Menu

Mode Gelap

Berita · 14 Nov 2025 09:11 WIB

BNN Terima ‘Amunisi’ Baru: Aset Properti 16 Miliar untuk Perangi Narkoba


 BNN Terima ‘Amunisi’ Baru: Aset Properti 16 Miliar untuk Perangi Narkoba Perbesar

JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) menerima suntikan amunisi baru dalam upaya pemberantasan narkoba di tanah air. Kali ini, amunisi tersebut berupa dua aset properti strategis senilai total 16 miliar rupiah yang diserahkan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Serah terima aset properti eks Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) ini dilakukan secara resmi dalam acara Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Aset Properti Eks BPPN yang berlangsung di Aula Lembaga National Single Window (LNSW), Gedung Syafruddin Prawiranegara II, Jakarta Pusat. Sekretaris Utama BNN RI, Tantan Sulistyana, hadir untuk menerima langsung aset berharga tersebut dari Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Rionald Silaban.

Acara serah terima ini tidak hanya melibatkan BNN, tetapi juga enam kementerian/lembaga negara lainnya serta satu pemerintah daerah yang turut menerima Penetapan Status Penggunaan (PSP) Aset Properti eks BPPN. Mereka adalah Kementerian Kelautan dan Perikanan,

Kementerian Hak Asasi Manusia, Kementerian Agama, Kementerian Pertahanan, Badan Intelijen Negara, Polri, serta Pemerintah Kota Denpasar. Kehadiran berbagai instansi pemerintah ini menunjukkan komitmen bersama dalam memanfaatkan aset negara secara optimal untuk kepentingan masyarakat.

Dalam kesempatan yang membahagiakan ini, BNN secara resmi menerima dua PSP dari empat aset properti yang sebelumnya diajukan. Aset pertama adalah Ruang Rapat Base Operation yang terletak di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat. Aset ini diharapkan dapat menjadi pusat koordinasi dan perencanaan strategis dalam operasi pemberantasan narkoba di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Aset kedua yang diterima BNN adalah sebidang tanah di Klungkung, Bali. Tanah ini rencananya akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan operasional BNN di wilayah Bali, yang merupakan salah satu pintu masuk utama peredaran narkoba di Indonesia.

Baca Juga:
Olahraga Terbaik untuk Usia 60+, Bukan Sekadar Jalan Kaki

Meskipun demikian, BNN masih harus bersabar untuk mendapatkan dua aset properti lainnya yang juga sangat dibutuhkan. Dua aset tersebut adalah properti yang diperuntukkan bagi Rumah Dinas BNN Provinsi Bali dan Gedung Kantor BNN Kabupaten Tangerang. Saat ini, kedua aset tersebut masih dalam proses penyelesaian administrasi lebih lanjut.

Sekretaris Utama BNN RI, Tantan Sulistyana, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kementerian Keuangan dan DJKN atas dukungan yang diberikan kepada BNN. Ia menegaskan bahwa aset properti yang diterima ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam upaya pemberantasan narkoba di Indonesia.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kementerian Keuangan dan DJKN atas kepercayaan yang diberikan kepada BNN. Aset-aset ini akan kami manfaatkan secara optimal untuk memperkuat kinerja BNN dalam memberantas peredaran narkoba di seluruh pelosok tanah air,” ujar Tantan Sulistyana.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Rionald Silaban, berharap agar aset properti yang diserahkan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi BNN dan masyarakat Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan aset negara yang transparan dan akuntabel.

“Kami berharap aset-aset ini dapat memberikan kontribusi positif bagi upaya pemberantasan narkoba di Indonesia. Kami juga mengingatkan agar aset-aset ini dikelola dengan baik, transparan, dan akuntabel,” kata Rionald Silaban.

Dengan tambahan aset properti ini, BNN semakin optimis dalam menghadapi tantangan pemberantasan narkoba yang semakin kompleks. BNN berkomitmen untuk terus meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun di luar negeri, dalam upaya memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya.

Baca Juga:
ESDM Garansi: Proyek Sulap Sampah Jadi Listrik Aman, Tak Cemari Lingkungan!

Pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan seluruh pihak terkait sangat dibutuhkan untuk mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Serang Terima Penghargaan Nasional APDESI di Rakernas 2026

16 Februari 2026 - 13:33 WIB

Pemkab Way Kanan Gelar Musrenbang Kecamatan Negeri Agung, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama

10 Februari 2026 - 20:24 WIB

Tindak Lanjut Arahan Presiden Prabowo, Pasar Km 02 Way Kanan Dibersihkan Lewat Kurve Gabungan

5 Februari 2026 - 14:08 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Way Kanan Salurkan Bansos untuk Warga Blambangan Umpu

31 Januari 2026 - 12:10 WIB

TMMD ke-127 Tahun 2026 di Cikeusal Fokus Infrastruktur, UMKM, dan Ketahanan Pangan

29 Januari 2026 - 20:28 WIB

Wakili Bupati, Kadis Sosial Resmikan Temu Karya Daerah Karang Taruna Way Kanan Tahun 2026

26 Januari 2026 - 16:10 WIB

Trending di Berita