PROLOGMEDIA – Kalau kamu sedang demam, memilih makanan dan minuman yang tepat bisa membantu tubuh untuk pulih lebih cepat. Berikut ini rangkuman dari rekomendasi makanan untuk orang dewasa yang sedang demam — serta penjelasan kenapa makanan‑makanan ini bisa membantu mempercepat pemulihan.
Ketika seseorang demam, tubuh secara alami berusaha melawan infeksi, sehingga kebutuhan nutrisi dan cairan meningkat. Proses perlawanan itu menguras energi dan cairan tubuh, sehingga asupan makanan bergizi serta cairan yang cukup sangat penting agar sistem imun bisa bekerja optimal.
—
Sup Ayam: Hangat, Mudah Dicerna dan Mengembalikan Energi
Sup ayam jadi pilihan klasik untuk penderita demam — dan ada banyak alasan kuat di balik hal itu. Kuah hangat dari sup membantu menghangatkan tenggorokan, membuat tubuh lebih nyaman, dan membantu melegakan saluran pernapasan terutama bila demam disertai pilek atau hidung tersumbat.
Ayam sebagai bahan sup menyediakan protein — zat penting bagi tubuh untuk memproduksi sel dan antibodi — serta asam amino dan mineral yang dibutuhkan tubuh ketika melawan infeksi. Karena sup berbasis kuah, asupan cairan sekaligus elektrolit juga terbantu, sehingga membantu mencegah dehidrasi yang umum terjadi saat demam.
Saat tubuh terasa lemah dan nafsu makan menurun, sup ayam bisa menjadi alternatif makanan utama yang mudah dicerna dan tetap bernutrisi.
—
Gandum Hangat (Oatmeal) & Makanan Lunak: Pelengkap yang Menyokong Imun
Selain sup, sarapan lembut seperti gandum — misalnya oatmeal hangat — juga sangat membantu. Oatmeal menyediakan karbohidrat kompleks untuk energi, serta sejumlah nutrisi penting. Ketika tubuh membutuhkan banyak tenaga untuk melawan infeksi, makanan yang memberi energi stabil seperti oatmeal sangat membantu.
Karena teksturnya lembut, oatmeal mudah dicerna bahkan bagi orang yang nafsu makannya turun, sehingga aman sebagai pilihan makanan saat demam. Yang penting: hindari tambahan gula berlebihan agar pencernaan tetap nyaman.
—
Buah dan Sayuran: Vitamin, Mineral, dan Cairan Penting untuk Kekebalan
Mengonsumsi buah-buahan dan sayuran saat demam memberikan manfaat ganda: selain membantu menjaga hidrasi, buah dan sayur kaya vitamin, mineral, dan antioksidan yang mendukung sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi.
Buah seperti buah sitrun (misalnya jeruk), buah beri, pepaya, apel, pisang — semuanya kaya vitamin, mineral, dan air. Vitamin C dan antioksidan pada buah membantu meredakan peradangan, memperkuat sistem imun, dan mendukung tubuh untuk cepat pulih.
Begitu juga sayuran hijau — brokoli, bayam, atau sayuran lain yang mudah dicerna — memberi vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan tubuh. Sayuran yang dimasak lembut lebih aman dikonsumsi saat nafsu makan menurun, sekaligus membantu menjaga asupan nutrisi harian.
Baca Juga:
Legal PT Nikomas Gemilang Bantah Dugaan Pungli PHK, Tegaskan Tuduhan Hoax
—
Cairan, Hidrasi, dan Peran Minuman Pendukung
Saat demam, tubuh cenderung kehilangan cairan akibat keringat, demam, atau gejala lain seperti diare. Karena itu, asupan cairan harus diperhatikan lebih dari biasanya.
Minum air putih secara rutin jadi keharusan. Namun air saja kadang terasa monoton — maka minuman seperti air kelapa bisa jadi alternatif. Air kelapa mengandung elektrolit alami yang penting untuk menggantikan cairan dan garam tubuh yang hilang, serta membantu mempercepat pemulihan.
Teh hangat pun bisa membantu — selain memberi cairan, teh mampu memberikan efek menenangkan, membuat tenggorokan lega, dan dalam beberapa kasus membantu melegakan saluran pernapasan.
Kombinasi hidrasi, makanan bergizi, dan makanan yang mudah dicerna bisa membuat tubuh lebih cepat pulih dari demam.
—
Faktor Penting Lain: Imun, Istirahat, dan Pemulihan Menyeluruh
Penting diingat bahwa makanan dan minuman bukan satu-satunya “obat” — mereka adalah pendukung agar tubuh punya energi, nutrisi, dan cairan yang dibutuhkan untuk melawan infeksi. Saat demam, tubuh bekerja keras: sel kekebalan, antibodi, pemulihan jaringan, dan rehidrasi semuanya perlu dukungan ekstra.
Istirahat yang cukup dan menjaga hidrasi tetap harus menjadi prioritas. Saat tubuh mendapat oksigen, waktu istirahat, dan asupan gizi serta cairan yang tepat, proses penyembuhan bisa berjalan lebih efisien.
—
Catatan Penting: Sesuaikan dengan Kondisi Tubuh
Hindari makanan berat, terlalu pedas berlebihan, atau minuman berkafein dan beralkohol saat demam — karena bisa membebani pencernaan dan tubuh.
Kalau demam disertai gejala berat seperti dehidrasi, demam tinggi (>39°C), kesulitan bernapas, pusing berat, atau gejala lain serius — sebaiknya jangan hanya mengandalkan makanan/minuman: segera konsultasikan ke tenaga medis.
Jika nafsu makan menurun, fokus pada makanan ringan yang mudah dicerna: sup hangat, buah, sayur lembut, oatmeal, dan minuman bergizi bisa jadi pilihan.
—
Baca Juga:
Presiden China & Belanda Rebutan Bertemu Prabowo di KTT G20 Afsel! Apa yang Dibahas?
Dengan memilih makanan dan minuman yang tepat — serta memberi waktu bagi tubuh untuk beristirahat — demam bukan hanya bisa terasa lebih “tertangani”, tapi juga kemungkinan pemulihan bisa berlangsung lebih cepat. Kombinasi nutrisi, hidrasi, dan istirahat adalah kunci agar sistem imun dapat bekerja optimal dan tubuh bisa kembali fit.









