Menu

Mode Gelap

Kuliner · 18 Nov 2025 15:58 WIB

BOCHEZ: Mahasiswa IPB Sulap Kacang Bogor Jadi Keju Nabati Inovatif


 BOCHEZ: Mahasiswa IPB Sulap Kacang Bogor Jadi Keju Nabati Inovatif Perbesar

PROLOGMEDIA – Di tengah geliat inovasi yang tak pernah padam di kampus-kampus Indonesia, sebuah terobosan menarik lahir dari benak para mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). Berbekal semangat kreativitas dan kepedulian terhadap isu kesehatan dan keberlanjutan, sekelompok mahasiswa IPB berhasil menciptakan keju nabati inovatif yang terbuat dari bahan lokal, yaitu kacang Bogor.

Kacang Bogor, selama ini lebih akrab dikenal sebagai camilan tradisional yang dijajakan di pinggir jalan. Namun, di tangan para mahasiswa IPB ini, kacang Bogor bertransformasi menjadi bahan baku pangan modern yang menjanjikan.

Adalah Muhammad Ihsan Sulaiman, Octari Rahmawati, Yusup Cahyadi, Salsabilla Meidiyanti, dan Naena Salsabila, lima mahasiswa IPB yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K). Mereka melihat potensi besar yang tersembunyi di balik kacang Bogor, dan bertekad untuk mengembangkannya menjadi produk yang lebih inovatif dan bernilai jual tinggi.

“Kami ingin menciptakan sesuatu yang berbeda, sesuatu yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Ihsan, sang ketua tim, dengan penuh semangat.

Setelah melalui berbagai riset dan eksperimen, mereka berhasil mengolah kacang Bogor dan santan menjadi keju oles berbahan nabati yang diberi nama BOCHEZ (Bogor Nut Cheese). Nama yang unik dan menarik, yang mencerminkan identitas lokal produk tersebut.

Ihsan menjelaskan bahwa ide ini berawal dari keinginan untuk menghadirkan produk pangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Mereka menyadari bahwa semakin banyak orang yang beralih ke pola makan vegan atau memiliki intoleransi terhadap laktosa, sehingga membutuhkan alternatif produk pangan yang aman dan sehat.

“Kami ingin menciptakan keju nabati yang bisa dinikmati oleh semua kalangan, termasuk vegan dan mereka yang memiliki intoleransi laktosa. Kacang Bogor kami pilih karena potensinya besar, namun selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai bahan pangan olahan modern,” kata Ihsan.

BOCHEZ, bukan sekadar keju nabati biasa. Produk ini telah melalui serangkaian uji laboratorium yang ketat, dan hasilnya sangat memuaskan. BOCHEZ dinyatakan bebas gula, rendah lemak, bebas kolesterol, dan kaya akan serat. Sebuah kombinasi yang sangat baik untuk kesehatan.

Baca Juga:
Penginapan Bernuansa Alam di Bandung yang Bikin Betah Lama di Kota Kembang

“Kami sangat memperhatikan kualitas dan keamanan produk kami. Kami ingin memastikan bahwa BOCHEZ benar-benar aman dan bermanfaat bagi konsumen,” tegas Ihsan.

Selain itu, BOCHEZ juga telah memperoleh sertifikat halal dari lembaga yang berwenang, serta tervalidasi bebas hewani dan laktosa. Hal ini semakin memperkuat keyakinan konsumen bahwa BOCHEZ aman dikonsumsi oleh berbagai kelompok masyarakat, tanpa perlu khawatir akan adanya kandungan yang tidak sesuai dengan preferensi atau kebutuhan mereka.

Saat ini, tim mahasiswa IPB tersebut tengah berfokus untuk menyempurnakan formulasi BOCHEZ agar teksturnya lebih stabil selama penyimpanan. Mereka menyadari bahwa konsistensi tekstur adalah salah satu faktor penting yang memengaruhi daya tarik konsumen terhadap suatu produk pangan.

“Kami terus melakukan riset dan pengembangan untuk meningkatkan kualitas BOCHEZ. Kami ingin menciptakan produk yang tidak hanya sehat dan aman, tetapi juga memiliki rasa dan tekstur yang lezat,” ujar Octari, salah satu anggota tim.

Selain itu, mereka juga tengah mempersiapkan proses registrasi ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Langkah ini sangat penting agar BOCHEZ dapat dipasarkan secara luas dan memenuhi standar peredaran pangan yang berlaku di Indonesia.

“Kami berharap BOCHEZ bisa segera mendapatkan izin edar dari BPOM, sehingga kami bisa memasarkannya ke seluruh Indonesia,” kata Yusup, anggota tim yang bertanggung jawab atas urusan perizinan.

Inovasi keju nabati dari kacang Bogor ini merupakan bukti nyata bahwa mahasiswa Indonesia memiliki potensi besar untuk menciptakan produk-produk yang inovatif, kreatif, dan bermanfaat bagi masyarakat. BOCHEZ, bukan hanya sekadar produk pangan, tetapi juga simbol semangat kewirausahaan dan kepedulian terhadap isu kesehatan dan keberlanjutan.

Diharapkan, inovasi ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan menciptakan solusi-solusi inovatif yang dapat memajukan bangsa dan negara.

Baca Juga:
Perang Merek Mobil di RI: Chery Ingatkan Soal Fondasi Kuat, Siapa yang Siap?

Dengan semangat kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak, bukan tidak mungkin Indonesia dapat menjadi pusat inovasi pangan yang diakui dunia.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pasar Kue Subuh Senen: Denyut Ekonomi dan Tradisi Kuliner Jakarta yang Tak Pernah Tidur

26 Desember 2025 - 19:57 WIB

Rahasia Singkong Goreng Merekah dan Empuk Tanpa Air Es

26 Desember 2025 - 19:08 WIB

Kreativitas Kuliner Nusantara: Ragam Camilan dan Olahan Unik dari Daun Pepaya

26 Desember 2025 - 18:24 WIB

Wajib Tahu, Ini Bagian Udang yang Aman Dimakan dan Sebaiknya Dihindari

25 Desember 2025 - 02:07 WIB

Waspada Saat Terbang, Ini Makanan yang Sebaiknya Dihindari di Pesawat

25 Desember 2025 - 01:52 WIB

Ayam Panggang Bumbu Pedas yang Meresap, Daging Empuk dan Juicy

23 Desember 2025 - 18:37 WIB

Trending di Kuliner