Menu

Mode Gelap

Berita · 11 Des 2025 16:56 WIB

Sopir Mobil MBG di Jakarta Utara Salah Injak Pedal, Puluhan Siswa SD Luka-luka


 Sopir Mobil MBG di Jakarta Utara Salah Injak Pedal, Puluhan Siswa SD Luka-luka Perbesar

PROLOGMEDIA – Pagi itu di sebuah sekolah dasar di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, suasana yang biasanya semarak dan penuh semangat justru berubah menjadi momen penuh kecemasan dan kekhawatiran. Waktu menunjukkan sekitar pukul 07.39 WIB ketika kejadian tragis yang tidak pernah terbayangkan oleh puluhan siswa dan guru sekolah tersebut terjadi. Para siswa SDN Kalibaru 01 Pagi tengah mengikuti kegiatan rutin di lapangan sekolah — momen pendidikan yang seharusnya tenang dan disiplin berubah menjadi kekacauan sesaat ketika sebuah mobil operasional yang membawa makanan tiba-tiba melaju ke dalam area kegiatan siswa.

 

Kendaraan yang dimaksud adalah mobil pengantar menu makanan bergizi gratis (MBG) yang biasanya berfungsi untuk mendistribusikan makanan sehat ke sejumlah sekolah. Namun pada pagi itu, mobil tersebut tidak berhenti di tujuan biasa. Tanpa diduga, mobil bernomor polisi B 2093 UIU itu melaju dengan kecepatan tidak biasa dan masuk ke dalam area lapangan sekolah. Deru mesin yang tiba-tiba memecah keheningan pagi itu langsung diikuti oleh teriakan dan kepanikan para siswa yang tengah berkumpul. Banyak yang terkejut, beberapa spontan lari mencari perlindungan, sementara yang lain hanya bisa terpaku melihat kejadian tak terduga itu terjadi di depan mata mereka.

 

Menurut keterangan awal dari sopir mobil tersebut, kecelakaan tragis ini bermula dari kesalahan saat mengoperasikan pedal kendaraan. Ketika hendak mengerem, sopir mengira telah menginjak pedal rem dengan kuat karena posisi sekolah yang berada di tanjakan, namun kenyataannya pedal yang tertekan justru adalah pedal gas. Akibatnya, mobil melaju lebih cepat dari yang diinginkan dan menerobos masuk melalui pagar sekolah, kemudian menabrak para siswa dan guru di lapangan. Pernyataan ini disampaikan sebagai keterangan sementara dari sopir ketika dikonfirmasi oleh pihak berwenang, meskipun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan fakta secara keseluruhan.

 

Dalam hitungan detik, apa yang seharusnya menjadi momen pembelajaran berubah menjadi adegan penuh kepanikan. Beberapa siswa yang berada di depan langsung terserempet, tubuh mereka terpental dan terjatuh. Ada pula yang terjepit sejenak karena tubuh kendaraan yang meluncur tanpa kendali. Suara jeritan siswa serta teriakan guru yang mencoba melindungi anak-anak menambah kecemasan situasi. Sejumlah guru segera berlari untuk mengevakuasi anak didik mereka dari jalur kendaraan yang tidak terkendali.

 

Seorang guru yang juga menjadi korban dalam kecelakaan ini terluka saat mencoba mengatur barisan siswa. Ia terkena benturan ringan dari bagian kendaraan dan terjatuh, namun segera dibantu oleh rekan-rekannya. Banyak siswa yang mengalami luka-luka karena terbentur, terjatuh, atau terjepit. Beberapa di antara mereka tampak kesakitan, memegang bagian tubuh yang terkena benturan, sementara yang lain hanya terlihat shock dan menangis ketakutan.

 

Korban dari insiden ini tidak sedikit. Berdasarkan keterangan pihak berwajib, total korban luka mencapai 20 orang, terdiri atas 19 siswa dan satu orang guru yang mengalami cedera akibat peristiwa tersebut. Dari jumlah itu, lima korban dilarikan ke Rumah Sakit Koja untuk mendapatkan perawatan medis intensif, sedangkan 14 lainnya dibawa ke RSUD Cilincing dan satu korban lagi ditangani di puskesmas setempat. Para tenaga medis dan petugas kesehatan segera sigap menangani para korban, membersihkan luka-luka, serta memastikan tidak ada cedera serius yang mengancam nyawa.

 

Baca Juga:
Hindari Mobil “Matel On”! Pedagang Bongkar Alasan, Ini Cara Aman Beli Mobil Bekas Impian

Begitu kejadian dilaporkan, aparat kepolisian dari Polsek Cilincing bersama tim dari Polda Metro Jaya langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Atas komando Kapolsek setempat, pemeriksaan terhadap sopir kendaraan dan kernet yang mendampingi dilakukan secara serius. Polisi juga memeriksa kondisi teknis kendaraan tersebut, termasuk sistem pengereman dan kemungkinan faktor lain yang bisa menjadi penyebab terjadinya kecelakaan. Selama pemeriksaan berlangsung, area sekolah menjadi saksi bisu dari proses pengambilan bukti dan keterangan saksi yang berusaha dihadirkan untuk memberikan gambaran lengkap soal peristiwa tragis di pagi hari itu.

 

Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa sopir telah diamankan oleh pihak kepolisian dan penyelidikan tengah berlanjut untuk mengungkap apakah benar insiden itu murni kesalahan teknis atau ada unsur kelalaian yang lebih serius. Penanganan kasus ini menjadi prioritas, terutama karena melibatkan banyak korban anak-anak yang masih di bawah umur dan sedang menjalani aktivitas pendidikan mereka.

 

Para orang tua siswa pun berduyun-duyun datang ke sekolah begitu mendengar kabar adanya kecelakaan yang menimpa anak-anak mereka. Wajah mereka tampak cemas dan tegang, menunggu informasi terkait kondisi buah hati mereka. Derai air mata tak bisa disembunyikan oleh beberapa orang tua ketika melihat anak mereka yang keluar dari mobil ambulans dengan luka dan perban di tubuh. Ada pula yang terus memegang dan menguatkan anaknya yang masih terlihat trauma. Situasi emosional ini menggambarkan betapa dalamnya kekhawatiran para orang tua terhadap keselamatan anak-anak mereka.

 

Kepala sekolah SDN Kalibaru 01 Pagi juga terlihat hadir di lokasi, memberikan dukungan sekaligus membantu proses identifikasi siswa yang mengalami kecelakaan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan rutin pagi hari selalu berjalan lancar tanpa hambatan, dan kejadian ini sungguh di luar dugaan. Bahkan, menurut pengakuannya, sebagian besar siswa tengah mengikuti kegiatan yang bersifat pembelajaran disiplin baris-berbaris ketika mobil itu menerobos masuk tanpa peringatan.

 

Pihak sekolah bersama dinas pendidikan kini tengah merencanakan langkah-langkah lanjutan untuk membantu pemulihan para siswa — baik secara fisik maupun psikologis. Trauma akibat pengalaman mendadak yang berbahaya seperti ini tentu tidak bisa diabaikan begitu saja, sehingga dukungan psikologis juga menjadi bagian dari upaya pemulihan siswa pascakejadian. Disamping itu, pihak sekolah juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengevaluasi keamanan akses kendaraan di lingkungan sekolah, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

 

Orang tua, guru, dan pihak sekolah berharap agar proses hukum yang berjalan dapat terang-benderang dan memberikan kepastian. Ketika keluarga kembali memikirkan cita-cita pendidikan dan keselamatan anak-anak mereka, kejadian ini menjadi pengingat betapa rentannya keselamatan di lingkungan pendidikan jika aspek-aspek keamanan tidak benar-benar diperhatikan secara serius.

 

Baca Juga:
Indonesia Mulai Menjajaki Pembangkit Listrik Berbasis AI untuk Dorong Efisiensi dan Transisi Energi

Para petugas medis terus bekerja dengan tekun merawat siswa-siswa yang masih dirawat di rumah sakit, dan sejumlah guru serta staf sekolah terus berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk memastikan bahwa investigasi berjalan transparan dan adil. Harapan bersama adalah agar semua pihak yang terdampak segera pulih — secara fisik dan emosional — serta agar kejadian seperti ini tidak perlu terulang lagi di masa depan.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Way Kanan Gelar Musrenbang Kecamatan Negeri Agung, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama

10 Februari 2026 - 20:24 WIB

Tindak Lanjut Arahan Presiden Prabowo, Pasar Km 02 Way Kanan Dibersihkan Lewat Kurve Gabungan

5 Februari 2026 - 14:08 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Way Kanan Salurkan Bansos untuk Warga Blambangan Umpu

31 Januari 2026 - 12:10 WIB

TMMD ke-127 Tahun 2026 di Cikeusal Fokus Infrastruktur, UMKM, dan Ketahanan Pangan

29 Januari 2026 - 20:28 WIB

Wakili Bupati, Kadis Sosial Resmikan Temu Karya Daerah Karang Taruna Way Kanan Tahun 2026

26 Januari 2026 - 16:10 WIB

Peringatan HAB Kemenag ke-80 di Serang, Bupati Soroti Tantangan Moral dan Era AI

3 Januari 2026 - 21:23 WIB

Trending di Berita