Menu

Mode Gelap

Berita · 22 Nov 2025 14:47 WIB

Gubernur Andra Soni Tegaskan Kemajemukan sebagai Modal Sosial dalam Pembangunan Daerah


 Gubernur Andra Soni Tegaskan Kemajemukan sebagai Modal Sosial dalam Pembangunan Daerah Perbesar

PROLOGMEDIA – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan kembali bahwa kemajemukan bukan sekadar fakta sosial yang hadir apa adanya dalam kehidupan masyarakat Indonesia, tetapi merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mendorong pembangunan di tingkat daerah maupun nasional. Dalam pandangannya, keberhasilan pembangunan tidak hanya dapat diukur dari rumusan kebijakan pemerintah yang bersifat teknokratis, melainkan juga dari kemampuan masyarakat untuk menjaga harmoni, saling menghormati, dan memperkuat rasa persatuan di tengah perbedaan.

 

Pandangan ini ia sampaikan saat menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Pemuda Katolik Tahun 2025 yang diselenggarakan di Kinasuh Resort, Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (21/11/2025). Di hadapan para peserta yang berasal dari berbagai daerah, Andra Soni mengajak seluruh komponen bangsa untuk menempatkan keberagaman suku, agama, dan budaya sebagai energi positif yang dapat menggerakkan kemajuan daerah. Ia menilai bahwa perbedaan bukanlah hal yang harus dihindari, tetapi justru perlu dipahami sebagai kekuatan kolektif untuk membangun masa depan bangsa.

 

Dalam kesempatan itu, Gubernur Andra menekankan pentingnya perubahan cara pandang dalam melihat perbedaan. Menurutnya, masyarakat harus mampu beranjak dari perspektif lama yang memandang perbedaan sebagai sesuatu yang berpotensi menimbulkan gesekan. Sebaliknya, hal-hal yang membedakan satu kelompok dengan kelompok lain perlu dilihat sebagai elemen dasar pembentuk masyarakat Indonesia yang plural dan dinamis. Dengan begitu, keberagaman dapat menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan sosial, ekonomi, dan budaya.

 

Ia kemudian membagikan kisah masa kecilnya yang tumbuh dalam lingkungan yang sangat heterogen. Ia mengingat bagaimana ia sejak kecil terbiasa menjalin relasi dan pertemanan dengan teman-temannya yang berasal dari berbagai latar belakang agama dan budaya. Interaksi tersebut berlangsung secara natural dan tanpa sekat, sehingga membentuk cara pandangnya bahwa perbedaan bukanlah tembok pemisah, melainkan jembatan yang menjadikan hidup lebih kaya. Pengalaman itu pula yang menurutnya menjadi salah satu alasan ia menempatkan nilai-nilai inklusivitas sebagai bagian penting dalam kepemimpinan yang ia jalankan di Provinsi Banten.

 

Gubernur Andra juga menyinggung bahwa masyarakat Banten secara historis memiliki rekam jejak panjang dalam merawat nilai toleransi. Tradisi hidup berdampingan dan menghargai perbedaan telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Banten sejak lama. Dalam berbagai situasi, masyarakat setempat mampu menunjukkan budaya hidup damai dan saling mendukung, sehingga menjadikan Banten sebagai daerah yang plural, terbuka, dan toleran. Baginya, nilai yang telah diwariskan oleh para pendahulu ini harus dijaga dan diturunkan kepada generasi berikutnya, serta dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

 

Baca Juga:
BAB Berdarah Tanpa Rasa Sakit: Kenali Penyebab Umum hingga Kondisi Serius yang Harus Diwaspadai

Lebih jauh, Gubernur Andra menekankan pentingnya kolaborasi lintas kelompok dalam pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi Banten, kata dia, terus berkomitmen membuka ruang kerja sama yang inklusif dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan berbasis keagamaan seperti Pemuda Katolik. Ia menilai bahwa Rapimnas Pemuda Katolik bukan sekadar forum internal organisasi, tetapi juga wadah strategis yang dapat mendorong pertukaran gagasan lintas daerah, memperkuat jejaring kebangsaan, dan merumuskan langkah-langkah konkrit untuk mempererat kohesi sosial.

 

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi dengan kelompok-kelompok pemuda yang memiliki komitmen terhadap nilai kebangsaan sangat penting untuk memastikan pembangunan dapat bergerak lebih cepat dan lebih tepat sasaran. Ia mengapresiasi organisasi Pemuda Katolik yang menurutnya memiliki tradisi panjang dalam bekerja sama lintas keyakinan serta aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

 

Gubernur Andra juga menaruh perhatian khusus terhadap peran strategis generasi muda di tengah dinamika perubahan sosial yang begitu cepat. Menurutnya, pemuda adalah kelompok yang paling adaptif dan paling mampu merespons perubahan zaman, sehingga memiliki posisi penting dalam menjaga semangat toleransi, memperkuat persatuan, dan menjadi agen perdamaian. Ia berpesan agar anak-anak muda tidak terjebak dalam arus informasi negatif yang dapat memecah belah, tetapi justru menjadi pihak yang mendorong terciptanya ruang dialog yang sehat di masyarakat.

 

Ia menegaskan bahwa kaum muda memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga Indonesia tetap kokoh di tengah tantangan identitas global. Dengan perkembangan teknologi dan pola komunikasi yang berubah cepat, pemuda memiliki peran penting untuk mencegah disinformasi dan meningkatkan literasi masyarakat terhadap isu-isu kebhinekaan. Ia percaya bahwa Pemuda Katolik sebagai organisasi yang memiliki jaringan luas dan anggota yang tersebar di berbagai daerah, memiliki potensi besar dalam memperkuat kohesi sosial dan menanamkan nilai toleransi sejak dini.

 

Dalam penutup sambutannya, Andra Soni menyampaikan harapan besar agar semangat kolaborasi yang ditanamkan melalui forum Rapimnas ini dapat terus terjaga dan ditindaklanjuti dalam berbagai program nyata. Ia berharap hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Banten dan berbagai organisasi masyarakat, termasuk Pemuda Katolik, dapat terus diperkuat demi mewujudkan daerah yang harmonis, sejahtera, dan berdaya saing.

 

Baca Juga:
Tahu, Makanan Sederhana dengan Segudang Manfaat untuk Kesehatan Tubuh

Rapat Pimpinan Nasional tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. Kehadiran Gubernur Andra memberikan perspektif baru bagi peserta mengenai pentingnya membangun karakter toleransi dari level komunitas hingga tingkat daerah. Para peserta menyambut baik pesan yang disampaikan dan menganggapnya sebagai motivasi untuk semakin aktif berkontribusi bagi bangsa.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Serang Terima Penghargaan Nasional APDESI di Rakernas 2026

16 Februari 2026 - 13:33 WIB

Pemkab Way Kanan Gelar Musrenbang Kecamatan Negeri Agung, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama

10 Februari 2026 - 20:24 WIB

Tindak Lanjut Arahan Presiden Prabowo, Pasar Km 02 Way Kanan Dibersihkan Lewat Kurve Gabungan

5 Februari 2026 - 14:08 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Way Kanan Salurkan Bansos untuk Warga Blambangan Umpu

31 Januari 2026 - 12:10 WIB

TMMD ke-127 Tahun 2026 di Cikeusal Fokus Infrastruktur, UMKM, dan Ketahanan Pangan

29 Januari 2026 - 20:28 WIB

Wakili Bupati, Kadis Sosial Resmikan Temu Karya Daerah Karang Taruna Way Kanan Tahun 2026

26 Januari 2026 - 16:10 WIB

Trending di Berita