PROLOGMEDIA – Kurma Ajwa bukan sekadar buah biasa yang banyak diburu masyarakat saat Ramadan tiba. Di kala bulan suci menyapa, hampir di setiap pasar tradisional dan pusat perbelanjaan, keberadaannya seolah menjadi primadona baru yang tak pernah sepi dari perhatian. Aroma manisnya yang khas dan teksturnya yang lembut membuat siapa pun yang mencicipinya langsung jatuh hati — ditambah lagi fakta bahwa kurma ini dikenal dengan sebutan “kurma nabi”, yang menambah daya tariknya di kalangan muslim. Ketika berbicara mengenai kurma ajwa, bukan hanya soal rasanya yang menggugah, melainkan juga sejuta manfaat yang terkandung di dalamnya, menjadikannya buah yang patut mendapatkan perhatian lebih dari masyarakat luas.
Kurma ajwa secara geografis tumbuh subur di wilayah yang dikenal dengan iklim gurun dan semi-gurun, seperti di wilayah Timur Tengah, Afrika, India, Pakistan, serta sebagian Eropa Selatan dan Amerika Selatan. Kondisi iklim dan tanah yang ekstrem ini justru menghasilkan buah yang penuh nutrisi, menjadikan kurma ajwa bukan sekadar buah kering biasa, melainkan sumber energi alami yang kaya manfaat.
Rasa manis legit yang pertama kali terasa di lidah menjelaskan mengapa kurma ajwa begitu disukai. Rasa manis itu berasal dari kandungan gula alaminya — termasuk sukrosa, fruktosa, dan glukosa — yang sekaligus menopang tubuh dengan energi instan namun tetap sehat. Dalam setiap 100 gram kurma ajwa terdapat sekitar 275 kalori dan tidak kurang dari 65 gram gula alami. Jumlah ini dilengkapi oleh komponen nutrisi lain seperti karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin A, B, C, tembaga, dan kalium yang turut memperkaya manfaat buah ini bagi tubuh.
Apa yang membuat kurma ajwa begitu istimewa juga karena kandungan antioksidannya yang tinggi. Antioksidan seperti polifenol dan antosianin dalam kurma ajwa bahkan lebih tinggi dibandingkan buah kering lainnya. Senyawa inilah yang kemudian berperan penting dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk kemampuan untuk melawan radikal bebas serta meredakan peradangan. Bahkan, kandungan polifenol dalam kurma ajwa mencapai angka yang jauh lebih tinggi dibandingkan kurma jenis lain — sebuah fakta yang menunjukkan betapa kuatnya kandungan nutrisi di balik kulit halus buah ini.
Beragam nutrisi dan antioksidan tersebut kemudian memberikan sederet manfaat kesehatan yang tidak boleh diabaikan oleh siapa pun yang peduli pada pola hidup sehat. Salah satu manfaat yang paling dirasakan oleh banyak orang adalah kemampuan kurma ajwa untuk membantu mengatasi sembelit. Perubahan pola makan yang sering terjadi selama puasa Ramadan kerap menyebabkan gangguan pada pencernaan, termasuk sembelit. Di sinilah serat alami dari kurma ajwa berperan, membantu melancarkan pergerakan usus dan mendorong pertumbuhan bakteri baik di dalam sistem pencernaan. Untuk hasil yang lebih maksimal, konsumsi kurma ajwa bisa dikombinasikan dengan buah dan sayuran tinggi serat lainnya seperti apel, pisang, brokoli, atau ubi.
Selain memperlancar pencernaan, kurma ajwa juga menjadi sumber energi yang sangat baik. Tingginya kandungan gula alami dan kalorinya memberikan suntikan energi cepat tanpa membuat tubuh merasa berat. Hal ini sangat membantu terutama bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa; energi tubuh tetap terjaga, tidak mudah lelah, dan mampu menjalani aktivitas harian dengan lebih produktif. Serat yang terkandung dalam kurma ajwa pun membuat rasa kenyang bertahan lebih lama, sehingga dapat membantu mengatur nafsu makan dan memaksimalkan kekuatan tubuh selama berpuasa.
Manfaat lainnya yang tak kalah penting adalah perannya dalam memperkuat sistem imun tubuh. Senyawa antosianin dalam kurma ajwa tidak hanya memberi warna cokelat kehitaman yang menarik, tetapi juga bertindak sebagai perisai yang membantu meredakan peradangan dan meningkatkan daya tahan tubuh dalam melawan kuman serta virus penyebab penyakit. Ditambah lagi, adanya vitamin A, vitamin C, dan zinc semakin memperkokoh sistem imun tubuh, menjadikan kurma ajwa sebagai buah yang ideal dikonsumsi oleh seluruh anggota keluarga, terutama di masa ketika penyakit musiman sering muncul.
Baca Juga:
Bupati Tapsel Bongkar Nama Pengusaha Penebang Pohon, Tegaskan Pentingnya Transparansi dan Pengawasan Hutan
Walaupun rasanya sangat manis, kurma ajwa ternyata juga membantu dalam mengendalikan kadar gula darah. Kandungan polifenol yang tinggi dapat memperlambat penyerapan gula dalam darah setelah makan dan membantu menjaga kadar gula tubuh tetap stabil. Ini menjadi berita baik bagi mereka yang tengah mengelola gula darahnya, meskipun tentu saja konsumsi kurma harus tetap dalam batas wajar, mengingat kandungan gulanya yang tinggi.
Tidak hanya itu, konsumsi kurma ajwa secara teratur juga punya kaitan dengan kesehatan otak. Antioksidan yang tinggi membantu menjaga aliran darah menuju otak tetap lancar, sekaligus melindungi sel saraf yang berperan dalam daya ingat dan konsentrasi. Dengan demikian, buah ini turut membantu dalam mencegah gangguan fungsi kognitif seperti pikun atau penurunan memori seiring bertambahnya usia.
Manfaat kurma ajwa juga mencakup pencegahan penyakit kronis. Kandungan antioksidannya yang tinggi membantu menetralisir radikal bebas yang jika dibiarkan dapat merusak sel tubuh dan meningkatkan risiko penyakit serius seperti penyakit jantung, kanker, dan diabetes tipe 2. Maka dari itu, memasukkan kurma ajwa dalam diet harian, tentu saja bersama dengan makanan sehat lainnya seperti buah beri, kacang-kacangan, dan sayuran hijau, bisa menjadi langkah positif dalam menjaga kesehatan jangka panjang.
Bagi ibu menyusui, kurma ajwa bisa menjadi pilihan yang sangat baik. Buah ini dikenal luas sebagai booster produksi ASI karena kandungan nutrisi pentingnya mampu mendukung hormon terkait produksi ASI seperti oksitosin dan prolaktin. Selain itu, gula alami dari kurma ajwa memberikan tambahan energi yang sangat dibutuhkan oleh ibu menyusui agar tidak cepat lemas. Bahkan buah ini juga bisa membantu mempercepat proses pemulihan tubuh pasca melahirkan.
Kandungan zat besi dalam kurma ajwa juga berperan dalam membantu mencegah anemia. Zat besi adalah komponen penting dalam pembentukan hemoglobin darah, dan kekurangannya dapat menyebabkan kelelahan ekstrem serta gangguan kesehatan lainnya. Dengan rutin mengonsumsi kurma ajwa dalam porsi yang sesuai, kebutuhan zat besi harian bisa lebih mudah tercukupi, apalagi bila diimbangi dengan makanan sumber zat besi lainnya seperti bayam, tahu, atau daging.
Selain itu, kurma ajwa juga punya manfaat bagi kesehatan jantung. Senyawa phytosterol yang terdapat di dalamnya membantu menurunkan kadar LDL atau kolesterol jahat dalam darah, sehingga membantu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko terjadinya serangan jantung maupun stroke.
Baca Juga:
Operasi Lilin 2025, Polri Pastikan Natal dan Tahun Baru Berjalan Aman, Nyaman, dan Damai
Dengan beragam manfaat yang dimilikinya, tidak mengherankan jika kurma ajwa menjadi buah yang layak dipilih dan diburu ketika Ramadan maupun di waktu lain sepanjang tahun. Buah ini tidak hanya sekadar menyajikan rasa manis yang nikmat, tetapi juga membawa sejuta kebaikan untuk tubuh — menjadikannya salah satu buah yang tidak hanya enak dikonsumsi tetapi juga baik untuk kesehatan secara menyeluruh.









