PROLOGMEDIA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan komitmennya dalam penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan dengan menggelar Apel Kesiapan Keberangkatan Tim Bencana di Dermaga 106 Terminal Penumpang Nusantara Pura, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Selasa (16/12) malam. Kegiatan ini menjadi momen penting sebagai persiapan akhir sebelum pemberangkatan tim menuju Provinsi Aceh, wilayah yang baru-baru ini terdampak bencana.
Apel keberangkatan ini dipimpin langsung oleh Astamaops Kapolri, Komisaris Jenderal Polisi Fadil Imran. Dalam arahannya, Kapolri menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi situasi darurat serta membantu masyarakat yang terdampak bencana. “Setiap personel dan peralatan yang diberangkatkan harus siap, profesional, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Aceh,” ujar Komjen Pol Fadil Imran.
Hadir dalam apel tersebut, Kakorsabhara Baharkam Polri diwakili oleh Direktur Samapta, Brigjen Pol M. Ngajib, S.IK., yang memaparkan secara rinci mengenai kesiapan personel dan logistik. Total 250 personel telah dinyatakan siap diberangkatkan, terdiri dari 220 personel Korps Brimob Polri yang memiliki kemampuan khusus dalam operasi tanggap darurat, serta 30 personel dari Bidokkes Polri yang akan menangani pelayanan kesehatan darurat.
Brigjen Pol M. Ngajib menegaskan bahwa seluruh personel telah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan, kesiapan mental, dan pelatihan operasional untuk memastikan kemampuan mereka dalam menghadapi kondisi bencana yang dinamis. “Kami memastikan setiap personel tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan profesionalisme untuk memberikan bantuan secara optimal,” ujarnya.
Selain personel, Polri juga menyiapkan dukungan logistik yang lengkap untuk mendukung misi kemanusiaan ini. Dari Korps Brimob, sejumlah kendaraan dan peralatan vital disiapkan, antara lain 1 unit kendaraan double cabin Maung, 1 unit truk PS, 1 unit Randurlap Utama Hino, 1 unit Randurlap Genset Hino, 2 unit Randurlap Hilux, serta 1 unit water treatment atau penyuling air portable. Semua perlengkapan ini telah melalui pengecekan akhir untuk memastikan siap digunakan di lapangan. “Logistik yang kami bawa sangat penting, terutama untuk kebutuhan air bersih, komunikasi, dan mobilitas di daerah terdampak bencana,” tambah Brigjen Ngajib.
Apel kesiapan ini juga dihadiri oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polri, di antaranya Kabaharkam Polri Komjen Karyoto, Kakorsabhara yang diwakili oleh Dirsamapta, Kakorpolairud, Dankorbrimob, Kadiv Humas Polri, Kapusdokkes Polri, Waastamaops Kapolri, Waastamarena Kapolri, serta perwakilan dari Wakabaintelkam, Kapuskeu, Karokerma Stamaops, Karobinopsnal, Karopsi SSDM, dan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok. Kehadiran para pejabat tinggi ini menegaskan pentingnya misi kemanusiaan yang dijalankan oleh Polri sebagai bagian dari tugas pelayanan kepada masyarakat.
Tidak hanya dihadiri pejabat internal Polri, apel ini juga diikuti oleh pihak eksternal, termasuk jajaran direksi PT Pelni dan PT Pelindo. Direktur Utama PT Pelni, Ibu Tri Andayani, bersama Direktur Komersial PT Pelindo, Bapak Drajat Sulistio, hadir untuk memastikan kesiapan kapal yang akan digunakan dalam pengiriman tim dan logistik ke Aceh. Kapten dan chief engineer kapal Pelni yang akan digunakan juga turut hadir untuk meninjau kesiapan kapal, memastikan segala aspek navigasi dan keamanan transportasi terpenuhi.
Baca Juga:
Indonesia Punya Pesona, Negara Tetangga Punya Strategi: Tantangan Pariwisata RI di Tengah Gencarnya Promosi ASEAN
Keberangkatan Tim Bencana Polri ini menjadi wujud nyata komitmen institusi kepolisian dalam hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat. Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga aktif memberikan pertolongan kemanusiaan dan menangani dampak bencana secara profesional. Personel Brimob dan Bidokkes Polri yang dikerahkan memiliki keahlian khusus, mulai dari penanganan medis darurat, evakuasi korban, distribusi logistik, hingga pemulihan infrastruktur dasar yang terdampak bencana.
Selain itu, keberangkatan ini juga menjadi bukti sinergi antara Polri dan pihak swasta, seperti PT Pelni dan PT Pelindo, dalam mendukung kegiatan kemanusiaan. Sinergi ini menjadi contoh kolaborasi strategis antara pemerintah dan perusahaan pelayaran nasional untuk mempercepat bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.
Dalam apel tersebut, semangat dan kesiapan personel Polri sangat terlihat. Mereka tampak disiplin dan profesional, siap melaksanakan tugas kemanusiaan dengan penuh tanggung jawab. Beberapa personel terlihat memeriksa kembali perlengkapan mereka, memastikan semua dokumen, peralatan medis, dan kendaraan siap digunakan. Pemandangan ini menunjukkan dedikasi tinggi Polri dalam menghadapi tantangan kemanusiaan di lapangan.
Kehadiran Tim Bencana Polri di Aceh diharapkan dapat memberikan bantuan cepat, tepat, dan menyeluruh kepada masyarakat terdampak. Tim ini tidak hanya bertugas dalam penanganan awal bencana, tetapi juga memberikan edukasi dan dukungan jangka pendek untuk membantu pemulihan masyarakat. Polri berharap kehadiran mereka dapat meringankan beban masyarakat, sekaligus memastikan kondisi di wilayah terdampak dapat kembali stabil secepat mungkin.
Komitmen Polri dalam misi kemanusiaan ini sejalan dengan visi institusi untuk selalu “Siap, Terlihat, dan Bermanfaat bagi Masyarakat.” Kehadiran personel Brimob dan Bidokkes di lapangan bukan hanya simbol kesiapsiagaan, tetapi juga wujud nyata kepedulian Polri terhadap sesama. Brigjen Pol Ngajib menambahkan, “Kami akan selalu hadir di mana pun masyarakat membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat dan bencana. Tugas kemanusiaan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan sepenuh hati.”
Setelah apel selesai, seluruh personel dan logistik langsung diberangkatkan menuju Aceh menggunakan kapal Pelni, yang dipastikan telah melalui pengecekan teknis dan keamanan. Proses pemberangkatan ini dilakukan secara tertib dan terorganisir, menunjukkan profesionalisme Polri dalam menjalankan operasi kemanusiaan.
Baca Juga:
Kobarkan Semangat Pahlawan: Kapolresta Tangerang dan Forkopimda Gelar Upacara Khidmat di TMP Raden Arya Wangsakara!
Dengan keberangkatan ini, Polri menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang tanggap terhadap setiap bencana. Tim Bencana Polri siap memberikan kontribusi maksimal, mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan pemulihan masyarakat di Aceh. Misi kemanusiaan ini diharapkan dapat menjadi teladan bagi instansi lain dalam penanganan bencana, serta memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat.









