PROLOGMEDIA – Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan ngariung atau silaturahmi bersama Alumni Pondok Pesantren Modern Assa’adah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Sukamenak, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, pada Jumat malam, 12 Desember 2025. Suasana pertemuan berlangsung hangat, penuh keakraban, dan sarat dengan nilai kebersamaan antara kepolisian dan unsur masyarakat.
Silaturahmi ini digelar di areal Pemancingan Adaloba, sebuah lokasi yang dipilih untuk menciptakan suasana santai dan tidak kaku. Selama kurang lebih empat jam, Kapolres Serang bersama jajaran dan para alumni pesantren terlibat dalam obrolan ringan hingga diskusi serius terkait berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Interaksi tersebut berjalan alami, mencerminkan hubungan yang setara antara aparat kepolisian dan masyarakat sebagai mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Dalam sambutannya, AKBP Condro Sasongko menegaskan bahwa kegiatan ngariung semacam ini memiliki makna penting dalam memperkuat komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat terwujud hanya dengan peran kepolisian semata, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat komunikasi dan silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Sinergi seperti ini sangat penting agar kita bisa saling memahami peran masing-masing dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar,” ujar Condro Sasongko di hadapan para alumni pesantren.
Ia juga menyampaikan bahwa Alumni Pondok Pesantren Modern Assa’adah memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial masyarakat Kabupaten Serang. Latar belakang pesantren yang kuat dengan nilai-nilai moral dan keagamaan dinilai mampu menjadi penyejuk sekaligus penopang stabilitas sosial di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.
“Para alumni pesantren adalah mitra kami. Mereka memiliki pengaruh positif di lingkungan masing-masing, sehingga sangat membantu Polri dalam menjaga kamtibmas. Peran tokoh-tokoh alumni pesantren sangat kami harapkan, terutama dalam memberikan edukasi dan teladan kepada masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan ngariung tersebut diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung terbuka dan interaktif. Para alumni tidak segan menyampaikan berbagai pandangan, masukan, hingga keluhan terkait situasi keamanan, permasalahan sosial, serta tantangan yang dihadapi masyarakat di tingkat desa. Kapolres Serang pun merespons setiap pertanyaan dan masukan dengan sikap terbuka, disertai penjelasan yang mudah dipahami.
Menurut Condro Sasongko, dialog langsung seperti ini menjadi sarana penting bagi Polri untuk mengetahui kondisi riil di lapangan. Dengan mendengar langsung aspirasi masyarakat, kepolisian dapat melakukan evaluasi dan perbaikan dalam memberikan pelayanan yang lebih profesional, humanis, dan responsif.
Baca Juga:
Bosen Itu-Itu Mulu? Ini Nih Spot Liburan Anti-Mainstream yang Wajib Dicoba!
“Kami ingin mendengar langsung suara masyarakat. Kritik dan masukan sangat kami butuhkan agar Polri bisa terus berbenah dan memberikan pelayanan yang semakin baik. Keamanan adalah tanggung jawab bersama, sehingga komunikasi yang baik harus terus dibangun,” jelasnya.
Para alumni Pondok Pesantren Modern Assa’adah menyambut positif kegiatan silaturahmi tersebut. Mereka menilai kehadiran Kapolres Serang dan jajaran di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata kepedulian dan keterbukaan Polri. Hal ini dinilai mampu menumbuhkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Salah satu perwakilan alumni, Bahtiar Rifai, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kapolres Serang dalam menggelar kegiatan ngariung. Ia menegaskan bahwa para alumni siap berkolaborasi dengan kepolisian demi menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Silaturahmi seperti ini membuat kami merasa dekat dan dilibatkan. Kami siap mendukung tugas kepolisian serta berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kami masing-masing,” ungkap Bahtiar.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga hubungan baik antara Polri dan masyarakat semakin kuat. Menurutnya, kolaborasi antara aparat keamanan dan tokoh masyarakat, termasuk alumni pesantren, menjadi kunci dalam mencegah berbagai potensi gangguan keamanan sejak dini.
Menutup kegiatan tersebut, AKBP Condro Sasongko kembali menegaskan bahwa silaturahmi ini merupakan bagian dari komitmen Polres Serang untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus dijaga dan ditingkatkan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Serang.
“Semoga kegiatan ini menjadi jembatan komunikasi yang berkelanjutan. Dengan kebersamaan dan sinergi yang kuat, kita dapat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara bersama-sama,” tandas alumnus Akademi Kepolisian tahun 2005 itu.
Baca Juga:
Pemkot Tangerang Tetapkan Aturan Baru Masa Jabatan RT dan RW untuk Perkuat Tata Kelola Lingkungan
Kegiatan ngariung tersebut diakhiri dengan ramah tamah dan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan soliditas antara Polri dan Alumni Pondok Pesantren Modern Assa’adah. Turut mendampingi Kapolres Serang dalam kegiatan tersebut Kasatintelkam Polres Serang Iptu Saeful Sani serta Kapolsek Cikeusal Iptu Hairus Saleh, yang juga berbaur dan berdialog langsung dengan para peserta.









