Menu

Mode Gelap

Wisata · 16 Nov 2025 18:27 WIB

Pesona Jember Memikat Dunia! Karnaval & Kejurprov Dongkrak Wisatawan, UMKM Naik Kelas!


 Pesona Jember Memikat Dunia! Karnaval & Kejurprov Dongkrak Wisatawan, UMKM Naik Kelas! Perbesar

Kabupaten Jember, permata di ujung timur Jawa Timur, bersiap memancarkan pesonanya sebagai magnet baru bagi ekonomi dan pariwisata. Selama empat hari penuh warna dan energi, mulai 13 hingga 16 November 2025, dua agenda berskala besar akan digelar secara bersamaan, menjanjikan pengalaman tak terlupakan bagi para pengunjung dari berbagai penjuru dunia. Kedua agenda itu adalah Kejuaraan Provinsi Drum Band (Kejurprov) 2025 dan International Jember Marching Carnival (Night Street Parade Culture), sebuah perpaduan harmonis antara olahraga, seni, dan budaya yang siap menghipnotis siapa saja yang menyaksikannya.

Di jantung Kota Jember, tepatnya di GOR PKPSO dan Alun-Alun Nusantara, denyut kehidupan akan terasa lebih kencang dari biasanya. Kejurprov Drum Band akan membuka rangkaian acara dengan menampilkan ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SMA. Para generasi muda ini akan menunjukkan kebolehan mereka dalam unjuk gelar yang memadukan kekompakan formasi, ketepatan ritme, dan koreografi yang memukau.

Suara drum dan alat musik lainnya akan berpadu menjadi melodi indah yang membangkitkan semangat dan kebanggaan. Kejurprov Drum Band bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi para peserta untuk menjalin persahabatan, memperkuat karakter, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Namun, kemeriahan tidak berhenti di situ. Pada tanggal 15–16 November, International Jember Marching Carnival akan mengambil alih panggung dengan parade budaya dan marching show yang spektakuler di sepanjang jalan utama kota. Bukan hanya peserta dari berbagai provinsi di Indonesia yang akan hadir, tetapi juga kontingen dari mancanegara, termasuk Filipina, yang siap memukau para penonton dengan kostum yang megah, musik yang rancak, dan tarian yang enerjik.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, atau yang akrab disapa Gus Fawait, dengan penuh semangat menegaskan bahwa kedua agenda ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk memperkuat karakter, persaudaraan, dan sportivitas para atlet drum band se-Jawa Timur. Baginya, acara ini adalah investasi jangka panjang bagi generasi muda dan masa depan Jember.

“Lebih dari sekadar event olahraga, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat persaudaraan dan sportivitas di antara para atlet drum band se-Jawa Timur,” ujar Gus Fawait dengan nada bersemangat. “Di sini kita belajar tentang karakter, kedisiplinan, dan kerja sama yang lahir dari latihan dan perjuangan bersama.”

Baca Juga:
KPK Amankan Uang Rupiah dan Dolar Asing dari Kediaman Pejabat Riau

Tak hanya memperkaya kegiatan seni dan olahraga, penyelenggaraan event ini juga diproyeksikan memberikan dorongan signifikan bagi perekonomian lokal. Kedatangan peserta dan tamu dari luar daerah, bahkan dari luar negeri, diperkirakan akan meningkatkan mobilitas pada sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Sentra oleh-oleh, rumah makan, hingga pelaku ekonomi kreatif lokal akan menjadi pihak yang turut merasakan multiplier effect dari padatnya pergerakan wisatawan. Jember akan menjadi pusat perhatian, dan dampaknya akan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Gus Fawait pun tak lupa mengundang para pengunjung untuk menjelajahi berbagai destinasi unggulan Jember, seperti menikmati keindahan alam yang memesona, kekayaan budaya yang memikat, dan ragam kuliner khas yang menggugah selera. Jember bukan hanya tempat untuk menyaksikan event-event spektakuler, tetapi juga surga bagi para pecinta alam, budaya, dan kuliner.

Kolaborasi apik antara PDBI Jawa Timur, IDCA Jember, dan Pemerintah Kabupaten Jember menunjukkan bahwa pengembangan event olahraga dan budaya dapat menjadi strategi efektif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mempromosikan potensi pariwisata daerah. Sinergi antara berbagai pihak menjadi kunci kesuksesan acara ini.

Dengan terselenggaranya dua event besar ini, Jember semakin menegaskan identitasnya sebagai daerah yang mampu menyatukan olahraga, seni, budaya, dan pariwisata dalam satu panggung yang harmonis. Jember bukan hanya kota yang indah, tetapi juga kota yang dinamis, kreatif, dan penuh dengan potensi.

Baca Juga:
Gratis Tanpa Biaya, Ini Daftar Perawatan Gigi yang Bisa Dinikmati Peserta BPJS Kesehatan

Karnaval Internasional dan Kejurprov Drum Band bukan hanya sekadar acara, tetapi juga simbol kebangkitan Jember sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Timur. Jember berdenyut, dan denyutnya membawa harapan, kemajuan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. Bersiaplah untuk terpesona oleh pesona Jember!

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dorong Ekonomi Desa, Ratu Zakiyah Jadikan BUMDes Cibojong Model Pertanian Modern

12 Februari 2026 - 08:35 WIB

Suasana Berbeda di Palabuhanratu, Tahun Baru 2026 Tanpa Lautan Manusia

2 Januari 2026 - 10:29 WIB

7 Pulau Terindah di Asia 2025 yang Jadi Destinasi Impian Wisatawan Dunia

1 Januari 2026 - 01:38 WIB

Jelang Tahun Baru 2026, Bupati Serang dan Mendes PDT Tinjau Kesiapan Wisata Pantai Anyer–Cinangka

31 Desember 2025 - 20:10 WIB

Libur Nataru Aman, Polres Way Kanan Gelar Patroli di Objek Wisata

27 Desember 2025 - 12:16 WIB

Liburan Seru ke Pulau Dolphin: Paket Open Trip dari Pulau Harapan di Kepulauan Seribu

26 Desember 2025 - 19:59 WIB

Trending di Wisata