Menu

Mode Gelap

Berita · 1 Des 2025 19:49 WIB

BMKG Imbau Warga Waspadai Gelombang Tinggi 1–4 Desember 2025


 BMKG Imbau Warga Waspadai Gelombang Tinggi 1–4 Desember 2025 Perbesar

PROLOGMEDIA – BMKG kembali mengimbau seluruh lapisan masyarakat terutama nelayan, pelaku pelayaran, dan warga pesisir untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi yang diprediksi mengguncang banyak perairan di Indonesia pada periode 1–4 Desember 2025. Peringatan ini dikeluarkan sebagai respons terhadap kondisi atmosfer dan pola angin yang dipengaruhi oleh keberadaan Siklon Tropis KOTO, yang menyebabkan angin kencang dan peningkatan signifikan pada ketinggian gelombang laut.

 

Dalam peringatan resmi, BMKG memperingatkan bahwa gelombang laut pada periode tersebut bisa mencapai kategori “tinggi” — antara 2,5 hingga 4 meter — atau bahkan lebih di beberapa wilayah rawan. Kondisi ini dinilai sangat berisiko bagi keselamatan pelayaran, terutama bagi kapal nelayan kecil, kapal tongkang, kapal feri, dan perahu tradisional.

 

Imbauan ini menekankan pentingnya kewaspadaan bagi siapa pun yang akan melakukan aktivitas laut — apakah melaut untuk mencari ikan, mengangkut barang, atau berwisata. Bagi nelayan dan operator kapal, BMKG meminta agar mereka menunda keberangkatan jika angin sudah melebihi batas aman, serta selalu memeriksa informasi prakiraan cuaca maritim terkini.

Baca Juga:
Nilai Matematika SMA Anjlok: Peserta TKA 2025 Terkejut dengan Soal Tak Sesuai Kurikulum

 

Situasi ini bukan yang pertama kalinya BMKG mengeluarkan peringatan serupa. Pada beberapa bulan sebelumnya, BMKG juga memberi peringatan gelombang tinggi untuk wilayah selatan Jawa dan sejumlah perairan lain, menyusul kondisi angin dan tekanan atmosfer yang tidak stabil.

 

Pentingnya respons cepat dan kehati-hatian mendapat sorotan karena dampak gelombang tinggi bukan cuma pada kecelakaan kapal, tetapi bisa berimplikasi pada keselamatan jiwa maupun kerusakan infrastruktur pesisir. Bagi masyarakat pesisir, potensi abrasi, banjir rob, dan kerusakan rumah atau fasilitas umum di pesisir laut menjadi sangat mungkin jika gelombang besar terjadi.

 

Baca Juga:
Banten Prioritaskan Pekerja Informal: Andra Soni Genjot Perluasan Jaminan Sosial!

Untuk itu, BMKG mengimbau agar setiap individu yang tinggal atau beraktivitas di pesisir pantai rutin memonitor informasi cuaca dari kanal resmi dan mempertimbangkan kembali rencana ke laut ketika peringatan dini telah dikeluarkan. Pelayaran atau aktivitas laut sebaiknya ditunda sampai kondisi aman dipastikan — demi keselamatan bersama.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ratusan Takjil Dibagikan, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Hadirkan Kebersamaan di Bulan Ramadan

14 Maret 2026 - 10:49 WIB

Pemkab Serang Terima Penghargaan Nasional APDESI di Rakernas 2026

16 Februari 2026 - 13:33 WIB

Pemkab Way Kanan Gelar Musrenbang Kecamatan Negeri Agung, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama

10 Februari 2026 - 20:24 WIB

Tindak Lanjut Arahan Presiden Prabowo, Pasar Km 02 Way Kanan Dibersihkan Lewat Kurve Gabungan

5 Februari 2026 - 14:08 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Way Kanan Salurkan Bansos untuk Warga Blambangan Umpu

31 Januari 2026 - 12:10 WIB

TMMD ke-127 Tahun 2026 di Cikeusal Fokus Infrastruktur, UMKM, dan Ketahanan Pangan

29 Januari 2026 - 20:28 WIB

Trending di Berita