PROLOGMEDIA – Tahu merupakan salah satu bahan makanan yang tak pernah absen dalam dapur rumah tangga. Bukan hanya karena rasanya yang netral dan mudah diolah menjadi beragam masakan, tetapi juga karena kandungan nutrisinya yang tinggi serta teksturnya yang fleksibel untuk hampir semua hidangan. Namun di balik segala kelebihannya, tahu memiliki satu kelemahan: masa simpan yang relatif singkat. Ketika tidak disimpan dengan benar, tahu mudah berubah rasa, tekstur, bahkan bisa cepat basi. Bagi banyak orang yang sering kali membeli tahu dalam jumlah banyak sekaligus agar tidak sering-sering belanja, memahami cara menyimpan tahu agar tetap segar di lemari es menjadi hal yang sangat penting.
Pertama-tama, kunci utama agar tahu tetap tahan lama adalah dengan memperhatikan kondisi tahu saat dibeli dan sebelum disimpan. Pilihlah tahu yang masih segar, dengan ciri warna putih bersih dan tekstur yang kenyal saat disentuh tanpa bau anyir yang kuat. Memastikan tahu dalam kondisi prima saat dibeli akan sangat membantu proses penyimpanan selanjutnya.
Setelah dibawa pulang dari pasar atau toko, jangan langsung memasukkan tahu ke dalam kulkas tanpa melakukan persiapan. Penting untuk membersihkan tahu terlebih dahulu dari sisa air kemasan atau kotoran lain yang mungkin menempel di permukaannya. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kemungkinan bakteri berkembang di permukaan tahu yang masih basah. Membersihkan tahu sebelum dimasukkan ke wadah penyimpanan dapat memperlambat laju pembusukan.
Berikutnya adalah menggunakan wadah penyimpanan yang tepat. Wadah yang bersih, kedap udara, dan bersegel baik akan membatasi kontak tahu dengan udara luar, sehingga memperlambat proses oksidasi dan menghambat pertumbuhan bakteri yang dapat menyebabkan tahu cepat basi. Wadah kedap udara juga menjaga agar bau dari bahan makanan lain di kulkas tidak terserap oleh tahu, yang tentu dapat mempengaruhi rasa ketika akan diolah.
Untuk tahu yang dikemas dalam air, seperti tahu putih klasik yang sering kita temukan di pasar tradisional, ada teknik khusus yang bisa membuatnya tetap segar lebih lama. Setelah tahu dibersihkan, letakkan tahu di dalam wadah berisi air bersih yang cukup banyak hingga seluruh permukaannya terendam. Kondisi tahu yang terendam air membantu menjaga kelembapan dan tekstur tahu tetap kenyal, serta meminimalkan paparan langsung dengan udara dingin kulkas yang bisa membuat tahu cepat kering atau berubah tekstur. Namun, air dalam wadah ini bukan air yang bisa dibiarkan begitu saja — air harus diganti setiap hari. Mengganti air secara rutin adalah langkah penting agar bakteri yang mungkin berkembang di dalam air tidak menjalar ke tahu, sehingga membantu tahu tetap segar selama beberapa hari.
Metode perendaman tahu dalam air ini bisa membuat tahu bertahan lama di dalam kulkas — umumnya hingga satu minggu atau lebih, selama perawatan air dilakukan dengan benar. Bila air dibiarkan dan tidak diganti, air akan menjadi keruh dan berbau, yang justru menjadi media bagi pertumbuhan bakteri sehingga tahu cepat rusak.
Baca Juga:
Percepatan Pembangunan Tol Trans Sumatera: Ruas Betung–Tempino–Jambi Tambah 62,4 Km
Selain menyimpan dengan air, ada pula cara menyimpan tahu tanpa air yang juga layak dipertimbangkan, terutama jika tahu akan langsung dimasak dalam beberapa hari ke depan. Untuk tahu yang disimpan tanpa air, langkah awalnya adalah mengeringkan permukaan tahu dengan kertas tisu dapur untuk menghilangkan kelembapan berlebih. Setelah kering, tahu bisa langsung diletakkan di dalam wadah kedap udara dan disimpan di kulkas. Meskipun metode ini tidak seoptimal penyimpanan dengan air dalam hal durasi kesegaran, tetap bisa menjaga tahu agar tidak cepat basi dalam jangka waktu yang wajar.
Tidak hanya tahu mentah saja yang perlu diperhatikan cara penyimpanannya. Tahu yang sudah dimasak pun memiliki aturan tersendiri untuk penyimpanan. Tahu hasil olahan, misalnya tahu goreng, tahu bacem, atau tahu kukus, tetap bisa dimasukkan ke dalam kulkas setelah benar-benar mencapai suhu ruang. Jangan simpan tahu yang masih panas atau hangat karena this dapat menyebabkan kondensasi di dalam wadah, yang justru mempercepat pertumbuhan bakteri. Setelah dingin, pindahkan tahu masak ke wadah yang rapat dan bersih, kemudian simpan di kulkas pada suhu sekitar 2–4°C. Dengan cara yang benar, tahu yang sudah dimasak tetap layak dikonsumsi hingga sekitar lima hari. Namun selalu pastikan tidak ada perubahan bau, warna, atau tekstur; jika tahu mulai berbau asam atau terasa berlendir, ini pertanda tahu sudah rusak dan sebaiknya dibuang untuk menghindari risiko kesehatan.
Banyak orang juga bertanya mengenai teknik-teknik lain yang bisa memperpanjang umur simpan tahu di kulkas. Beberapa tips tambahan menyarankan agar tahu diletakkan di bagian kulkas yang suhunya paling stabil, seperti di rak tengah, dan tidak diletakkan di pintu kulkas yang suhunya sering berubah setiap kali membuka kulkas. Suhu yang lebih konsisten membantu menghindari fluktuasi dingin yang bisa mempengaruhi kesegaran tahu.
Selain itu, ada pula yang memilih menyimpan tahu dengan cara menggunakan kertas atau tisu dapur di sekelilingnya di dalam wadah kedap udara. Metode ini berfungsi menyerap kelembapan berlebih dan membantu menjaga tahu agar tidak cepat berlendir. Meskipun cara ini kurang umum digunakan dibandingkan dengan merendam tahu dalam air, metode ini bisa jadi pilihan jika wadah yang tersedia tidak cukup untuk penuh air atau jika ingin tahu tekstur yang sedikit lebih kering.
Dalam praktik sehari-hari, sering kali orang juga menerapkan kombinasi cara-cara di atas berdasarkan kebutuhan penggunaan tahu. Misalnya, tahu yang akan digunakan dalam waktu dekat mungkin cukup disimpan tanpa air dalam wadah kedap udara, sedangkan tahu yang disimpan untuk penggunaan beberapa hari kemudian lebih baik direndam dan diganti airnya secara rutin.
Baca Juga:
Pemprov Banten dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja Lewat Paritrana Award 2024
Akhirnya, menyimpan tahu dengan benar bukan hanya soal teknik semata, tetapi juga tentang kebiasaan memperhatikan kondisi tahu setiap hari. Mengecek bau, tekstur, dan warna tahu sebelum menggunakannya adalah langkah sederhana namun penting agar tahu yang kita konsumsi benar-benar layak dan aman. Dengan menerapkan langkah-langkah di atas secara konsisten, setiap orang bisa menikmati tahu yang tetap segar, nikmat, dan tidak cepat basi — sekalipun disimpan di dalam kulkas untuk beberapa hari ke depan.









