PROLOGMEDIA – Usai menghadiri Apel Mitra Kamtibmas Presisi yang digelar di Papua, Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo tidak langsung meninggalkan lokasi. Bersama Kapolda Papua, ia melanjutkan rangkaian kegiatan dengan meninjau berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi yang dirancang untuk memperkuat hubungan antara Polri dengan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Kunjungan ini berlangsung pada Selasa (9/12) dan menjadi bukti nyata komitmen institusi kepolisian dalam menghadirkan pelayanan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat di Tanah Papua.
Salah satu titik perhatian utama Wakapolri adalah pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menampilkan beragam produk unggulan khas Papua. Dari kerajinan tangan yang memadukan keindahan budaya lokal dengan kreativitas modern, olahan pangan tradisional, hingga berbagai karya inovatif yang dikembangkan para pelaku UMKM dan anggota Bhayangkari, seluruh stan menjadi magnet perhatian pengunjung. Komjen Dedi tampak antusias meninjau setiap stan, menyapa pelaku usaha, dan menanyakan proses produksi hingga strategi pemasaran mereka.
“Produk UMKM Papua ini luar biasa. Polri akan terus mendukung penguatan ekonomi masyarakat lokal karena keamanan itu juga lahir dari kesejahteraan,” ujar Wakapolri saat meninjau salah satu stan yang menampilkan kerajinan tangan khas daerah. Ia menekankan bahwa keberhasilan ekonomi masyarakat akan berbanding lurus dengan terciptanya rasa aman dan nyaman di lingkungan mereka. Bagi Komjen Dedi, pendekatan keamanan tidak hanya sebatas patroli rutin atau penegakan hukum, tetapi juga harus menyentuh aspek kehidupan sehari-hari masyarakat.
Selain meninjau UMKM, rombongan Wakapolri juga menyempatkan diri mengamati pelaksanaan bakti sosial (baksos) dan bakti kesehatan (bakes) yang digelar bersamaan. Layanan kesehatan gratis, konsultasi medis, hingga pembagian bantuan kebutuhan pokok tersedia bagi warga yang hadir. Puluhan tenaga medis dan relawan dikerahkan untuk memastikan seluruh warga, termasuk anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas, mendapatkan layanan kesehatan yang memadai. Antusiasme warga terlihat jelas, terutama ketika mereka mendapat kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan tenaga medis mengenai kondisi kesehatan mereka.
Tidak kalah penting, Polri juga menyerahkan perlengkapan sekolah bagi anak-anak Papua. Kegiatan ini bertujuan mendorong semangat belajar generasi muda, memastikan mereka memiliki fasilitas yang memadai, dan menanamkan nilai pentingnya pendidikan sejak dini. Penyerahan secara simbolis dilakukan langsung oleh Wakapolri, yang disambut hangat oleh para siswa dan orang tua. Senyum sumringah dan rasa gembira terpancar dari wajah anak-anak yang menerima perlengkapan sekolah, mulai dari tas, buku, alat tulis, hingga seragam.
“Anak-anak Papua adalah masa depan. Kita ingin memastikan mereka mendapatkan dukungan, baik dalam pendidikan maupun kesehatan. Ini bagian dari tanggung jawab moral Polri untuk hadir di tengah masyarakat,” ucap Komjen Dedi, menegaskan bahwa kepedulian terhadap pendidikan dan kesehatan merupakan bagian integral dari strategi humanis Polri dalam menjaga keamanan. Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk membangun kepercayaan dan memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat.
Baca Juga:
DPR Desak OJK Cabut Aturan Debt Collector Pihak Ketiga yang Dinilai Bermasalah
Selama kegiatan, Wakapolri berinteraksi langsung dengan berbagai kelompok masyarakat, termasuk tokoh adat, pemuka agama, dan pelaku usaha lokal. Pertemuan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, harapan, serta berbagai tantangan yang mereka hadapi sehari-hari. Komjen Dedi mendengarkan dengan seksama, memberikan masukan, sekaligus menawarkan dukungan melalui program-program Polri yang berorientasi pada kesejahteraan. Pendekatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat, yang menilai kehadiran Polri sebagai bentuk perhatian nyata, bukan sekadar formalitas.
Pemberdayaan UMKM, baksos, dan bantuan pendidikan yang dilakukan di Papua bukan hanya sekali dilakukan. Wakapolri menegaskan bahwa kegiatan serupa akan menjadi agenda rutin sebagai bagian dari pendekatan humanis Polri. Polri ingin memastikan bahwa keamanan dan kesejahteraan berjalan beriringan, sehingga masyarakat tidak hanya merasa aman secara fisik, tetapi juga sejahtera secara ekonomi dan sosial.
“Kamtibmas itu bukan hanya patroli dan penegakan hukum. Kamtibmas juga tentang menyentuh hati masyarakat, membangun kepercayaan, dan hadir dalam kehidupan mereka. Itulah yang sedang kita lakukan di Papua,” jelasnya. Pernyataan ini menegaskan filosofi Polri yang menekankan pada pendekatan kemanusiaan dan pemberdayaan, serta upaya menghadirkan keamanan yang bersinergi dengan pembangunan masyarakat.
Rangkaian kegiatan ini juga mendapat sambutan hangat dari Kapolda Papua. Ia menyatakan bahwa kolaborasi antara Polri dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk UMKM, organisasi sosial, dan komunitas lokal, menjadi fondasi kuat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Selain itu, kegiatan ini memberi peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan, memperluas jaringan usaha, dan merasakan kehadiran negara secara langsung.
Kegiatan Wakapolri di Papua menyoroti pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam membangun Papua yang lebih maju dan sejahtera. Pendekatan berbasis pemberdayaan ekonomi, kesehatan, dan pendidikan menjadi strategi efektif untuk menumbuhkan rasa aman yang berkelanjutan. Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang peduli dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Di akhir kunjungan, Wakapolri menegaskan kembali komitmen Polri untuk terus melakukan kegiatan sosial, bakti kesehatan, dan pemberdayaan UMKM sebagai bagian dari program jangka panjang. Ia berharap langkah-langkah ini akan memperkuat rasa persatuan, meningkatkan kesejahteraan, dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Bagi masyarakat Papua, kehadiran Wakapolri bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata perhatian negara terhadap kehidupan mereka sehari-hari, sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi pembangunan daerahnya.
Baca Juga:
KAI Peduli Kesehatan: Usai Salat Jumat, Warga Purwokerto Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis dari KAI!
Dengan langkah-langkah humanis ini, Polri menunjukkan bahwa keamanan bukan hanya soal aparat berseragam di lapangan, melainkan juga soal keberpihakan terhadap kesejahteraan masyarakat, keberlanjutan ekonomi lokal, dan pendidikan generasi penerus. Di Papua, pesan ini tersampaikan jelas melalui senyum anak-anak yang menerima perlengkapan sekolah, semangat pelaku UMKM dalam memamerkan produk mereka, serta rasa aman dan nyaman masyarakat yang menyaksikan kehadiran negara hadir dengan cara yang hangat dan menyentuh hati.









