Menu

Mode Gelap

Berita · 17 Nov 2025 18:12 WIB

Ekspor Durian Ambyar: Vietnam & Malaysia Jaya, Indonesia Malah Impor?


 Ekspor Durian Ambyar: Vietnam & Malaysia Jaya, Indonesia Malah Impor? Perbesar

JAKARTA – Di tengah iklim tropis yang kaya akan keanekaragaman hayati, Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen buah-buahan terbesar di dunia. Tanah yang subur dan curah hujan yang cukup menjadi anugerah bagi pertumbuhan berbagai jenis tanaman, termasuk durian, si “raja buah” yang digemari banyak orang.

Durian, dengan aromanya yang khas dan cita rasanya yang unik, telah lama menjadi bagian dari budaya kuliner Indonesia. Berbagai varietas durian lokal, seperti Montong, Petruk, Bawor, dan Musang King (yang kini juga banyak dibudidayakan di Indonesia), menawarkan pengalaman rasa yang berbeda-beda, memanjakan lidah para penggemarnya.

Namun, di balik potensi produksi durian yang melimpah, tersimpan sebuah ironi yang cukup memprihatinkan. Kinerja ekspor durian Indonesia ternyata masih jauh tertinggal dibandingkan dengan negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Vietnam. Padahal, Indonesia dikenal sebagai negara dengan jumlah varietas durian terbanyak di dunia.

Baru-baru ini, polemik mengenai durian sebagai buah nasional mencuat di media sosial antara netizen Indonesia dan Malaysia. Hal ini dipicu oleh pengajuan permohonan resmi dari Durian Manufacturer Association (DMA) Malaysia kepada Kementerian Pertanian dan Keamanan Pangan Malaysia agar durian ditetapkan sebagai buah nasional. Usulan ini tentu saja menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat, termasuk para pecinta durian di Indonesia.

Di tengah perdebatan seru mengenai buah nasional, sebuah fakta yang kurang menggembirakan terungkap. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada tahun 2024, volume ekspor durian Indonesia hanya mencapai sekitar 600 ton dengan nilai 1,8 juta dollar AS atau sekitar Rp 29,4 miliar (menggunakan kurs Rp 16.362 per dollar AS).

Angka ini tentu saja sangat kecil jika dibandingkan dengan potensi produksi durian Indonesia yang sebenarnya. Bahkan, yang lebih ironis lagi, Indonesia masih melakukan impor durian sebanyak 459,3 ton dengan nilai sekitar 3,6 juta dollar AS atau setara Rp 58,9 miliar. Artinya, nilai impor durian Indonesia justru lebih besar daripada nilai ekspornya.

Sebagai perbandingan, Vietnam mencatat nilai ekspor durian mencapai 3,3 miliar dollar AS pada tahun 2024, atau sekitar Rp 53,6 triliun. Selisih ini sangat jauh dibandingkan dengan nilai ekspor Indonesia yang hanya 1,8 juta dollar AS. Bahkan, pada September 2025 saja, Vietnam mampu mengekspor hampir 1 miliar dollar AS durian ke China, meningkat 68 persen dari bulan sebelumnya.

Lalu, apa yang menyebabkan ekspor durian Indonesia kalah jauh dibandingkan Vietnam dan Malaysia? Mengapa Indonesia, yang memiliki potensi produksi durian yang besar, justru kesulitan untuk bersaing di pasar global?

Ada beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebabnya.

Pertama, kualitas durian Indonesia masih belum konsisten dan belum memenuhi standar internasional. Banyak petani durian di Indonesia yang masih menggunakan cara tradisional dalam bercocok tanam, sehingga kualitas durian yang dihasilkan bervariasi.

Kedua, rantai pasok durian di Indonesia masih belum efisien. Proses pengumpulan, penyimpanan, dan pengiriman durian masih memakan waktu dan biaya yang tinggi. Hal ini menyebabkan harga durian Indonesia menjadi kurang kompetitif di pasar global.

Ketiga, kurangnya promosi dan pemasaran durian Indonesia di pasar internasional. Pemerintah dan para pengusaha durian perlu lebih aktif dalam mempromosikan durian Indonesia di berbagai negara. Hal ini dapat dilakukan melalui pameran dagang, festival durian, dan media sosial.

Baca Juga:
Manfaat dan Risiko Minum Teh Sebelum Olahraga: Apa Benar Bisa Tingkatkan Performa?

Keempat, regulasi dan kebijakan pemerintah yang kurang mendukung pengembangan ekspor durian. Pemerintah perlu mempermudah perizinan ekspor, memberikan insentif kepada para eksportir durian, dan meningkatkan pengawasan terhadap kualitas durian yang diekspor.

Kekalahan ekspor durian Indonesia ini tentu saja merupakan tantangan besar bagi pemerintah dan para pelaku industri durian. Jika tidak segera diatasi, maka Indonesia akan semakin tertinggal dari negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara dalam hal ekspor durian.

Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis dan komprehensif untuk meningkatkan daya saing durian Indonesia di pasar global. Pemerintah dan para pelaku industri durian perlu bekerja sama untuk meningkatkan kualitas durian, meningkatkan efisiensi rantai pasok, memperluas promosi dan pemasaran, serta memperbaiki regulasi dan kebijakan.

Salah satu langkah penting yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kualitas durian Indonesia. Hal ini dapat dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan kepada para petani durian mengenai cara bercocok tanam yang baik dan benar. Selain itu, perlu juga dilakukan sertifikasi terhadap durian yang dihasilkan, sehingga kualitasnya terjamin dan memenuhi standar internasional.

Selain itu, perlu juga dilakukan perbaikan terhadap rantai pasok durian. Hal ini dapat dilakukan melalui pembangunan infrastruktur yang memadai, seperti jalan, jembatan, dan pelabuhan. Selain itu, perlu juga dibangun cold storage atau tempat penyimpanan dingin untuk menjaga kualitas durian selama proses pengiriman.

Promosi dan pemasaran durian Indonesia juga perlu ditingkatkan. Pemerintah dan para pengusaha durian perlu lebih aktif dalam mengikuti pameran dagang dan festival durian di berbagai negara. Selain itu, perlu juga memanfaatkan media sosial dan platform digital lainnya untuk mempromosikan durian Indonesia kepada masyarakat internasional.

Regulasi dan kebijakan pemerintah juga perlu diperbaiki. Pemerintah perlu mempermudah perizinan ekspor, memberikan insentif kepada para eksportir durian, dan meningkatkan pengawasan terhadap kualitas durian yang diekspor. Selain itu, perlu juga dilakukan kerjasama dengan negara-negara lain dalam hal standar kualitas dan keamanan pangan.

Dengan melakukan langkah-langkah strategis dan komprehensif ini, diharapkan ekspor durian Indonesia dapat meningkat secara signifikan dan mampu bersaing dengan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara. Potensi produksi durian Indonesia yang besar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan pendapatan petani dan devisa negara.

Selain itu, pemerintah juga perlu memperhatikan pengembangan varietas durian lokal. Indonesia memiliki banyak varietas durian lokal yang unik dan memiliki cita rasa yang khas. Varietas-varietas ini perlu dilestarikan dan dikembangkan agar tidak punah. Selain itu, perlu juga dilakukan penelitian untuk menghasilkan varietas durian baru yang lebih unggul dan tahan terhadap hama dan penyakit.

Pengembangan durian tidak hanya berdampak positif bagi perekonomian, tetapi juga bagi lingkungan. Tanaman durian memiliki kemampuan untuk menyerap karbon dioksida dari udara, sehingga dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca. Selain itu, tanaman durian juga dapat membantu mencegah erosi tanah dan menjaga kelestarian sumber daya air.

Oleh karena itu, pengembangan durian perlu dilakukan secara berkelanjutan dan memperhatikan aspek lingkungan. Pemerintah dan para pelaku industri durian perlu bekerja sama untuk menciptakan sistem produksi durian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dengan komitmen dan kerja keras dari semua pihak, diharapkan Indonesia dapat menjadi salah satu negara produsen dan eksportir durian terbesar di dunia. Potensi durian Indonesia yang besar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan.

Baca Juga:
Pemkab Serang Terima Aspirasi Ribuan Buruh, Usulan Kenaikan UMK 2026 Dibahas dalam Audiensi Tertib

Kisah tentang ekspor durian Indonesia yang kalah jauh dari Vietnam dan Malaysia ini merupakan sebuah pelajaran berharga. Kita perlu belajar dari kesalahan dan kekurangan yang ada, serta mengambil langkah-langkah strategis untuk memperbaiki kinerja ekspor durian. Dengan kerja keras dan inovasi, kita dapat mewujudkan impian Indonesia sebagai raja durian dunia.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Serang Terima Penghargaan Nasional APDESI di Rakernas 2026

16 Februari 2026 - 13:33 WIB

Pemkab Way Kanan Gelar Musrenbang Kecamatan Negeri Agung, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama

10 Februari 2026 - 20:24 WIB

Tindak Lanjut Arahan Presiden Prabowo, Pasar Km 02 Way Kanan Dibersihkan Lewat Kurve Gabungan

5 Februari 2026 - 14:08 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Way Kanan Salurkan Bansos untuk Warga Blambangan Umpu

31 Januari 2026 - 12:10 WIB

TMMD ke-127 Tahun 2026 di Cikeusal Fokus Infrastruktur, UMKM, dan Ketahanan Pangan

29 Januari 2026 - 20:28 WIB

Wakili Bupati, Kadis Sosial Resmikan Temu Karya Daerah Karang Taruna Way Kanan Tahun 2026

26 Januari 2026 - 16:10 WIB

Trending di Berita