Menu

Mode Gelap

Berita · 5 Des 2025 10:12 WIB

Gelombang Rob Terjang Pesing hingga Jelambar Baru, Warga Jakarta Barat Diminta Waspada


 Gelombang Rob Terjang Pesing hingga Jelambar Baru, Warga Jakarta Barat Diminta Waspada Perbesar

PROLOGMEDIA – Banjir rob kembali menyapa wilayah pesisir Jakarta, kali ini melanda kawasan di Jakarta Barat — tepatnya di Pesing Poglar dan Jelambar Baru. Air pasang dari laut merembes ke daratan akibat bocoran pada struktur sheetpile atau turap, sehingga air laut meluap ke jalan dan saluran air. Untuk merespons kondisi darurat, petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat menutup bocoran-bocoran tersebut dan memasang tanggul sementara berbahan karung pasir di titik-titik kritis.

 

Warga setempat dan pengguna jalan langsung merasakan dampaknya. Genangan air muncul di jalanan, dan sejumlah akses lalu lintas sempat terhambat. Fenomena ini terjadi di tengah peringatan bagi seluruh wilayah pesisir Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan. Prediksi dari instansi terkait menyebut bahwa banjir rob berpotensi terjadi terutama pada 4 hingga 6 Desember 2025, dengan puncaknya diperkirakan pada Jumat pagi, 5 Desember 2025. Ini membuat aparat setempat terus memantau kondisi dan bersiap siaga.

 

Persiapan tidak hanya melibatkan upaya fisik seperti penutupan bocoran dan pemasangan tanggul darurat. Pemerintah DKI melalui instansi terkait telah menyiagakan pompa portabel dan pompa sub-polder di sejumlah lokasi strategis seperti Jalan Lodan Raya, Jalan RE Martadinata, dan Jalan Gunung Sahari. Tujuannya: merespons cepat bila air laut kembali pasang secara ekstrem sehingga mencegah genangan meluas atau bertahan lama.

 

Peristiwa di Pesing Poglar dan Jelambar Baru hanyalah bagian dari gambaran besar potensi rob yang tengah berlangsung di Jakarta. Beberapa wilayah pesisir lainnya — tidak hanya di Jakarta Barat, tetapi juga Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu — telah memprakirakan risiko tinggi terhadap gelombang pasang air laut. Warga di enam titik pesisir utama, termasuk Kamal, Muara Angke, Baywalk Pluit, Sunda Kelapa, RE Martadinata, dan Blencong Marunda, sudah diminta untuk waspada.

Baca Juga:
3 Cara Atasi Ketombe dengan Cuka Apel

 

Fenomena seperti ini tak lepas dari siklus alam: pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase bulan tertentu mempertinggi risiko rob. Hal itulah yang membuat sejumlah instansi terus memantau muka air laut, serta memperingatkan masyarakat agar menghindari aktivitas di wilayah pesisir saat peringatan rob aktif. Warga diimbau memantau informasi resmi melalui kanal pemerintah dan segera melaporkan jika terjadi genangan atau kebocoran tanggul.

 

Meski upaya mitigasi terus dilakukan, kondisi tetap mengkhawatirkan bagi mereka yang tinggal atau beraktivitas di pesisir — terutama yang berada di zona rawan. Rob tidak hanya merendam jalan, tapi berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari, mobilitas warga, dan sistem drainase. Oleh sebab itu, kesiapsiagaan dan kewaspadaan sangat diperlukan, termasuk menjaga kebersihan saluran air, memantau tanggul, dan mengikuti arahan pemerintah.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tantangan rob di Jakarta bukan sekadar persoalan air pasang sesaat, melainkan masalah struktural dan lingkungan yang membutuhkan penanganan serius — dari infrastruktur tanggul dan drainase, kesiapan pompa, hingga kesadaran warga. Apabila semua elemen bisa bekerja sama — pemerintah, aparat, dan masyarakat — dampak banjir rob dan potensi genangan besar dapat ditekan seminimal mungkin.

 

Baca Juga:
TNI AU Tegaskan Tidak Ada Aktivitas Pesawat Asing di Bandara IMIP Morowali

Kondisi di Pesing Poglar dan Jelambar Baru pun harus menjadi peringatan bagi seluruh kawasan pesisir. Bukan hanya hari ini, tetapi juga masa depan — bahwa perubahan muka air laut dan cuaca ekstrem bisa datang sewaktu-waktu. Dengan persiapan matang, respons cepat, dan partisipasi aktif masyarakat, ancaman rob bisa dikelola dengan lebih baik.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Peringatan HAB Kemenag ke-80 di Serang, Bupati Soroti Tantangan Moral dan Era AI

3 Januari 2026 - 21:23 WIB

Polemik UMSK Jawa Barat Memanas, Zuli Zulkipli Singgung Transparansi Serikat Buruh

3 Januari 2026 - 19:10 WIB

Polri Pastikan Sekolah di Aceh Utara Siap Digunakan Pascabanjir

3 Januari 2026 - 19:00 WIB

Terungkap, Motif Utang Rp1,4 Juta Picu Pembunuhan Sadis di Jambe

3 Januari 2026 - 18:56 WIB

Kisruh Keuangan dan Dugaan Korupsi, Pemprov Banten Bersih-Bersih ABM

3 Januari 2026 - 18:48 WIB

Permukiman hingga Kawasan Industri Cilegon Dikepung Banjir

2 Januari 2026 - 23:08 WIB

Trending di Berita