 - 13:33 WIB

Pemkab Way Kanan Gelar Musrenbang Kecamatan Negeri Agung, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama

10 Februari 2026 - 20:24 WIB

Tindak Lanjut Arahan Presiden Prabowo, Pasar Km 02 Way Kanan Dibersihkan Lewat Kurve Gabungan

5 Februari 2026 - 14:08 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Way Kanan Salurkan Bansos untuk Warga Blambangan Umpu

31 Januari 2026 - 12:10 WIB

TMMD ke-127 Tahun 2026 di Cikeusal Fokus Infrastruktur, UMKM, dan Ketahanan Pangan

29 Januari 2026 - 20:28 WIB

Wakili Bupati, Kadis Sosial Resmikan Temu Karya Daerah Karang Taruna Way Kanan Tahun 2026

26 Januari 2026 - 16:10 WIB

Trending di Berita