Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 23 Nov 2025 18:08 WIB

Kembalinya Step Aerobik: Tren Kebugaran Era 80-an yang Populer Lagi dan Manfaatnya untuk Tubuh


 Kembalinya Step Aerobik: Tren Kebugaran Era 80-an yang Populer Lagi dan Manfaatnya untuk Tubuh Perbesar

PROLOGMEDIA – Step aerobik, yang sempat merajai dunia kebugaran pada era 1980-an dengan celana neon dan musik yang menghentak, kini bangkit kembali sebagai salah satu tren kebugaran yang paling digemari. Kelas senam langkah ini, dulunya identik dengan video VHS dan klub kebugaran retro, sekarang tampil segar dan relevan berkat gebrakan media sosial dan dorongan dari generasi muda yang rindu akan nuansa nostalgia. Gerakan naik turun ringan di atas platform sederhana kini berubah menjadi pesta kardio dalam kamar tidur atau ruang tamu, dan berkat fleksibilitasnya, latihan ini kembali diminati banyak orang — terutama karena dapat dilakukan di rumah tanpa alat yang rumit.

 

Kebangkitan step aerobik ditandai dengan hadirnya rutinitas-rutinitas inovatif. Instruktur masa kini tidak hanya menghidupkan kembali pola gerak klasik, tetapi juga menciptakan koreografi baru yang mengikuti irama musik populer kekinian — bahkan lagu-lagu dari Taylor Swift diintegrasikan dalam sesi latihan. Kombinasi antara beat modern dan nostalgia membuat olahraga ini terasa segar sekaligus akrab, sehingga menarik bagi mereka yang ingin mencoba sesuatu yang fun sekaligus menyehatkan.

 

Salah satu faktor utama popularitas kembali step aerobik adalah kemudahannya diakses. Hanya dengan sebuah platform “step” dan ruang yang cukup di rumah, seseorang bisa mengikuti rutinitas yang seru tanpa pergi ke gym. Ini sangat relevan di era di mana banyak orang lebih memilih berolahraga di rumah. Selain itu, karena gerakannya mirip dengan tarian, banyak yang merasa sesi kardio ini tidak terasa seperti beban, melainkan hiburan.

 

Manfaat step aerobik untuk tubuh sangat beragam. Pertama, latihan ini cukup efektif dalam meningkatkan fungsi kardiovaskular. Karena melibatkan gerakan berirama dan berulang, jantung dan paru-paru dilatih untuk bekerja lebih efisien, sehingga daya tahan tubuh meningkat. Gerakan naik turun di platform juga membakar kalori dengan cukup signifikan, menjadikannya pilihan workout yang menarik bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan atau menjaga kebugaran.

 

Tidak hanya itu, otot-otot besar di tubuh bagian bawah — seperti paha depan dan belakang, bokong, serta betis — sangat aktif digunakan saat melakukan gerakan step. Akibatnya, latihan ini juga memperkuat otot-otot tersebut dan membantu penegaran otot. Karena melatih beban tubuh sendiri, step aerobik sekaligus mendukung kepadatan tulang, sebuah manfaat penting terutama bagi mereka yang khawatir terhadap penurunan massa tulang.

 

Lebih jauh lagi, step aerobik bisa meningkatkan koordinasi dan keseimbangan. Karena gerakannya tidak statis — peserta sering berpindah arah, membawa variasi ritme, dan menyesuaikan pola langkah — otak dan otot harus bekerja sama secara dinamis. Proses ini memperkuat memori otot dan melatih sistem saraf untuk bereaksi cepat terhadap perubahan gerak, yang pada akhirnya bisa meningkatkan stabilitas tubuh.

 

Tetapi bukan hanya manfaat fisik saja yang membuat step aerobik kembali digemari. Latihan ini juga punya efek positif pada suasana hati dan daya pikir. Menari dengan musik secara ritmis memberi stimulasi ganda — gerakan fisik plus ritme musik — yang bisa meningkatkan mood, mengurangi stres, dan menambah energi. Sinkronisasi antara gerak dan musik berfungsi sebagai “stimulus ganda”, memicu pusat kesenangan di otak, meningkatkan konsentrasi, dan memupuk motivasi. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa rutinitas berbasis tarian seperti ini dapat mengurangi risiko penurunan kognitif.

Baca Juga:
Inilah Daftar Negara dengan Pulau Terbanyak di Dunia, Posisi Indonesia Mengejutkan

 

Bagi mereka yang mungkin baru pertama kali mencoba step aerobik, ini adalah waktu yang tepat. Latihan ini sangat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan berbagai level kebugaran. Bagi pemula, platform bisa diatur dengan ketinggian rendah, dan gerakan bisa dipilih yang paling sederhana dulu. Sedangkan bagi yang lebih berpengalaman, intensitas dapat ditingkatkan dengan menaikkan ketinggian platform, mengeksplorasi koreografi lebih kompleks, atau menambahkan beban ringan seperti dumbbell. Dengan begitu, sesi latihan bisa terasa menantang sekaligus aman, tanpa membuat sendi menjadi terlalu terbebani.

 

Keberagaman gaya juga menjadi daya tarik tersendiri. Instruktur kini tak ragu untuk memadukan gaya retro 80-an dengan elemen modern, menciptakan sesi yang menghibur sekaligus menyehatkan. Ada program yang sangat klasik dengan warna neon dan langkah dasar, ada pula versi kekinian dengan lagu-lagu pop kontemporer dan gerakan koreografi lebih dinamis. Pendekatan semacam ini memperluas daya tarik step aerobik, dari penggemar retro hingga fitness enthusiast masa kini.

 

Selain berolahraga, banyak peserta juga menyukai aspek sosial dari step aerobik. Karena bisa dilakukan bersama, baik di studio maupun secara online, sesi latihan menghadirkan rasa kebersamaan. Ada komunitas yang berlatih bersama, berbagi video gerakan, saling memberi semangat di platform media sosial, dan bahkan membuat tantangan koreografi. Hal ini memperkuat motivasi, karena bukan hanya soal kebugaran tetapi juga soal interaksi sosial dan hiburan.

 

Bukan hanya segi gaya dan manfaat, dari sudut kesehatan, step aerobik menawarkan keseimbangan yang ideal antara low-impact dan latihan efektif. Karena platform-nya relatif rendah, hentakan pada sendi lebih lembut dibandingkan lompatan tinggi. Ini membuatnya cocok untuk banyak orang, termasuk mereka yang khawatir cedera atau memiliki masalah sendi. Pada saat yang sama, karena intensitas dan variasi gerak bisa diatur, olahraga ini tetap memberi stimulus yang cukup kuat bagi sistem jantung dan otot.

 

Mengingat segudang manfaatnya, tidak mengherankan jika banyak pakar kebugaran kini merekomendasikan step aerobik sebagai bagian dari rutinitas latihan rutin. Bagi yang sudah lama berolahraga, ini bisa menjadi pelengkap menarik — latihan kardio sekaligus kekuatan ringan. Bagi pemula, step aerobik bisa menjadi titik masuk yang tidak menakutkan namun tetap penuh manfaat. Dan bagi mereka yang ingin merasakan keasyikan senam retro, ini kesempatan untuk menghidupkan kembali gaya 80-an dengan cara yang modern.

 

Intinya, step aerobik bukan sekadar tren nostalgia belaka. Kebangkitan olahraga ini menunjukkan bahwa elemen klasik tetap relevan di era kebugaran modern. Ia menawarkan manfaat fisik dan mental, cocok untuk berbagai usia dan level kebugaran, mudah diakses, dan sangat fleksibel. Jadi, jika Anda mencari cara menyenangkan untuk meningkatkan energi, kebugaran jantung, keseimbangan otot, bahkan suasana hati — step aerobik bisa jadi pilihan sempurna.

 

Baca Juga:
Gunung Anak Krakatau Naik ke Level II, Warga di Sekitar Diminta Waspada

Dengan kembalinya step aerobik ke panggung kebugaran masa kini, banyak orang menemukan kembali kegembiraan pada gerakan sederhana yang dulu sempat viral. Dan lebih dari sekadar nostalgia, latihan ini membuktikan bahwa olahraga yang menyenangkan dan efektif tak pernah benar-benar hilang — ia hanya menunggu kesempatan untuk bersinar kembali.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Respons Cepat Pemkab Serang, Sartini Warga Petir Dapat Bantuan dan Penanganan Medis

27 Januari 2026 - 12:15 WIB

Latihan Beban Bukan Sekadar Otot: Rahasia Tubuh Sehat dan Kuat bagi Wanita

2 Januari 2026 - 17:41 WIB

Deretan Makanan Kaya Vitamin B12 yang Penting untuk Energi, Saraf, dan Kesehatan Tubuh

1 Januari 2026 - 01:35 WIB

6 Latihan Upper Body Efektif untuk Membentuk Tubuh Kuat dan Proporsional

1 Januari 2026 - 01:26 WIB

Gaya Makan Sehat Milenial: Tren, Tips, dan Langkah Awal Menuju Hidup Lebih Fit

26 Desember 2025 - 19:55 WIB

8 Jenis Karbohidrat Tinggi Kalori yang Sebaiknya Dihindari Saat Diet

26 Desember 2025 - 19:32 WIB

Trending di Kesehatan