TANGERANG – Di tengah geliat pembangunan ekonomi Banten, Gubernur Andra Soni meluncurkan sebuah inisiatif yang diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian dari akar rumput. Ia menyerukan kepada seluruh perusahaan di provinsi Banten untuk mendirikan koperasi karyawan (Kopkar) di lingkungan kerja mereka. Seruan ini bukan sekadar imbauan, melainkan sebuah visi untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi lokal.
Gubernur Andra Soni menyampaikan pesan penting ini saat meresmikan minimarket Adismart di Balaraja, Kabupaten Tangerang, Senin (17/11/2025). Adismart sendiri merupakan wujud nyata dari keberhasilan Kopkar PT Adis Dimension Footwear, sebuah perusahaan produsen sepatu premium ternama di Indonesia. Keberadaan tiga gerai Adismart menjadi bukti bahwa koperasi mampu berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi para karyawan.
“Saya berharap Kopkar PT Adis Dimension Footwear menjadi Kopkar percontohan di Provinsi Banten,” ujar Andra Soni dengan nada penuh harap.
Ia melihat potensi besar dalam pengembangan koperasi karyawan sebagai model pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.
Lebih dari sekadar meresmikan minimarket, kehadiran Gubernur Andra Soni di Balaraja juga menjadi momentum untuk mengajak seluruh masyarakat Banten membangun optimisme dalam mengembangkan perekonomian dan pembangunan di provinsi tersebut. Ia menekankan bahwa optimisme harus dibarengi dengan kerja keras dan kolaborasi dari seluruh pihak.
Gubernur Andra Soni juga menyinggung optimisme yang ditunjukkan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program ambisius tersebut mampu direalisasikan secara masif dalam waktu singkat.
“Dalam waktu sepuluh bulan, kurang lebih sudah empat puluh delapan juta orang diberikan makan dalam waktu bersamaan. Jam makannya serempak, jam makan siang,” ungkapnya dengan antusias.
Ia menjelaskan bahwa bagi mereka yang tidak optimis, sebuah program seringkali hanya dilihat dari sisi kelemahannya. Namun, dengan sikap optimis, setiap tantangan justru dapat dicari penyelesaiannya, bahkan diubah menjadi peluang. Oleh karena itu, Andra Soni menekankan pentingnya menanamkan sikap optimis dalam diri setiap individu, termasuk dalam mengembangkan Kopkar di lingkungan perusahaan.
“Saya yakin, dengan sikap optimis masyarakat, akan tercapai Banten Maju, Adil Merata dan Tidak Korupsi,” tegas Andra Soni dengan keyakinan penuh. Ia percaya bahwa dengan semangat optimisme dan kerja sama, Banten dapat mencapai kemajuan yang signifikan dalam berbagai bidang.
Sementara itu, Ketua Kopkar PT Adis Maryono menjelaskan bahwa pendirian koperasi bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota yang merupakan para karyawan. Saat ini, Kopkar telah menyediakan kebutuhan sehari-hari karyawan melalui tiga gerai Adismart. Namun, peran Kopkar tidak hanya sebatas menyediakan kebutuhan konsumsi.
Lebih jauh lagi, Kopkar PT Adis juga melaksanakan pembinaan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dijalankan oleh karyawan di lingkungan tempat tinggal masing-masing. “Kami juga telah memberikan bantuan kepada 1.114 orang anggota yang membangun UMKM di tempat tinggalnya masing-masing,” papar Maryono dengan bangga.
Inisiatif Kopkar PT Adis dalam mendukung UMKM menunjukkan bahwa koperasi dapat menjadi wadah pemberdayaan ekonomi yang efektif bagi karyawan. Dengan memberikan pelatihan, pendampingan, dan bantuan modal, Kopkar membantu karyawan untuk mengembangkan usaha sampingan dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Baca Juga:
Polri Kerahkan 250 Personel Brimob dan Bidokkes untuk Misi Kemanusiaan ke Aceh
Peresmian gerai ketiga Adismart juga dihadiri oleh Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid dan direksi PT Adis Dimension Footwear. Kehadiran para pejabat dan tokoh penting ini menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan koperasi karyawan di Banten. Gubernur Andra Soni dan para undangan juga melakukan peninjauan minimarket Adismart untuk melihat langsung bagaimana koperasi dapat beroperasi secara profesional dan memberikan manfaat bagi para karyawan.
Langkah Gubernur Andra Soni dalam mendorong pendirian koperasi karyawan di Banten merupakan sebuah strategi yang cerdas untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan memacu pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan memberikan akses ke modal, pelatihan, dan pasar, koperasi dapat membantu karyawan untuk meningkatkan pendapatan dan mengembangkan usaha.
Selain itu, koperasi juga dapat membangun solidaritas dan kebersamaan di antara karyawan. Koperasi memberikan kesempatan bagi karyawan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dan berbagi keuntungan. Dengan demikian, koperasi dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis dan produktif.
Namun, tantangan dalam mengembangkan koperasi karyawan tidaklah kecil. Banyak perusahaan yang masih ragu untuk mendirikan koperasi karena berbagai alasan, seperti kurangnya pengetahuan tentang pengelolaan koperasi, kekhawatiran akan risiko bisnis, atau kurangnya dukungan dari manajemen perusahaan.
Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu memberikan dukungan yang lebih besar kepada koperasi karyawan. Dukungan tersebut dapat berupa pelatihan pengelolaan koperasi, bantuan modal, pendampingan bisnis, dan promosi produk koperasi. Selain itu, pemerintah daerah juga perlu menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi pengembangan koperasi.
Selain dukungan dari pemerintah, peran aktif dari karyawan juga sangat penting dalam mengembangkan koperasi karyawan. Karyawan perlu memiliki kesadaran tentang manfaat koperasi dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan koperasi. Karyawan juga perlu memiliki keterampilan dan pengetahuan yang cukup untuk mengelola koperasi secara profesional.
Dengan kerja sama dari semua pihak, koperasi karyawan dapat menjadi motor penggerak perekonomian Banten yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Koperasi dapat membantu meningkatkan kesejahteraan karyawan, memacu pertumbuhan UMKM, dan menciptakan lapangan kerja baru. Dengan demikian, Banten dapat mencapai kemajuan yang signifikan dalam berbagai bidang dan menjadi provinsi yang maju, adil, merata, dan bebas dari korupsi.
Inisiatif Gubernur Andra Soni ini sejalan dengan visi pemerintah pusat untuk mengembangkan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional. Pemerintah pusat terus berupaya untuk memperkuat koperasi melalui berbagai program dan kebijakan, seperti memberikan kemudahan akses ke pembiayaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mengembangkan teknologi informasi.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, serta partisipasi aktif dari masyarakat, koperasi dapat menjadi kekuatan ekonomi yang besar dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan nasional. Mari kita bersama-sama membangun koperasi yang kuat dan berkelanjutan untuk mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur.
Keberhasilan Kopkar PT Adis Dimension Footwear dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain di Banten untuk mendirikan koperasi karyawan. Dengan melihat langsung bagaimana koperasi dapat memberikan manfaat nyata bagi para karyawan, perusahaan-perusahaan lain akan lebih termotivasi untuk mengikuti jejak PT Adis.
Gubernur Andra Soni berharap bahwa semakin banyak perusahaan di Banten yang mendirikan koperasi karyawan, maka semakin banyak pula karyawan yang akan merasakan manfaatnya. Ia yakin bahwa dengan koperasi, kesejahteraan pekerja di Banten akan meningkat secara signifikan dan Banten akan menjadi provinsi yang lebih maju dan sejahtera.
Baca Juga:
Kerajinan Drum Bekas dari Tangerang Selatan: Inovasi Daur Ulang yang Bernilai Tinggi
Oleh karena itu, mari kita dukung inisiatif Gubernur Andra Soni untuk mengembangkan koperasi karyawan di Banten. Mari kita jadikan koperasi sebagai wadah pemberdayaan ekonomi yang efektif bagi karyawan dan sebagai motor penggerak perekonomian Banten yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dengan semangat gotong royong dan kerja keras, kita dapat mewujudkan Banten yang maju, adil, merata, dan bebas dari korupsi.









