PROLOGMEDIA – Kawasan Bukit Manik, yang terletak di Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, kini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Keindahan alam dan sensasi menantang dari jembatan kaca baru di tempat ini berhasil menarik perhatian banyak wisatawan — menjadikannya destinasi favorit sejak akhir 2025.
Saat pengunjung tiba di lokasi, perjalanan menuju Bukit Manik relatif mudah. Dari gerbang kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), cukup berjalan sekitar 200 meter lalu belok kanan — jalurnya sudah jelas, dengan papan petunjuk yang mudah dilihat dari kejauhan.
Begitu sampai di area utama, nuansa alam langsung menyapa: udara pegunungan yang sejuk, hutan hijau, dan panorama perbukitan yang menenangkan. Sebuah papan besar bertuliskan “Welcome Bukit Manik Indonesia” jadi latar utama yang tak jarang difoto pengunjung pertama kali tiba.
Tiket masuk ke Bukit Manik relatif terjangkau — Rp 15.000 per orang — dan biaya parkir hanya berdasarkan sumbangan sukarela (seikhlasnya), menjadikannya pilihan ramah bagi banyak kalangan.
Perjalanan menuju puncak dimulai melalui deretan anak tangga yang tersusun rapi; meski disebut-sebut mencapai “ribuan”, tidak ada hitungan pasti. Namun, rasa lelah mudah terobati oleh pemandangan alam sepanjang jalur — hijaunya pepohonan, panorama perbukitan, dan udara segar yang membuat siapa pun merasa damai.
Setelah mendaki sekitar 10 menit, pengunjung akan tiba di area yang sudah berkembang pesat — dengan fasilitas seperti kafe terbuka. Di kafe ini, tamu bisa memesan makanan atau minuman, lalu menikmati santapan sambil menikmati panorama alam yang memesona. Area duduknya luas dan dirancang agar pengunjung bisa duduk santai sambil menikmati udara segar dan suasana pegunungan.
Namun pun tujuan utama banyak orang adalah sensasi berada di atas ketinggian: jembatan kaca yang belum lama dibuka. Dari area kafe, pengunjung harus menaiki sekitar 50 anak tangga tambahan untuk mencapai spot tersebut.
Baca Juga:
Kedatangan Kapal Pesiar Mewah Seven Seas Explorer Sambut Wisatawan Internasional di Tanjung Priok
Jembatan kaca di Bukit Manik memiliki panjang sekitar 48 meter, dibangun dengan dua lapis kaca tebal — total tebal kaca mencapai sekitar 24 mm — sehingga menjamin kekuatan dan keamanan.
Untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama, ada aturan khusus: setiap pengunjung yang ingin melintasi jembatan harus melepas alas kaki dan memakai alas pelindung khusus yang disediakan pihak pengelola. Sesi melintasi jembatan juga dibatasi: maksimal 15 orang per sesi.
Saat berdiri di atas kaca bening itu — dengan hamparan hutan hijau dan perbukitan yang mengelilingi — sensasi berjalan “melayang di udara” membuat destinasi ini cocok bagi pencari adrenalin sekaligus penikmat pemandangan alam. Banyak pengunjung datang tidak hanya untuk adrenalin, tapi juga untuk menangkap momen foto yang dramatis dan estetik.
Selain jembatan kaca, kawasan Bukit Manik juga menawarkan berbagai fasilitas menarik lainnya: jembatan warna-warni, hammock dan jaring gantung untuk bersantai, rumah pohon, bahkan paket glamping bagi kamu yang ingin bermalam sambil menikmati suasana malam di pegunungan.
Pengelola tampaknya juga berusaha menjaga kenyamanan dan kebersihan lingkungan. Tersedia fasilitas dasar seperti toilet, mushola, area parkir, serta jalur trekking yang sudah dipaving hingga ke titik-titik utama, membuat pengalaman wisata lebih nyaman dan aman bagi berbagai jenis pengunjung — keluarga, pasangan muda, atau traveller solo.
Bagi yang ingin mendapatkan pengalaman terbaik, disarankan datang di pagi hari atau sore — cuaca biasanya lebih sejuk, kabut kadang menyelimuti perbukitan, dan suasana alam tampak lebih dramatis. Selain itu, dengan datang lebih awal pengunjung bisa menghindari antrian panjang atau kepadatan saat jembatan kaca sedang ramai.
Dengan semua daya tarik ini — dari kemudahan akses, harga terjangkau, panorama alam, hingga sensasi berjalan di atas jembatan kaca — tidak heran kalau Bukit Manik sekarang viral dan diburu wisatawan lokal maupun dari luar kota. Kawasan ini menyatukan keindahan alam dan inovasi wisata dengan cara yang menarik, membuat siapa pun yang datang merasa mendapatkan pengalaman berbeda.
Baca Juga:
Kupas Tuntas 6 Posisi Pemain Voli: Strategi, Peran, dan Fungsinya di Lapangan!
Bagi kamu yang mencari destinasi wisata baru di kawasan Bogor yang bisa memuaskan mata, adrenalin, dan rasa penasarannya — Bukit Manik layak jadi pilihan. Jangan lupa bawa kamera, sepatu nyaman (meski harus dilepas saat ke jembatan), serta semangat petualang. Liburan di sini bisa jadi pengalaman tak terlupakan.









