Menu

Mode Gelap

Berita · 8 Des 2025 19:58 WIB

Erupsi Spektakuler Gunung Kīlauea, Lava Menyembur hingga 30 Meter ke Langit


 Erupsi Spektakuler Gunung Kīlauea, Lava Menyembur hingga 30 Meter ke Langit Perbesar

PROLOGMEDIA – Gunung berapi Kīlauea di Hawaiʻi kembali menunjukkan taringnya — aliran lava menyembur deras dari kawah, memancar ke udara setinggi antara 15 hingga 30 meter. Sejak fajar hingga senja hari Sabtu, aktivitas vulkanik berlangsung intens, dengan semburan lava konstan dari ventilasi utara kawah populer Halemaʻumaʻu, yang terletak di kawasan konservasi Hawaiʻi Volcanoes National Park.

 

Menurut observasi resmi dari United States Geological Survey (USGS), pintu kawah yang memuntahkan lava kembali aktif setelah serangkaian letusan sejak 23 Desember 2024 — membuat Kīlauea menjadi salah satu gunung berapi paling aktif di dunia saat ini. Muntahan lava ini menggambarkan eskalasi yang cukup signifikan: semburan yang biasa mencapai puluhan meter, kini didokumentasikan sebagai semburan stabil sepanjang hari.

 

Meski begitu, USGS menekankan bahwa erupsi — dalam episode kali ini — tetap berada di dalam area kawah, tanpa ancaman langsung ke permukiman maupun infrastruktur di luar taman nasional. Petugas taman pun secara aktif memperingatkan pengunjung: menjaga jarak, mematuhi zona tertutup, dan menghindari area ventilasi lava guna mengurangi risiko terhadap dampak gas vulkanik maupun lontaran material panas.

Baca Juga:
Sistem Rujukan Baru BPJS Berbasis Kompetensi Siap Diterapkan Januari 2026

 

Selepas letusan terakhir, para ilmuwan dari USGS dan observatorium vulkanologi lokal tetap memantau pergerakan magma, aktivitas seismik, dan keluaran gas berbahaya seperti sulfur dioksida — langkah penting untuk mendeteksi potensi erupsi susulan atau perubahan mendadak di dalam kawah. Meskipun demikian, bagi banyak orang — pengunjung taman, peneliti, maupun publik umum — momen ini menawarkan pemandangan yang dramatis dan memukau: sore hari di Hawaiʻi diterangi cahaya merah lava dan semarak batu pijar, kontras kuat dengan langit malam.

 

Fenomena ini mengingatkan pada sejarah panjang Kīlauea sebagai “rumah” aktivitas vulkanik hampir terus‑menerus. Gunung ini, menurut catatan ilmiah, sudah melewati puluhan episode erupsi sejak Desember 2024, dengan lava yang kadang membumbung tinggi, kadang mengalir lembah lava di dasar kawah — namun selalu terkendali dalam area taman nasional.

 

Baca Juga:
Rombongan Pengusaha China Tinjau Proyek IKN, Beri Respons Mengejutkan

Bagi dunia, letusan Kīlauea kali ini menjadi pengingat betapa dinamis dan tak terduganya kekuatan alam. Aktivitas gunung berapi adalah sesuatu yang terus dipantau secara ketat oleh para ahli — bukan sekadar sebagai tontonan spektakuler, tapi sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana dan perlindungan warga.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Peringatan HAB Kemenag ke-80 di Serang, Bupati Soroti Tantangan Moral dan Era AI

3 Januari 2026 - 21:23 WIB

Polemik UMSK Jawa Barat Memanas, Zuli Zulkipli Singgung Transparansi Serikat Buruh

3 Januari 2026 - 19:10 WIB

Polri Pastikan Sekolah di Aceh Utara Siap Digunakan Pascabanjir

3 Januari 2026 - 19:00 WIB

Terungkap, Motif Utang Rp1,4 Juta Picu Pembunuhan Sadis di Jambe

3 Januari 2026 - 18:56 WIB

Kisruh Keuangan dan Dugaan Korupsi, Pemprov Banten Bersih-Bersih ABM

3 Januari 2026 - 18:48 WIB

Permukiman hingga Kawasan Industri Cilegon Dikepung Banjir

2 Januari 2026 - 23:08 WIB

Trending di Berita