Menu

Mode Gelap

Blog · 9 Sep 2025 01:19 WIB

Kunci Pertumbuhan yang Optimal pada Pakan Ternak Domba


 Kunci Pertumbuhan yang Optimal pada Pakan Ternak Domba Perbesar

Beternak domba bukan hanya soal merawat kandang atau menjaga kebersihan, tapi juga bagaimana kita memberikan pakan terbaik domba agar tumbuh sehat, cepat gemuk, dan produktif. Sama seperti manusia, domba juga butuh asupan bergizi seimbang agar tubuhnya kuat, bulunya lebat, dan terhindar dari penyakit.

Bagi para peternak, pakan adalah investasi terbesar. Dari kualitas pakanlah akan terlihat hasil: apakah domba akan tumbuh gemuk, menghasilkan daging yang banyak, atau malah kurus dan rentan sakit. Memberi pakan ternak domba asal-asalan hanya akan membuat waktu dan tenaga terbuang percuma.

Domba yang mendapat pakan sehat biasanya:
✅ Nafsu makan lebih baik
✅ Pertumbuhan lebih cepat
✅ Tubuh lebih tahan penyakit
✅ Siap dijual dengan harga tinggi

Jenis-Jenis Pakan untuk Domba

  1. Pakan Hijauan
    Inilah makanan utama domba. Rumput gajah, rumput odot, daun lamtoro, dan leguminosa jadi favorit. Hijauan ini kaya serat, bagus untuk pencernaan, dan membuat domba selalu aktif.
  2. Pakan Konsentrat
    Pakan tambahan yang berfungsi mempercepat penggemukan. Biasanya berupa campuran dedak padi, jagung giling, bungkil kedelai, atau ampas tahu kering.
  3. Pakan Fermentasi
    Pakan hasil olahan seperti silase jagung atau fermentasi jerami. Kandungan nutrisinya lebih tinggi dan daya simpannya lama. Cocok untuk musim kemarau ketika hijauan sulit didapat.
  4. Pakan Tambahan (Suplemen)
    Mineral mix, garam, dan vitamin penting untuk melengkapi nutrisi agar domba tetap sehat.

Tips Memberi Pakan Domba dengan Tepat

Merawat domba bukan sekadar pekerjaan, tapi juga sebuah kepedulian. Dengan memberi pakan yang tepat, kita tidak hanya menjaga keberlangsungan ternak, tapi juga ikut menjaga rezeki yang telah dititipkan Tuhan. Ingat, domba yang sehat adalah cermin dari hati peternaknya yang tulus dan penuh kasih.

Memberi pakan domba dengan tepat sangat penting untuk kesehatan dan pertumbuhannya. Kita harus memahami kebutuhan nutrisi domba yang meliputi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral, sehingga pakan yang diberikan memenuhi semua komponen tersebut.

Pilihlah pakan yang berkualitas, segar, dan bebas dari jamur, karena pakan berkualitas tinggi mendukung kesehatan optimal. Variasikan pakan dengan memberikan rumput segar, jerami, dan pakan komersial untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan menjaga minat makan domba. Sesuaikan jumlah pakan dengan berat badan dan usia domba, umumnya sekitar 2-3% dari berat badan mereka setiap hari.

Pastikan untuk memberikan pakan pada waktu yang sama setiap hari untuk membangun rutinitas, serta sediakan air bersih yang cukup, karena air berperan penting dalam proses pencernaan. Amati perilaku dan kondisi fisik domba; jika ada yang tampak tidak sehat atau tidak nafsu makan, segera konsultasikan dengan dokter hewan.

  • Seimbang antara hijauan dan konsentrat: jangan hanya salah satunya.
  • Jadwal teratur: biasanya 2–3 kali sehari agar domba tidak kelaparan.
  • Air minum selalu tersedia: meskipun banyak orang lupa, air bersih sangat penting untuk metabolisme.
  • Pakan berkualitas: hindari pakan yang sudah busuk atau berjamur.

Resep Pakan Fermentasi Praktis untuk Domba

Banyak peternak merasa kesulitan saat musim kemarau tiba. Rumput mulai mengering, hijauan sulit dicari, dan domba seringkali kelaparan. Tidak hanya itu, penyedian pakan rumput hijau memerlukan tenaga, waktu dan effort yang cukup besar. Peternak dituntut untuk selalu sehat dan meluangkan waktu untuk ngarit setiap harinya.

Namun, jangan khawatir—pakan fermentasi (silase) bisa jadi solusi. Selain murah, cara membuatnya pun tidak rumit. Pakan alternatif ini juga bisa menjadi nutrisi tambahan yang bisa bertahan cukup lama. Berikut adalah bahan dan cara membuat silase.

Bahan-bahan:

Baca Juga:
Gelombang PHK Terjang Industri Ban Citeureup: Masa Depan Pekerja di Ujung Tanduk
  • Jerami padi atau rumput kering secukupnya
  • Dedak halus (10–15% dari total bahan)
  • Molases (tetes tebu) atau gula merah cair (2–3%)
  • EM4 atau ragi tape sebagai starter fermentasi
  • Air secukupnya

Cara Membuat:

  1. Cacah jerami atau rumput kering menjadi potongan kecil.
  2. Campurkan dengan dedak, molases/gula cair, dan EM4.
  3. Siram sedikit air, aduk rata hingga lembap (tidak terlalu basah).
  4. Masukkan ke dalam drum atau plastik besar, padatkan agar tidak ada udara.
  5. Tutup rapat dan biarkan selama 7–14 hari.

Setelah jadi, pakan fermentasi ini beraroma harum manis, teksturnya lembut, dan sangat disukai domba. Hasilnya? Domba lebih cepat gemuk, sehat, dan kandang tidak bau.

Pakan untuk Breeding dan Fattening Domba

Dalam peternakan domba, tujuan pemberian pakan akan berbeda tergantung apakah domba dipelihara untuk breeding (pembiakan) atau untuk fattening (penggemukan). Kesalahan dalam pemberian pakan ternak domba bisa berdampak pada kesehatan, produktivitas, hingga keuntungan peternak.

Tujuan utama dari breeding adalah menjaga kesehatan reproduksi induk betina dan pejantan, memastikan keberhasilan kawin, kebuntingan, kelahiran, hingga pertumbuhan anak. Sedangkan fattening (Penggemukan) fokus pada peningkatan bobot badan dalam waktu singkat agar domba cepat siap dipasarkan dengan harga yang lebih tinggi.

Komposisi nutrisi pakan untuk breeding membutuhkan protein sedang (**12–14%**) untuk mendukung reproduksi. Selain itu mineral & vitamin lengkap penting untuk kesuburan dan kesehatan rahim. Hijauan segar berkualitas tinggi juga dibutuhkan untuk menjaga sistem pencernaan tetap sehat. Asupan energi yang cukup dibutuhkan agar induk tidak kegemukan. Berikan pakan 2–3 kali sehari dengan porsi seimbang antara hijauan dan konsentrat. Jika perlu, tambahkan garam jilat atau mineral mix untuk menambah nafsu makan.

Adapun untuk program fattening, dibutuhkan asupan protein lebih tinggi (**14–16%**) untuk mempercepat pertumbuhan otot dan daging. Konsentrat dianjurkan lebih dominan (jagung giling, dedak halus, bungkil kedelai, ampas tahu). Selain itu, energi tinggi untuk mendorong kenaikan bobot badan lebih cepat. Hijauan tetap diberikan, tapi porsinya lebih sedikit dibanding konsentrat. Pakan diberikan cukup 2 kali sehari dengan porsi besar dan tambahan konsentrat hingga 60–70%. Pakan fermentasi (silase, jerami fermentasi) sering dipakai untuk mempercepat penggemukan.

Filosofi di Balik Memberi Pakan Domba

Memberi makan domba bukan sekadar rutinitas pagi dan sore. Di balik setiap genggam rumput yang kita berikan, tersimpan doa, harapan, dan cinta. Domba yang sehat adalah sahabat setia peternak. Mereka tumbuh, berkembang, dan pada waktunya menjadi sumber rezeki yang halal.

Bayangkan, ketika seekor domba tumbuh besar dengan bulu yang bersih dan tubuh yang gagah, itu adalah hasil dari kesabaran tangan peternaknya. Sama seperti seorang ayah yang merawat anaknya, peternak pun menaruh cinta di setiap suapan pakan. ❤️

Peternak domba adalah pahlawan pangan yang sering terlupakan. Dari keringat mereka, lahirlah daging sehat yang kita nikmati di meja makan. Dari tangan mereka, ada keberkahan yang terus mengalir.

Baca Juga:
Dua ASN Disdik Bogor Diberhentikan Usai Video Perselingkuhan Viral

Semoga dengan perawatan dan pakan terbaik, ternak-ternak kita tidak hanya sehat, tetapi juga membawa kebahagiaan. Karena sesungguhnya, beternak domba bukan hanya tentang keuntungan, melainkan tentang merawat kehidupan.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Serang Terima Penghargaan Nasional APDESI di Rakernas 2026

16 Februari 2026 - 13:33 WIB

Forum TBM Way Kanan Luncurkan Buku Antologi Kisah Rakyat dan Budaya Lokal

17 Januari 2026 - 19:40 WIB

Ancaman Spesies Asing Invasif Menggerus Ekosistem Baluran dan Ujung Kulon

3 Januari 2026 - 18:51 WIB

Peringati Hari Ibu, MY ACADEMY Perkuat Peran Ibu sebagai Entrepreneur Modern

24 Desember 2025 - 08:46 WIB

7 Sisa Bahan Makanan yang Bisa Diubah Jadi Kompos Bergizi untuk Tanaman

23 Desember 2025 - 14:56 WIB

Tips Aman Berkendara ke Puncak saat Libur Nataru, Hindari Mobil Mundur di Tanjakan

23 Desember 2025 - 00:59 WIB

Trending di Blog