Menu

Mode Gelap

Wisata · 26 Nov 2025 19:52 WIB

Kapal Pesiar Mewah Seven Seas Explorer Dijadwalkan Bersandar di Tanjung Priok Bulan Depan


 Kapal Pesiar Mewah Seven Seas Explorer Dijadwalkan Bersandar di Tanjung Priok Bulan Depan Perbesar

PROLOGMEDIA – Minggu depan, suasana di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, diprediksi akan ramai tidak seperti biasa. Sebab, kapal pesiar supermewah Seven Seas Explorer, bagian dari armada elite Regent Seven Seas Cruises, dijadwalkan merapat di dermaga utama pelabuhan. Kunjungan ini merupakan bagian dari perjalanan 15 hari 14 malam yang dimulai dari Bangkok dan akan berakhir di Bali — sebuah rute yang menyuguhkan pengalaman wisata laut mewah dengan pemandangan eksotis dan layanan premium.

 

Persiapan kedatangan kapal ini sudah terasa di berbagai lini — otoritas pelabuhan hingga penyedia fasilitas wisata. Pelabuhan Tanjung Priok dalam beberapa tahun terakhir semakin dipersiapkan sebagai destinasi pariwisata pesiar kelas atas. Dermaga diperkuat, fasilitas terminal ramah wisatawan internasional dipoles, dan sistem logistik dirancang untuk melayani kapal dengan skala dan standar internasional. Semua ini bukan tanpa alasan: dengan hadirnya Seven Seas Explorer, Jakarta berpeluang besar menarik wisatawan mancanegara berdaya beli tinggi yang menginginkan pengalaman liburan laut penuh kenyamanan.

 

Kedatangan kapal pesiar sekelas Seven Seas Explorer juga menjadi sinyal bahwa industri pariwisata bahari di Indonesia terus menguat. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pelabuhan di Tanah Air menunjukkan peningkatan kunjungan kapal pesiar besar. Misalnya, di Pelabuhan Benoa, Bali, sejumlah kapal pesiar mewah tercatat rutin bersandar, dan pada 2026 saja sudah lebih dari 70 kapal mendaftar untuk singgah di sana. Hal ini menunjukkan tren positif: Indonesia secara bertahap menjadi tujuan cruise internasional, bukan hanya destinasi domestik semata.

 

Dari sisi ekonomi, efek gelombang wisatawan pesiar tidak bisa dianggap remeh. Turis yang turun dari kapal seperti Seven Seas Explorer umumnya mempunyai daya beli tinggi dan cenderung mencari pengalaman mewah: belanja di butik lokal, menjajal kuliner premium, hingga tur eksklusif ke destinasi wisata berkualitas. Potensi ini bisa memberikan dampak signifikan bagi UMKM lokal, hotel bintang tinggi, penyedia tur, dan jasa transportasi di sekitar Jakarta. Selain itu, kunjungan kapal pesiar juga mendorong investasi jangka panjang di sektor pelabuhan, karena infrastruktur dan layanan harus terus ditingkatkan agar mampu bersaing dengan pelabuhan pariwisata global.

 

Baca Juga:
Menikmati Alam dan Kedamaian di Puncak Halimun Campsite Pancawati

Secara simbolis, kedatangan Seven Seas Explorer ke Jakarta juga memperkuat posisi Pelabuhan Tanjung Priok sebagai “gerbang pariwisata laut internasional”. Selama ini, pelabuhan tersebut lebih dikenal sebagai pusat logistik dan pengiriman barang. Namun, dengan semakin rutinnya kapal pesiar besar berlabuh, identitas pelabuhan ini pun perlahan bergeser menjadi titik strategis wisatawan kelas atas. Transformasi ini tak hanya soal fisik dermaga, tetapi juga mentalitas operasional: pihak pelabuhan, pemerintah, dan sektor swasta perlu terus berkolaborasi agar pengalaman wisatawan pesiar berjalan mulus — mulai dari imigrasi, bea cukai, transportasi darat, hingga layanan wisata lokal.

 

Kehadiran Seven Seas Explorer ini juga belum terlepas dari strategi pariwisata nasional yang lebih luas. Pemerintah dan pelaku pariwisata memang tengah mendorong pengembangan wisata minat khusus, termasuk wisata bahari mewah. Dengan kapal pesiar besar berlabuh di Jakarta, bukan tak mungkin muncul lebih banyak paket wisata eksklusif yang menggabungkan “layar” dan “jalan”: wisatawan bisa menjelajah kota metropolitan Jakarta, lalu naik kapal dan melanjutkan perjalanan laut menuju Bali, Lombok, atau destinasi eksotik lainnya.

 

Tentunya, semua ini menghadirkan tantangan sekaligus peluang. Tantangan utama adalah menjaga agar kunjungan kapal pesiar tidak mengganggu operasional bongkar ­muat kargo, mengingat Pelabuhan Tanjung Priok juga merupakan pelabuhan kontainer tersibuk di Indonesia. Manajemen pelabuhan perlu memastikan slot kedatangan kapal wisata tidak bentrok dengan kapal barang, sehingga arus logistik tetap efisien. Di sisi lain, peluang bisnis terbuka lebar: operator wisata, penyedia layanan penginapan, penyedia transportasi lokal, dan pengusaha kuliner bisa merancang penawaran khusus bagi wisatawan pesiar.

 

Bagi warga Jakarta, kunjungan Seven Seas Explorer juga menghadirkan potensi baru dalam pemandangan kota pelabuhan. Biasanya dermaga difokuskan untuk kapal kargo, kontainer, dan kapal dagang – tetapi dengan sandarnya kapal pesiar mewah, suasana pelabuhan bisa berubah secara visual dan fungsional: wisatawan mancanegara turun di dermaga, kemudian menjelajah kota atau menuju tujuan wisata lainnya. Ini bisa menjadi momentum untuk memperbaiki citra Tanjung Priok sebagai kawasan wisata, tidak sekadar kawasan industri.

 

Baca Juga:
Indonesia Kokoh di Peringkat Kedua SEA Games 2025, Jauhi Vietnam

Pada akhirnya, kedatangan Seven Seas Explorer ke Jakarta bukan hanya peristiwa wisata: ini bagian dari peta ulang pariwisata bahari di Indonesia. Jika dikelola dengan baik, momen seperti ini dapat memperkuat rantai nilai pariwisata — dari dermaga, vendor lokal, hingga destinasi wisata — sekaligus membuktikan bahwa Indonesia tak hanya kaya alam laut, tetapi juga mampu menjadi tuan rumah bagi industri cruise internasional yang bergengsi.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dorong Ekonomi Desa, Ratu Zakiyah Jadikan BUMDes Cibojong Model Pertanian Modern

12 Februari 2026 - 08:35 WIB

Suasana Berbeda di Palabuhanratu, Tahun Baru 2026 Tanpa Lautan Manusia

2 Januari 2026 - 10:29 WIB

7 Pulau Terindah di Asia 2025 yang Jadi Destinasi Impian Wisatawan Dunia

1 Januari 2026 - 01:38 WIB

Jelang Tahun Baru 2026, Bupati Serang dan Mendes PDT Tinjau Kesiapan Wisata Pantai Anyer–Cinangka

31 Desember 2025 - 20:10 WIB

Libur Nataru Aman, Polres Way Kanan Gelar Patroli di Objek Wisata

27 Desember 2025 - 12:16 WIB

Liburan Seru ke Pulau Dolphin: Paket Open Trip dari Pulau Harapan di Kepulauan Seribu

26 Desember 2025 - 19:59 WIB

Trending di Wisata