PROLOGMEDIA – Mewakili Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, S.Ked., Kepala Dinas Sosial Kabupaten Way Kanan, Edi Suprianto, S.Pd., M.M., secara resmi membuka Temu Karya Daerah (TKD) Karang Taruna Kabupaten Way Kanan Tahun 2026. Kegiatan yang menjadi forum tertinggi pengambilan keputusan organisasi Karang Taruna di tingkat kabupaten ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan di Bara Datu, Senin (26/1/2026).
Pembukaan Temu Karya Daerah tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus Karang Taruna Kabupaten Way Kanan, para Ketua Karang Taruna tingkat kecamatan se-Kabupaten Way Kanan, serta perwakilan Karang Taruna Provinsi Lampung. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat peran pemuda sebagai garda terdepan dalam pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat di Bumi Ramik Ragom.
Dalam sambutan tertulis Bupati Way Kanan yang dibacakan oleh Kepala Dinas Sosial, disampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan anggota Karang Taruna yang selama ini telah berkontribusi aktif di tengah masyarakat. Pemerintah daerah menilai Karang Taruna memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan sosial, mulai dari pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi pemuda, hingga penguatan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong.
“Kalian adalah motor penggerak kesejahteraan sosial di tingkat kampung dan kecamatan. Karang Taruna bukan sekadar organisasi kepemudaan, melainkan wadah pembinaan karakter, kreativitas, serta kepemimpinan generasi muda Way Kanan. Dari sinilah calon-calon pemimpin masa depan Bumi Ramik Ragom ditempa,” ujar Edi Suprianto saat membacakan sambutan tersebut.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Temu Karya Daerah bukan hanya agenda rutin lima tahunan atau forum pergantian kepengurusan semata. Kegiatan ini dinilai sebagai momentum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan organisasi, sekaligus merumuskan arah dan strategi baru agar Karang Taruna semakin relevan dengan dinamika dan tantangan zaman.
Menurutnya, perubahan sosial yang begitu cepat, terutama di era digital saat ini, menuntut organisasi kepemudaan untuk lebih adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, Temu Karya Daerah diharapkan mampu melahirkan gagasan-gagasan segar, program kerja yang aplikatif, serta kepemimpinan yang visioner dan berintegritas.
“Lakukanlah proyeksi dan konsolidasi organisasi secara menyeluruh. Evaluasi program-program sebelumnya dengan jujur dan objektif, lalu rumuskan langkah-langkah baru yang lebih kreatif, inovatif, dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat. Perkuat pula soliditas dan persaudaraan antar-kader Karang Taruna dari seluruh penjuru Way Kanan,” tambahnya.
Baca Juga:
Perang Melawan Narkoba: BNN RI Sikat 53 Titik Rawan di Seluruh Indonesia
Menjelang proses pemilihan ketua Karang Taruna Kabupaten Way Kanan yang baru, Pemerintah Kabupaten Way Kanan menitipkan sejumlah pesan penting yang diharapkan dapat menjadi pedoman bagi siapa pun yang nantinya terpilih sebagai nakhoda organisasi. Pesan-pesan tersebut menegaskan harapan pemerintah agar Karang Taruna tetap berada pada jalur pengabdian sosial dan pembangunan daerah.
Pertama, terkait sinergi dengan pemerintah daerah. Karang Taruna diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan sosial, seperti pengangguran, kemiskinan, serta keterbatasan akses ekonomi bagi pemuda. Selain itu, Karang Taruna juga didorong untuk berperan aktif dalam pembinaan dan pengembangan UMKM pemuda agar mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Kedua, pentingnya inovasi dan pemanfaatan teknologi digital. Di era transformasi digital, Karang Taruna dituntut untuk tidak terjebak pada pola kerja yang monoton dan rutinitas semata. Organisasi ini diharapkan mampu memanfaatkan teknologi informasi dan media digital sebagai sarana promosi potensi desa, pengembangan usaha kreatif, serta penyebaran nilai-nilai positif di kalangan generasi muda.
Ketiga, menjaga netralitas dan soliditas organisasi. Karang Taruna harus tetap menjadi perekat sosial, pemersatu pemuda, dan penjaga harmoni di tengah masyarakat. Organisasi ini diharapkan tidak mudah terpecah oleh kepentingan sesaat, serta mampu menjaga marwahnya sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang inklusif dan berorientasi pada kepentingan bersama.
Acara Temu Karya Daerah Karang Taruna Kabupaten Way Kanan Tahun 2026 secara resmi dibuka dengan pembacaan basmalah, yang menandai dimulainya seluruh rangkaian kegiatan. Pembukaan ini berlangsung penuh khidmat dan disambut antusias oleh seluruh peserta yang hadir, mencerminkan semangat kebersamaan dan tekad untuk membawa Karang Taruna Way Kanan ke arah yang lebih maju.
“Selamat melaksanakan Temu Karya Daerah. Semoga forum ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan terbaik, melahirkan kepemimpinan yang amanah, serta memperkuat peran Karang Taruna dalam mendorong kemajuan pemuda dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Way Kanan,” pungkas Edi Suprianto menutup sambutan Bupati.
Baca Juga:
Kejari Serang Tahan Mantan Jubir Ratu Atut Chosiyah atas Dugaan Penipuan
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Karang Taruna Provinsi Lampung, Ketua Andulah Candra Kurniawan, S.H., jajaran pengurus Karang Taruna Kabupaten Way Kanan, serta para Ketua Karang Taruna tingkat kecamatan se-Kabupaten Way Kanan. Kehadiran para tokoh dan pengurus ini diharapkan semakin memperkuat koordinasi, komunikasi, dan sinergi antarjenjang organisasi dalam mewujudkan Karang Taruna yang solid, progresif, dan berdaya guna bagi masyarakat .(Kaperwil lampung)









