Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 17 Des 2025 20:20 WIB

Gratis Tanpa Biaya, Ini Daftar Perawatan Gigi yang Bisa Dinikmati Peserta BPJS Kesehatan


 Gratis Tanpa Biaya, Ini Daftar Perawatan Gigi yang Bisa Dinikmati Peserta BPJS Kesehatan Perbesar

PROLOGMEDIA – Banyak masyarakat seringkali mengabaikan kesehatan gigi dan mulut karena kekhawatiran soal biaya. Tidak sedikit yang menunda pemeriksaan rutin di dokter gigi karena merasa biaya perawatan terlalu mahal. Padahal, gigi yang sehat adalah bagian penting dari kesehatan tubuh secara menyeluruh. Masalah gigi yang dibiarkan dapat berdampak pada nutrisi, kualitas hidup, bahkan risiko penyakit lain. Kondisi ini kemudian mendorong pentingnya pemahaman masyarakat tentang layanan kesehatan yang sebenarnya tersedia untuk mereka — terutama layanan yang dapat diakses tanpa biaya tambahan melalui program BPJS Kesehatan.

 

BPJS Kesehatan merupakan program jaminan kesehatan nasional yang dirancang untuk memberikan akses layanan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia. Tidak hanya sebatas pengobatan penyakit umum, BPJS juga memberi jaminan untuk sejumlah perawatan gigi dasar dan penting. Dengan memiliki kartu BPJS yang aktif, peserta bisa memanfaatkan berbagai layanan tersebut tanpa harus mengeluarkan biaya besar sendiri. Ada tujuh jenis perawatan gigi yang secara khusus “gratis” atau ditanggung oleh BPJS Kesehatan selama memenuhi syarat dan prosedur medis yang berlaku.

 

Pertama, layanan penanganan infeksi gigi menjadi salah satu bentuk perawatan dasar yang ditanggung. Infeksi gigi dapat muncul dari karies yang tak tertangani, abses, atau kondisi lain yang menyebabkan nyeri dan pembengkakan. Untuk mengatasinya, dokter gigi biasanya memberikan perawatan awal berupa premedikasi, yakni pemberian obat analgesik (pereda nyeri) dan antibiotik untuk mengatasi rasa sakit serta infeksi yang terjadi. Langkah ini penting untuk meredakan gejala dan mempersiapkan perawatan lanjutan jika diperlukan, tanpa beban biaya bagi peserta BPJS.

 

Kedua adalah tambal gigi atau penutupan lubang pada gigi yang disebabkan oleh kerusakan atau karies. Tambal gigi ini berguna untuk mengembalikan fungsi gigi dalam mengunyah dan mencegah kerusakan yang lebih parah. Perlu dicatat bahwa layanan ini hanya ditanggung jika dilakukan atas indikasi medis dan melalui rujukan dari dokter gigi, bukan sekadar permintaan estetika. Tambal gigi yang dilakukan tanpa alasan medis, seperti hanya untuk memperbaiki penampilan gigi, biasanya tidak dicover oleh BPJS.

 

Jenis perawatan ketiga adalah pembersihan karang gigi atau scaling. Pembersihan ini dilakukan untuk menghilangkan plak dan karang gigi yang menumpuk di permukaan gigi dan garis gusi. Jika tidak dibersihkan, karang gigi dapat menyebabkan iritasi jaringan gusi, radang, dan akhirnya penyakit periodontal yang serius. Dengan BPJS, peserta bisa mendapatkan layanan scaling dengan gratis selama terdapat indikasi medis, seperti gusi bengkak atau tanda-tanda radang gusi. Tindakan ini tidak ditanggung jika dilakukan hanya atas dasar keinginan pribadi tanpa alasan medis.

 

Selanjutnya, BPJS Kesehatan juga menanggung layanan pemasangan gigi palsu atau protesa gigi. Ini sangat membantu bagi peserta yang kehilangan satu atau beberapa gigi karena usia, kecelakaan, atau kondisi medis lainnya. Pemasangan gigi palsu bertujuan mengembalikan fungsi mengunyah, menjaga bentuk rahang, serta meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan diri pasien. Walaupun layanan ini memiliki batasan tertentu — seperti jumlah gigi yang diganti dan frekuensi pemasangan dalam periode tertentu — peserta tetap mendapatkan subsidi yang signifikan dari BPJS sehingga beban biaya sendiri menjadi sangat ringan atau nyaris tidak terasa.

Baca Juga:
Pemkab Serang Tegaskan Larangan Petasan dan Kembang Api Jelang Tahun Baru

 

Kelima, tindakan pencabutan gigi sulung, yaitu gigi susu pada anak-anak, juga ditanggung. Mencabut gigi sulung yang bermasalah perlu dilakukan untuk memberi ruang bagi pertumbuhan gigi permanen yang sehat. Jika gigi sulung dibiarkan bermasalah, kondisi ini bisa memicu gangguan susunan gigi permanen sehingga menyebabkan masalah lebih kompleks di kemudian hari. Melalui BPJS, prosedur ini dapat dilakukan tanpa biaya tambahan selama mengikuti prosedur medis yang benar.

 

Begitu pula dengan pencabutan gigi permanen. Gigi permanen yang sudah rusak parah, tidak dapat diselamatkan, atau menyebabkan rasa nyeri ekstrem sering kali harus dicabut demi mencegah infeksi yang lebih luas. Dalam situasi seperti itu, BPJS Kesehatan menanggung biaya pencabutan, termasuk pemberian anestesi lokal untuk mengurangi nyeri. Namun, layanan ini berlaku untuk kondisi tanpa penyulit yang kompleks, sesuai dengan standar medis.

 

Jenis perawatan ketujuh yang tercakup adalah obat-obatan pasca-ekstraksi atau setelah pencabutan gigi. Setelah gigi dicabut, tubuh masih memerlukan waktu untuk sembuh dan biasanya dokter akan memberikan obat-obatan untuk mencegah infeksi, meredakan nyeri, serta mempercepat proses penyembuhan. Obat-obatan ini termasuk dalam layanan yang ditanggung BPJS, sehingga pasien tidak perlu mengeluarkan uang ekstra lagi.

 

Singkatnya, layanan perawatan gigi yang ditanggung BPJS Kesehatan mencakup kombinasi layanan preventif, kuratif, dan rehabilitatif — semua bertujuan untuk menjaga kesehatan mulut peserta tanpa membebani biaya. Namun, penting untuk diingat bahwa layanan gratis ini hanya diberikan bila peserta telah terdaftar dan aktif dalam program BPJS Kesehatan, serta mengikuti prosedur yang ditetapkan, termasuk kunjungan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (seperti puskesmas atau klinik gigi mitra BPJS) untuk pemeriksaan awal dan rujukan jika diperlukan.

 

Meski begitu, manfaat ini bukan berarti semua tindakan gigi ditanggung. Layanan estetika seperti pemasangan behel gigi, veneer, implan estetika, atau pemutihan gigi umumnya tidak termasuk dalam tanggungan BPJS, karena dianggap sebagai prosedur kosmetik. Peserta yang ingin mendapatkan perawatan jenis ini biasanya perlu membayar sendiri atau mencari asuransi kesehatan tambahan di luar BPJS.

 

Baca Juga:
Di Balik Program Makan Bergizi: Nasib Peternak Ayam Rakyat Makin Memprihatinkan!

Pemahaman tentang layanan yang ditanggung ini sangat penting agar setiap peserta dapat memanfaatkan haknya secara maksimal. Dengan mengetahui apa saja layanan yang tersedia, kapan harus ke dokter gigi, serta bagaimana prosedurnya, masyarakat bisa lebih proaktif menjaga kesehatan mulut mereka tanpa harus cemas soal biaya. Di tengah tingginya biaya perawatan kesehatan gigi di luar fasilitas BPJS, program ini menjadi salah satu bentuk perlindungan sosial yang nyata dan berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Respons Cepat Pemkab Serang, Sartini Warga Petir Dapat Bantuan dan Penanganan Medis

27 Januari 2026 - 12:15 WIB

Latihan Beban Bukan Sekadar Otot: Rahasia Tubuh Sehat dan Kuat bagi Wanita

2 Januari 2026 - 17:41 WIB

Deretan Makanan Kaya Vitamin B12 yang Penting untuk Energi, Saraf, dan Kesehatan Tubuh

1 Januari 2026 - 01:35 WIB

6 Latihan Upper Body Efektif untuk Membentuk Tubuh Kuat dan Proporsional

1 Januari 2026 - 01:26 WIB

Gaya Makan Sehat Milenial: Tren, Tips, dan Langkah Awal Menuju Hidup Lebih Fit

26 Desember 2025 - 19:55 WIB

8 Jenis Karbohidrat Tinggi Kalori yang Sebaiknya Dihindari Saat Diet

26 Desember 2025 - 19:32 WIB

Trending di Kesehatan