Menu

Mode Gelap

Kuliner · 5 Des 2025 09:47 WIB

Rahasia Dapur Menghilangkan Bau Amis Ikan Laut dengan Mudah untuk Hidangan Lebih Lezat


 Rahasia Dapur Menghilangkan Bau Amis Ikan Laut dengan Mudah untuk Hidangan Lebih Lezat Perbesar

PROLOGMEDIA – Bau amis pada ikan laut sering menjadi hal yang mengganggu — aroma khas yang dihasilkan oleh senyawa kimia trimetilamina (TMA) bisa membuat pengalaman memasak ikan menjadi kurang menyenangkan dan selera makan menurun. TMA terbentuk dari pemecahan trimetilamina oksida (TMAO), senyawa alami dalam tubuh ikan, setelah ikan mati. Semakin lama ikan tidak ditangani dengan benar — misalnya disimpan saat suhu ruangan atau tidak dibersihkan segera — pembentukan TMA makin cepat, dan bau amis pun makin kuat. Oleh karena itu, kunci utama agar ikan laut bebas dari amis bukan hanya soal bumbu — melainkan juga soal kesegaran ikan dan cara pengolahan sejak awal.

 

Langkah pertama adalah melakukan seleksi ikan dengan cermat. Pastikan ikan segar: mata masih jernih, insang berwarna merah cerah, serta tekstur daging terasa kenyal saat ditekan. Ikan segar cenderung memiliki aroma laut yang bersih dan minim amis. Setelah itu — segera setelah membeli — saatnya lakukan pembersihan menyeluruh. Buang insang dan isi perut, kerok sisik, serta hilangkan lendir. Insang, isi perut, lendir, dan sisik merupakan bagian yang mudah membusuk dan menjadi lokasi berkembangnya bakteri penyebab aroma tidak sedap. Bersihkan semua bagian tersebut di bawah air mengalir hingga benar-benar bersih.

 

Setelah ikan bersih, gunakan bahan alami yang bisa menetralkan atau menyerap bau amis. Salah satu cara paling populer adalah menggunakan asam alami — seperti air perasan jeruk nipis atau jeruk lemon. Lumuri seluruh bagian ikan — bagian luar maupun bagian dalam — dengan perasan jeruk, diamkan sekitar 10–15 menit, kemudian bilas bersih. Asam dari lemon atau jeruk nipis membantu menetralkan TMA, sehingga bau amis berkurang signifikan.

 

Alternatif lain yang tak kalah efektif: merendam ikan dalam susu. Meski terdengar tak biasa, metode ini cukup populer karena protein dalam susu — terutama kasein — mampu “menangkap” senyawa TMA, sehingga mengurangi bau amis. Cukup rendam potongan ikan di susu cair selama sekitar 20–30 menit, kemudian tiriskan dan bilas dengan air dingin sebelum diolah. Selain membantu mengurangi bau, cara ini juga bisa membuat daging ikan lebih lembut.

 

Metode lain yang juga sering digunakan adalah melumuri ikan dengan garam. Taburkan garam secara merata ke permukaan ikan, diamkan sekitar 15–20 menit, lalu bilas bersih. Garam membantu menarik keluar cairan, lendir, dan senyawa penyebab bau — terutama dari bagian kulit dan permukaan ikan — sehingga hasilnya lebih segar. Namun, karena garam bisa membuat rasa ikan menjadi asin jika dikonsumsi langsung, sebaiknya bilas dengan air mengalir sebelum proses memasak.

Baca Juga:
Kapolres Serang Sigap Bantu Korban Kebakaran di Petir

 

Setelah pembersihan dan pra-perendaman, urusan memasak pun memiliki peran penting — terutama pemilihan bumbu dan teknik memasak. Menggunakan rempah-rempah atau bumbu dengan aroma kuat seperti jahe, kunyit, bawang putih, daun jeruk, serai, atau daun aromatik lainnya dapat membantu menutupi sisa aroma amis dan sekaligus memberi aroma harum alami pada ikan. Jahe, misalnya, populer di kalangan penggemar kuliner karena selain memberikan aroma segar, juga mengandung enzim yang bisa membantu melunakkan daging ikan sehingga tekstur lebih empuk saat diolah.

 

Perhatikan pula cara dan waktu memasak. Memasak ikan terlalu lama atau dengan suhu terlalu tinggi bisa membuat daging ikan kering — yang malahan membuat aroma amis lebih menonjol. Idealnya, masak ikan sampai matang sempurna, tetapi tetap mempertahankan kelembapan di dalamnya. Daging ikan disebut matang ketika warnanya buram dan mudah terlepas saat disentuh dengan garpu. Saat proses memasak, tambahan rempah-rempah dan bumbu rempah intens akan memberi sensasi rasa lebih kompleks dan aroma yang menggugah selera.

 

Tidak hanya ikan — aroma amis juga bisa menempel di tangan, alat dapur, bahkan udara di dapur setelah memasak. Untuk mengatasinya, setelah selesai mengolah ikan, segera cuci tangan dengan sabun dan air. Bila bau masih tersisa, cara tradisional seperti menggosok tangan dengan irisan lemon, cuka, atau bahkan menggosok pada permukaan stainless-steel di bawah air mengalir bisa efektif menghilangkan aroma. Begitu juga peralatan dapur: cuci semua peralatan yang kontak dengan ikan menggunakan sabun cuci piring dan air panas; untuk bau yang membandel, rendam peralatan di larutan air dan cuka atau air dan baking soda. Talenan, pisau, wajan — semua perlu dibersihkan dengan tuntas.

 

Jika bau amis tetap menyebar ke udara di dapur, ada trik sederhana untuk menyegarkan ruangan: buka jendela agar ventilasi berjalan dengan baik. Menghidupkan kipas atau memasang exhaust hood juga membantu udara bergerak keluar. Selain itu, Anda bisa merebus air bersama irisan lemon, kulit jeruk, atau rempah-rempah seperti kayu manis, cengkeh, daun pandan, serai. Uap harum dari rebusan ini mampu menetralkan bau tak sedap dan menggantinya dengan aroma segar dan alami.

 

Baca Juga:
Siksorogo Lawu Ultra Karanganyar: Ribuan Pelari Serbu, Perputaran Uang Capai Rp20 Miliar

Dengan mengikuti beberapa langkah tersebut — dari pemilihan ikan, pembersihan menyeluruh, perendaman dengan bahan alami, hingga teknik memasak dan kebersihan pasca-memasak — Anda bisa menikmati ikan laut dengan cita rasa maksimal tanpa terganggu bau amis. Ikan pun terasa segar, teksturnya lembut, dan aromanya menggugah selera. Jadi, setiap kali Anda ingin menyajikan hidangan ikan laut — apakah digoreng, dikukus, dibakar, atau direbus — tak perlu ragu lagi. Dengan trik sederhana ini, dapur Anda bisa menjadi tempat kreasi masakan yang nyaman, bebas bau tidak sedap, dan penuh aroma menggoda.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pasar Kue Subuh Senen: Denyut Ekonomi dan Tradisi Kuliner Jakarta yang Tak Pernah Tidur

26 Desember 2025 - 19:57 WIB

Rahasia Singkong Goreng Merekah dan Empuk Tanpa Air Es

26 Desember 2025 - 19:08 WIB

Kreativitas Kuliner Nusantara: Ragam Camilan dan Olahan Unik dari Daun Pepaya

26 Desember 2025 - 18:24 WIB

Wajib Tahu, Ini Bagian Udang yang Aman Dimakan dan Sebaiknya Dihindari

25 Desember 2025 - 02:07 WIB

Waspada Saat Terbang, Ini Makanan yang Sebaiknya Dihindari di Pesawat

25 Desember 2025 - 01:52 WIB

Ayam Panggang Bumbu Pedas yang Meresap, Daging Empuk dan Juicy

23 Desember 2025 - 18:37 WIB

Trending di Kuliner