Menu

Mode Gelap

Berita · 2 Des 2025 07:54 WIB

Wagub Banten Tinjau SPPG Parung Serab, Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Berjalan Optimal


 Wagub Banten Tinjau SPPG Parung Serab, Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Berjalan Optimal Perbesar

PROLOGMEDIA – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah melakukan kunjungan kerja ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Parung Serab di Jalan Cipto Mangunkusumo No. 66, Ciledug, Kota Tangerang, pada Senin pagi. Kehadiran dirinya bersama rombongan bukan hanya untuk melihat fasilitas, tetapi juga memastikan bahwa mekanisme pelayanan, proses produksi makanan, hingga distribusi kepada para penerima manfaat berjalan secara optimal dan memenuhi standar yang telah ditetapkan. Dalam suasana ramah namun tetap serius, Dimyati berbincang dengan para pengelola dan relawan yang setiap hari terlibat dalam penyediaan makanan bergizi bagi ribuan masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan lainnya.

 

Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, melainkan pengecekan menyeluruh untuk mengetahui persoalan-persoalan detail yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan layanan. Hal yang diperhatikannya mencakup rentang kendali pengelolaan, kualitas bahan baku, proses produksi, hingga bagaimana sistem distribusi dilakukan. Menurutnya, layanan SPPG harus terus diperbaiki karena perannya sangat penting dalam menunjang program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program strategis pemerintah. Dengan memastikan setiap tahap berjalan sesuai standar, maka kualitas makanan yang dikirimkan kepada penerima manfaat tetap terjaga dan memberikan dampak kesehatan yang positif.

 

Dalam peninjauan tersebut, Dimyati didampingi oleh anggota Komisi IX DPR RI. Mereka bersama-sama melihat kondisi dapur, tingkat kebersihan peralatan dan ruangan, ketersediaan air bersih, gudang penyimpanan bahan makanan, serta area pengolahan. Setiap sudut ruangan diamati untuk memastikan tidak ada celah yang berpotensi mengganggu kualitas produksi. Setelah melihat langsung kondisi lapangan, Dimyati menyampaikan bahwa secara umum fasilitas SPPG Parung Serab cukup baik, bersih, dan terawat. Ia menilai bahwa pengelola telah menunjukkan komitmen menjaga kualitas layanan, terutama dari aspek sanitasi dan kebersihan yang menjadi hal fundamental dalam penyediaan makanan.

 

Dalam kesempatan itu, ia kembali menekankan pentingnya distribusi makanan yang dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. Menurutnya, pengiriman makanan harus diarahkan kepada lokasi-lokasi terdekat terlebih dahulu, sehingga kualitas makanan tidak terpengaruh oleh jarak tempuh. Makanan yang menempuh perjalanan jauh berpotensi menurun kualitasnya, baik dari segi kesegaran maupun tingkat keamanan konsumsi. Maka dari itu, ia meminta mekanisme distribusi di setiap SPPG harus terus dievaluasi dan diperbaiki agar penerima manfaat memperoleh makanan dalam kondisi yang baik dan layak santap.

 

Lebih lanjut, Dimyati menyampaikan bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya ditentukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan koordinasi serta sinergi antara pemerintah daerah, SPPG, relawan, tenaga kesehatan, hingga pihak legislatif yang melakukan fungsi pengawasan. Ia berharap kerja sama yang kuat dapat memastikan program ini memberikan manfaat maksimal. Program tersebut, menurutnya, memiliki visi besar untuk menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, serta memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Dengan terpenuhinya gizi anak sejak dini, maka masa depan generasi Banten dapat lebih cerah dan kompetitif.

Baca Juga:
Roti’O Minta Maaf Usai Viral Tolak Pembayaran Tunai, Netizen Soroti Hak Konsumen

 

Di sela kunjungan, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Muhammad Yahya Zaini yang turut serta dalam rombongan menyampaikan pandangan serupa. Menurutnya, pengecekan langsung ke lapangan sangat penting untuk mengetahui realitas pelaksanaan program pemerintah. Ia menilai bahwa hasil kunjungan kali ini cukup menggembirakan karena berbagai fasilitas dan layanan di SPPG Parung Serab terbilang baik. Meski demikian, ia tetap memberikan masukan, salah satunya terkait sirkulasi udara yang menurutnya perlu diperbaiki agar ruangan tidak terasa pengap dan lebih nyaman bagi para petugas maupun relawan yang bekerja setiap hari.

 

Wali Kota Tangerang Sachrudin yang hadir mendampingi rombongan juga menegaskan bahwa pemerintah kota terus memberikan dukungan serta melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG. Ia memastikan jajarannya bekerja aktif dalam pemantauan SPPG di wilayahnya dan memastikan bahwa seluruh tahapan kegiatan memenuhi standar kesehatan dan higienitas. Menurutnya, keberhasilan program bergantung pada kedisiplinan serta koordinasi intens antarinstansi. Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk menjaga komunikasi dan bekerja secara berkesinambungan agar pelaksanaan di lapangan tidak menemui hambatan berarti.

 

Selanjutnya, Kepala SPPG Parung Serab Raihan Imam menjelaskan bahwa SPPG yang ia pimpin saat ini melayani 3.245 penerima manfaat setiap hari. Angka tersebut cukup besar sehingga operasional membutuhkan tenaga yang banyak. Untuk itu, warga sekitar ikut serta menjadi relawan, dan jumlahnya mencapai 49 orang. Para relawan tersebut memiliki peran penting dalam membantu proses produksi makanan, mulai dari pengolahan bahan baku hingga pengemasan sebelum makanan dikirimkan kepada penerima manfaat. Raihan juga menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk melalui pelatihan higienitas kepada seluruh relawan agar standar mutu tetap terjaga.

 

Sementara itu, Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Banten Ichsan turut memberikan informasi mengenai cakupan SPPG di Banten. Ia menyebutkan bahwa saat ini terdapat 591 SPPG yang aktif beroperasi di seluruh wilayah provinsi. Kehadiran SPPG-SPPG tersebut melayani total 1,65 juta penerima manfaat yang mencakup berbagai kelompok, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, balita, anak-anak, serta siswa TK hingga SMA. Cakupan layanan yang sangat luas ini menunjukkan besarnya komitmen pemerintah dalam memastikan bahwa kebutuhan gizi masyarakat terpenuhi secara merata.

 

Baca Juga:
CMB Siap Raih 5 Emas di Kejuaraan RTC CUP 5 Banten

Kunjungan tersebut menjadi bukti nyata bahwa pemerintah terus bekerja memastikan pelayanan pemenuhan gizi berjalan baik. Dengan evaluasi langsung di lapangan, berbagai kekurangan dapat segera diperbaiki dan aspek-aspek positif dapat diperkuat. Harapannya, keberadaan SPPG dapat terus menjadi tulang punggung dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Banten, sekaligus menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi masa depan yang kuat, sehat, dan memiliki daya saing tinggi.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Serang Terima Penghargaan Nasional APDESI di Rakernas 2026

16 Februari 2026 - 13:33 WIB

Pemkab Way Kanan Gelar Musrenbang Kecamatan Negeri Agung, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama

10 Februari 2026 - 20:24 WIB

Tindak Lanjut Arahan Presiden Prabowo, Pasar Km 02 Way Kanan Dibersihkan Lewat Kurve Gabungan

5 Februari 2026 - 14:08 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Way Kanan Salurkan Bansos untuk Warga Blambangan Umpu

31 Januari 2026 - 12:10 WIB

TMMD ke-127 Tahun 2026 di Cikeusal Fokus Infrastruktur, UMKM, dan Ketahanan Pangan

29 Januari 2026 - 20:28 WIB

Wakili Bupati, Kadis Sosial Resmikan Temu Karya Daerah Karang Taruna Way Kanan Tahun 2026

26 Januari 2026 - 16:10 WIB

Trending di Berita