Menu

Mode Gelap

Blog · 2 Des 2025 08:00 WIB

ASDP Resmi Operasikan Layanan Kapal Express di Dua Dermaga Merak–Bakauheni, Perjalanan Lebih Cepat dan Tertib


 ASDP Resmi Operasikan Layanan Kapal Express di Dua Dermaga Merak–Bakauheni, Perjalanan Lebih Cepat dan Tertib Perbesar

PROLOGMEDIA – Lintasan penyeberangan Merak–Bakauheni kembali mencatat tonggak sejarah penting dengan mulai beroperasinya layanan kapal express terbaru yang dihadirkan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Operasional perdana yang digelar pada 1 Desember 2025 tersebut berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari pengguna jasa. Berbeda dari skema sebelumnya yang hanya memusatkan layanan express di Dermaga VI, kini ASDP memperluas titik keberangkatan ke Dermaga I Merak. Kehadiran dua dermaga sekaligus untuk melayani kapal cepat ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efektivitas arus penumpang serta kendaraan yang setiap hari melintas di jalur penyeberangan tersibuk di Indonesia itu.

 

Direktur Teknik ASDP, Nana Sutisna, menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan operasional perdana layanan express ini. Menurutnya, kelancaran proses go-live hanya dapat terwujud berkat kerja sama yang solid antara ASDP dan seluruh pemangku kepentingan, termasuk regulator dan unsur pengawas pelabuhan. Ia menegaskan bahwa peluncuran layanan express yang lebih terstruktur ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan perjalanan yang lebih cepat, tertib, dan memberikan kenyamanan ekstra bagi masyarakat. Nana menyebutkan bahwa respons positif dari pengguna jasa menjadi bukti bahwa inovasi ini menjawab kebutuhan mobilitas publik.

 

Pada pelaksanaannya, layanan express yang beroperasi dari kedua sisi Merak dan Bakauheni berhasil menyeberangkan 13 penumpang beserta 83 unit kendaraan. Meski jumlahnya masih bagian dari tahap awal, keberhasilan ini menunjukkan ritme pelayanan yang sudah berada pada jalur yang diharapkan. Dengan waktu pelayaran sekitar satu setengah jam, layanan express memberikan alternatif perjalanan yang lebih efisien dibanding layanan reguler. Waktu tempuh yang lebih singkat ini semakin penting mengingat tingginya intensitas pergerakan masyarakat dan logistik di rute strategis tersebut.

 

Dari sisi regulator, BPTD Kelas II Banten memberikan dukungan penuh untuk kelancaran layanan express. Instansi tersebut telah menjadwalkan pengoperasian hingga empat kapal per hari dari masing-masing pelabuhan, baik Merak maupun Bakauheni. Berbagai armada disiapkan untuk menopang operasional ini, mulai dari KMP Virgo 18, KMP Athaya, KMP SMS Sagita, KMP Kirana IX, KMP Elysia, KMP Suki 2, KMP Trimas Kanaya, KMP Windu Karsa Pratama, KMP Safira Nusantara, KMP Calisha, hingga KMP Eirene. Banyaknya kapal yang disiapkan menunjukkan upaya serius untuk memastikan kapasitas angkutan mencukupi, sekaligus menjaga ketepatan jadwal keberangkatan sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan di pelabuhan.

 

Kepala BPTD Kelas II Banten, Eko Indra Yanto, menyambut positif kehadiran layanan express sebagai standar baru dalam pelayanan penyeberangan. Menurutnya, layanan ini sejalan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin menuntut kecepatan serta ketertiban. Ia juga menilai bahwa inovasi ASDP melalui layanan express dapat menjadi contoh yang dapat diterapkan di pelabuhan lain di Indonesia, terutama pada jalur-jalur yang memiliki intensitas pergerakan serupa.

 

Kemudahan akses bagi pengguna jasa turut menjadi fokus ASDP dalam menghadirkan layanan express. Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa pembelian tiket kini dapat dilakukan melalui aplikasi Ferizy dengan memilih opsi layanan express. Sistem pemesanan yang sederhana ini memberikan pengalaman baru yang lebih tertata bagi calon penumpang. Setelah melakukan check-in, pengguna akan diarahkan oleh petugas menuju kapal express yang tersedia sehingga proses boarding menjadi lebih cepat dan terorganisasi. Windy menegaskan bahwa skema tersebut dirancang untuk mengurangi waktu tunggu secara signifikan, memberikan pengalaman perjalanan yang lebih efisien, dan menghindari kerumunan di area pelabuhan.

Baca Juga:
Pendaftaran Kartu Layanan Gratis Transportasi Jakarta Dibuka di CFD dengan Kuota Terbatas

 

ASDP juga mendorong calon penumpang untuk merencanakan perjalanan sejak jauh hari. Melalui platform Ferizy, tiket dapat dipesan hingga 60 hari sebelum keberangkatan, sehingga para pengguna dapat mengatur jadwal perjalanan mereka secara lebih nyaman dan tanpa terburu-buru. Hal ini terutama penting bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pada masa-masa padat seperti akhir pekan panjang, musim liburan, atau momen libur nasional.

 

Dalam hal keselamatan, ASDP menegaskan bahwa seluruh armada yang bertugas dalam layanan express telah menjalani pemeriksaan kelaikan yang ketat. Nana Sutisna menambahkan bahwa para awak kapal yang bertugas merupakan tenaga profesional terlatih yang mengedepankan standar operasional keselamatan. ASDP memastikan kapal-kapal tersebut siap beroperasi dengan fasilitas yang memenuhi ketentuan, sehingga pengguna jasa dapat merasakan perjalanan yang aman dan nyaman.

 

Lebih jauh, kehadiran layanan express di dua dermaga ini diharapkan dapat menjadi tonggak baru bagi standar pelayanan penyeberangan. Dengan perjalanan yang lebih cepat, proses yang lebih tertib, dan akses yang lebih mudah, rute Merak–Bakauheni diproyeksikan menjadi semakin kuat sebagai simpul penting dalam jaringan mobilitas nasional.

 

Selain peresmian layanan express, ASDP juga tengah memperkuat kesiapan menghadapi masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Perusahaan memfokuskan koordinasi dan peningkatan layanan pada tiga lintasan utama, yaitu Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, serta sejumlah lintasan pendukung lainnya. Di Merak–Bakauheni, kerja sama erat dijalin dengan KSOP untuk pengaturan jadwal kapal secara lebih terukur. Hingga 47 unit kapal ferry disiapkan untuk melayani lonjakan kendaraan yang diperkirakan mencapai 25.000 unit per hari. Tujuh dermaga utama akan dioptimalkan, sementara pelabuhan alternatif seperti BBJ Bojonegara dan Ciwandan juga disiagakan guna menyebar arus kendaraan dan mengurangi potensi kemacetan.

 

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menegaskan bahwa pelayanan pada masa Nataru harus dikelola secara luar biasa karena melonjaknya angka mobilitas masyarakat. Pemerintah menerapkan strategi distribusi layanan melalui tiga pelabuhan di Merak dan tiga pelabuhan di Bakauheni untuk memastikan arus penumpang serta kendaraan dapat bergerak dengan seimbang. Pengawasan terhadap aspek keselamatan juga dipertegas, disertai penerapan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kenaikan pergerakan yang diproyeksikan meningkat lebih dari empat persen dibanding tahun sebelumnya.

 

Baca Juga:
Kapolsek Cikande Bekali Paskibra: Fisik Prima dan Penyuluhan Kenakalan Remaja

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, ASDP berharap layanan express yang kini beroperasi secara lebih luas dapat memberikan nilai tambah signifikan bagi pengguna jasa. Perusahaan menargetkan terciptanya pengalaman menyeberang yang jauh lebih cepat, aman, dan nyaman, sekaligus memperkuat posisi Merak–Bakauheni sebagai jalur vital bagi konektivitas nasional. Langkah ini juga menjadi wujud nyata komitmen ASDP dalam meningkatkan layanan transportasi laut yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat serta perkembangan zaman.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kenapa Alpukat Tidak Bisa Matang di Pohon? Fakta Ilmiah di Balik Buah Favorit Ini

9 Desember 2025 - 22:50 WIB

DPRD Kota Serang Dukung Proyek PSEL Rp5,7 Triliun, Janjikan PAD Fantastis

9 Desember 2025 - 22:42 WIB

Pantai Crystal Bay Terdampak Banjir, Aktivitas Wisata Ditutup Sementara

9 Desember 2025 - 22:34 WIB

Montessori dan Olahraga Dini: Membangun Anak Cerdas, Mandiri, dan Tangguh di Brilliant Preschool

9 Desember 2025 - 13:35 WIB

Delapan Kebiasaan yang Bikin Tubuh Cepat Kurus, Bahkan Saat Tidur

9 Desember 2025 - 04:25 WIB

Kereta Gantung Prambanan Diusulkan Serap Tenaga Kerja Lokal, Warga Antusias Ikut Andil dalam Proyek Wisata

8 Desember 2025 - 19:15 WIB

Trending di Blog