PROLOGMEDIA – Di hari Jumat (21/11/2025), laporan terbaru dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) membawa berita yang mengkhawatirkan: Banten telah masuk dalam daftar daerah dengan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) terparah di Indonesia. Data ini dihimpun dari berbagai stasiun pemantau ISPU yang tersebar di seluruh negeri, mulai dari fasilitas KLHK sendiri, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) daerah, hingga titik pemantauan integrasi yang bekerja sama untuk memantau kualitas udara setiap hari.
Kota Tangerang menjadi sorotan utama dalam laporan ini, terutama di wilayah Karang Tengah. Titik pemantauan integrasi yang terletak di Jl. Sunan Giri, Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang mencatat skor ISPU sebesar 95 — angka yang termasuk dalam kategori “tidak sehat”. Skor ini membuat lokasi tersebut menjadi salah satu titik terparah di Banten dan bahkan di Indonesia pada hari ini.
Baca Juga:
Aksi Cepat Unit K-9 Ungkap Misteri Bau Menyengat di Batang Toru, Korban Wanita Ditemukan Terkubur
Selain Tangerang Karang Tengah, beberapa wilayah lain di Banten juga mengalami kualitas udara yang tidak sehat, dengan skor ISPU berada di rentang 80-95. Semakin tinggi skor ISPU, semakin buruk kualitas udara yang diterima oleh warga. Kondisi ini tidak hanya terjadi di Banten saja — sejumlah daerah lain di Indonesia juga turut mencatatkan skor ISPU tinggi yang masuk dalam kategori tidak sehat, membuat Banten bersanding dengan wilayah-wilayah yang juga menghadapi masalah polusi udara serius.
Polusi udara dengan tingkat ini dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan orang dengan gangguan pernapasan atau jantung. Paparan udara yang terkontaminasi dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko penyakit pernapasan akut, asma, dan bahkan masalah kesehatan jangka panjang. Selain itu, polusi udara juga dapat mempengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan, mulai dari pandangan yang kabur, bau yang tidak sedap, hingga dampak negatif terhadap ekosistem di sekitar.
Baca Juga:
Tips Agar Plank Lebih Lama: Cara Mengatasi Goyang dan Gemetar Saat Latihan
Meskipun laporan ini hanya mencatat kondisi hari ini, masalah polusi udara di Banten telah menjadi perhatian yang terus-menerus dalam beberapa waktu terakhir. Faktor-faktor seperti aktivitas industri, lalu lintas kendaraan yang padat, pembakaran liar, dan kondisi iklim mungkin berkontribusi pada peningkatan tingkat pencemaran udara di wilayah ini. Perlunya upaya bersama dari pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta untuk menangani masalah ini semakin terasa mendesak, agar kualitas udara di Banten dapat membaik dan memberikan lingkungan yang lebih sehat bagi warga.









