Menu

Mode Gelap

Berita · 6 Nov 2025 16:10 WIB

Bangga! Ikan Hias Endemik Pandeglang Laris Manis di Pasar Vietnam


 Bangga! Ikan Hias Endemik Pandeglang Laris Manis di Pasar Vietnam Perbesar

PANDEGLANG – Pandeglang, sebuah kabupaten di Banten, kini memiliki bintang baru di dunia perikanan: ikan sinyonya. Ikan mas hias endemik ini tidak hanya mempesona dengan keindahannya, tetapi juga berhasil menembus pasar ekspor hingga ke Vietnam.

Kisah sukses ini menjadi bukti nyata potensi budidaya lokal yang dikelola secara profesional dapat bersaing di kancah internasional.

Ikan sinyonya, dengan warna-warni cerahnya dan gerakan anggunnya di dalam air, memang memiliki daya tarik tersendiri. Namun, di balik keindahannya, terdapat kerja keras dan inovasi dari para pembudidaya lokal yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Mereka berhasil mengembangkan budidaya ikan sinyonya secara berkelanjutan dan memenuhi standar kualitas yang dibutuhkan oleh pasar ekspor.

Kabar menggembirakan ini pertama kali mencuat melalui jepretan kamera pewarta foto yang mengabadikan momen para pekerja di Desa Bandung, Pandeglang, sedang menangkap bibit ikan sinyonya yang siap diekspor.

Foto-foto tersebut memperlihatkan betapa seriusnya para pekerja dalam melakukan seleksi bibit ikan, memastikan hanya bibit terbaik yang dikirim ke Vietnam.

BUMDes yang mengelola budidaya ikan sinyonya ini patut diacungi jempol. Mereka tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga memperhatikan aspek manajemen dan pemasaran.

Dengan strategi yang tepat, mereka berhasil membangun jaringan dengan para pembeli di Vietnam dan menjalin kerjasama yang saling menguntungkan.

Keberhasilan ekspor ikan sinyonya ke Vietnam ini tentu membawa dampak positif bagi perekonomian Pandeglang. Selain meningkatkan pendapatan BUMDes dan para pembudidaya, juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.

Hal ini membuktikan bahwa sektor perikanan memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Lantas, apa yang membuat ikan sinyonya begitu diminati di pasar Vietnam? Selain keindahannya, ikan sinyonya juga memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Harga per ekor bibit ikan sinyonya mencapai 1 Dolar AS.

Baca Juga:
Rudy Tanoesoedibjo Kembali Gugat Status Tersangka: Babak Baru Pertarungannya Melawan KPK

Dengan permintaan mencapai 5.000 ekor per pengiriman, nilai transaksi ekspor ikan sinyonya ini cukup signifikan.

Namun, keberhasilan ini tidak datang dengan sendirinya. Para pembudidaya ikan sinyonya di Pandeglang telah melewati berbagai tantangan dan rintangan.

Mereka harus beradaptasi dengan perubahan iklim, mengatasi serangan penyakit ikan, dan bersaing dengan produk impor dari negara lain.

Namun, dengan semangat pantang menyerah dan dukungan dari pemerintah daerah, mereka berhasil mengatasi semua tantangan tersebut.

Pemerintah daerah memberikan pelatihan, bantuan modal, dan fasilitas pendukung lainnya untuk mengembangkan budidaya ikan sinyonya.

Kisah sukses ikan sinyonya dari Pandeglang ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. Potensi budidaya lokal yang dikelola secara profesional dapat menjadi motor penggerak perekonomian daerah.

Dengan dukungan yang tepat, produk-produk lokal dapat bersaing di pasar global dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, BUMDes dan para pembudidaya ikan sinyonya di Pandeglang memiliki visi yang lebih besar. Mereka ingin mengembangkan budidaya ikan sinyonya secara lebih modern dan berkelanjutan. Mereka juga ingin memperluas pasar ekspor ke negara-negara lain di Asia dan Eropa.

Untuk mencapai visi tersebut, mereka terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk. Mereka juga menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan lembaga penelitian, untuk mengembangkan teknologi budidaya ikan sinyonya yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Kisah sukses ikan sinyonya dari Pandeglang ini adalah contoh nyata bagaimana potensi lokal dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:
Kunjungan Duta Besar Rusia ke Lido: Perkuat Kerja Sama BNN dalam Pemberantasan Narkotika

Dengan semangat inovasi, kerja keras, dan dukungan dari semua pihak, produk-produk lokal Indonesia dapat bersaing di pasar global dan membawa harum nama bangsa. Mari kita dukung terus produk-produk lokal Indonesia agar semakin jaya di kancah internasional!

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Serang Terima Penghargaan Nasional APDESI di Rakernas 2026

16 Februari 2026 - 13:33 WIB

Pemkab Way Kanan Gelar Musrenbang Kecamatan Negeri Agung, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama

10 Februari 2026 - 20:24 WIB

Tindak Lanjut Arahan Presiden Prabowo, Pasar Km 02 Way Kanan Dibersihkan Lewat Kurve Gabungan

5 Februari 2026 - 14:08 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Way Kanan Salurkan Bansos untuk Warga Blambangan Umpu

31 Januari 2026 - 12:10 WIB

TMMD ke-127 Tahun 2026 di Cikeusal Fokus Infrastruktur, UMKM, dan Ketahanan Pangan

29 Januari 2026 - 20:28 WIB

Wakili Bupati, Kadis Sosial Resmikan Temu Karya Daerah Karang Taruna Way Kanan Tahun 2026

26 Januari 2026 - 16:10 WIB

Trending di Berita