Menu

Mode Gelap

Berita · 20 Nov 2025 11:20 WIB

Flyover Unyur Serang Akan Dibangun Awal 2026, Anggaran Rp 25 Miliar dari APBD Banten


 Flyover Unyur Serang Akan Dibangun Awal 2026, Anggaran Rp 25 Miliar dari APBD Banten Perbesar

PROLOGMEDIA – Gubernur Banten Andra Soni secara langsung meninjau lokasi pembangunan Frontage Flyover Unyur di Kota Serang, sebuah proyek yang ditunggu-tunggu oleh warga untuk mengatasi kemacetan yang kerap melanda jalur Kaligandu–Unyur. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 25 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 sebagai langkah percepatan untuk menangani masalah kemacetan yang semakin parah, yang sebagian besar disebabkan oleh perlintasan kereta api dan arus lalu lintas yang padat di kawasan tersebut.

Proyek frontage flyover ini bukanlah ide baru. Andra Soni menjelaskan bahwa rencana pembangunannya telah ada sejak lama, namun sempat tertunda selama bertahun-tahun karena persoalan kendala anggaran. Flyover yang dirancang sebagai jalur alternatif ini dirancang khusus untuk memisahkan arus kendaraan roda empat dari lintasan kereta api, sehingga lalu lintas dapat berlangsung lebih lancar dan aman tanpa harus menunggu jeda keberangkatan atau kedatangan kereta. Ini diharapkan akan mengurangi waktu tunggu yang lama bagi pengendara dan mengurangi risiko kecelakaan akibat perlintasan kereta yang sibuk.

“Rencananya sudah lama, tapi terkendala fiskal,” ujar Andra Soni pada Rabu (19/11/2025) saat mengunjungi lokasi yang akan dibangun flyover.

Selama kunjungan tersebut, ia juga meninjau kondisi jalan saat ini, melihat langsung titik-titik kemacetan yang paling parah, dan berbicara dengan beberapa warga yang sering mengalami kesulitan akibat kemacetan. Gubernur menegaskan bahwa seluruh pembangunan fisik yang dilaksanakan pemerintah daerah di Banten harus dilakukan secara terukur, efisien, dan selalu mengutamakan kebutuhan masyarakat yang sesungguhnya. Pemprov Banten, menurutnya, berkomitmen penuh untuk memprioritaskan infrastruktur yang memberi dampak langsung bagi peningkatan mobilitas warga dan kesejahteraan masyarakat.

“Yang paling bermanfaat untuk masyarakat harus didahulukan,” katanya dengan tegas.

Ia menambahkan bahwa kemacetan di jalur Kaligandu–Unyur bukan hanya masalah mobilitas, tetapi juga berdampak pada produktivitas warga, kesehatan akibat polusi udara, dan bahkan keamanan masyarakat. Oleh karena itu, pelaksanaan proyek flyover ini dianggap sangat mendesak dan harus segera dilaksanakan tanpa menunggu lagi.

Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Serang terhadap pembangunan frontage flyover tersebut. Ia menjelaskan bahwa proses pengajuan izin pembangunan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah selesai dan izinnya sudah terbit sejak tahun 2023.

Baca Juga:
Rahasia Menggoreng Ikan Tetap Lembut, Gurih, dan Bebas Bau Amis

Semua persyaratan teknis dan perizinan lainnya juga telah dipenuhi, sehingga satu-satunya kendala yang tersisa adalah keterbatasan anggaran daerah Kota Serang. “Kami terbantu sekali oleh provinsi. Kalau tidak dialihkan ke frontage, kemacetan bisa luar biasa, terutama pada jam sibuk pagi dan sore,” kata Budi. Ia menambahkan bahwa warga Kota Serang telah lama menunggu proyek ini dan sangat antusias melihat bahwa pembangunannya akan segera dimulai.

Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan menambahkan detail lebih lanjut tentang proyek frontage flyover Unyur. Menurutnya, Pemprov Banten telah secara resmi menyiapkan anggaran sebesar Rp 25 miliar untuk pembangunan flyover tersebut pada APBD 2026. Proses tender untuk memilih pengecoran pekerjaan direncanakan dilakukan pada bulan Desember 2025, sehingga pekerjaan fisik dapat langsung dimulai pada awal tahun 2026. Ini diharapkan akan memastikan bahwa proyek dapat selesai tepat waktu dan mulai beroperasi pada akhir tahun 2026 atau awal 2027.

Arlan juga memaparkan spesifikasi teknis flyover yang akan dibangun. Panjang total flyover mencapai 280 meter, dengan struktur jembatan utama yang melintasi lintasan kereta api sepanjang sekitar 80 meter. Jembatan akan dirancang dengan kapasitas yang cukup untuk menampung arus kendaraan yang padat, sehingga dapat benar-benar mengurangi beban pada jalan bawahnya. Selama proses pembangunan berlangsung, ia mengakui bahwa sebagian badan jalan Kaligandu–Unyur akan harus ditutup sementara.

Namun, Dinas PUPR telah menyiapkan rencana rekayasa lalu lintas yang cermat untuk meminimalkan gangguan bagi warga. Semua informasi tentang perubahan arus lalu lintas akan diinformasikan lebih awal kepada masyarakat melalui berbagai saluran, seperti papan peringatan, media sosial, dan siaran pers.

“Desember tender, awal tahun mulai. Akan kami sosialisasikan secara luas kepada masyarakat agar mereka siap dan tidak kebingungan dengan perubahan arus lalu lintas selama pembangunan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Dinas PUPR akan memantau proses pembangunan secara ketat untuk memastikan kualitas kerja, keamanan, dan kelancaran pekerjaan. Semua langkah akan dilakukan sesuai dengan standar teknis dan peraturan yang berlaku, sehingga flyover yang dibangun dapat bertahan lama dan beroperasi dengan aman.

Baca Juga:
Nasib Penjual Koran Jakarta Pusat di Senja Zaman Digital

Dengan pelaksanaan proyek Frontage Flyover Unyur ini, diharapkan kemacetan di jalur Kaligandu–Unyur dapat berkurang secara signifikan, memberikan kenyamanan dan keamanan bagi warga yang melakukan perjalanan sehari-hari. Ini juga menjadi bukti komitmen pemerintah daerah Banten untuk terus meningkatkan infrastruktur dan kualitas hidup masyarakat, dengan memprioritaskan proyek-proyek yang sebenarnya bermanfaat dan mendesak.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Serang Terima Penghargaan Nasional APDESI di Rakernas 2026

16 Februari 2026 - 13:33 WIB

Pemkab Way Kanan Gelar Musrenbang Kecamatan Negeri Agung, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama

10 Februari 2026 - 20:24 WIB

Tindak Lanjut Arahan Presiden Prabowo, Pasar Km 02 Way Kanan Dibersihkan Lewat Kurve Gabungan

5 Februari 2026 - 14:08 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Way Kanan Salurkan Bansos untuk Warga Blambangan Umpu

31 Januari 2026 - 12:10 WIB

TMMD ke-127 Tahun 2026 di Cikeusal Fokus Infrastruktur, UMKM, dan Ketahanan Pangan

29 Januari 2026 - 20:28 WIB

Wakili Bupati, Kadis Sosial Resmikan Temu Karya Daerah Karang Taruna Way Kanan Tahun 2026

26 Januari 2026 - 16:10 WIB

Trending di Berita