Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 18 Des 2025 11:43 WIB

HKN ke-61, Banten Perkuat Layanan Kesehatan Merata


 HKN ke-61, Banten Perkuat Layanan Kesehatan Merata Perbesar

PROLOGMEDIA -Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk menghadirkan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat, baik yang berada di wilayah utara maupun selatan provinsi. Pernyataan ini disampaikan secara langsung dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tingkat Provinsi Banten, yang digelar di Uptown Park, Summarecon Mall Serpong, Kabupaten Tangerang, Rabu, 17 Desember 2025.

Mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, Andra Soni menekankan bahwa pembangunan sektor kesehatan di Banten senantiasa diselaraskan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Fokus utama yang menjadi perhatian pemerintah daerah adalah menjamin keadilan dalam akses layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang lokasi geografis atau status ekonomi.

“Pembangunan kesehatan bukan sekadar soal ketersediaan fasilitas fisik, tetapi bagaimana memastikan setiap warga Banten mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan bermutu. Kita ingin seluruh masyarakat, baik yang tinggal di perkotaan maupun daerah terpencil, merasakan manfaat layanan kesehatan yang merata,” ujar Andra dengan tegas di hadapan ribuan peserta.

Dalam sambutannya, Andra juga memaparkan sejumlah capaian indikator kesehatan strategis di Provinsi Banten hingga tahun 2025. Berdasarkan data resmi, Angka Harapan Hidup (AHH) masyarakat Banten kini mencapai 75,33 tahun, menunjukkan adanya peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Cakupan pelayanan ibu hamil juga tercatat telah mencapai 100 persen, menegaskan keberhasilan program kesehatan ibu dan anak di provinsi ini. Selain itu, cakupan Universal Health Coverage (UHC) hampir menyentuh angka 98 persen, dengan tingkat keaktifan peserta sekitar 80 persen, menandakan bahwa sebagian besar masyarakat Banten kini memiliki akses terhadap layanan kesehatan dasar secara menyeluruh.

Salah satu program unggulan yang menjadi sorotan adalah Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang pada tahun 2025 telah dimanfaatkan oleh lebih dari 3,6 juta penduduk Banten. Program ini dinilai sangat efektif dalam mendeteksi penyakit menular seperti Tuberkulosis (TBC) sejak dini. “Keberhasilan program Cek Kesehatan Gratis menunjukkan bahwa kolaborasi antar-lini pemerintahan dan masyarakat adalah kunci utama. Program ini tidak hanya mendorong peningkatan deteksi kasus TBC, tetapi juga menjadikan Banten salah satu provinsi terdepan dalam upaya eliminasi tuberkulosis di Indonesia,” kata Andra.

Selain capaian kesehatan masyarakat, Gubernur Andra juga menyoroti kondisi infrastruktur layanan kesehatan di Banten. Provinsi ini kini memiliki 128 rumah sakit dengan rasio tempat tidur 1,23 per 1.000 penduduk. Namun, ia mengakui tantangan distribusi layanan, karena sekitar 74,19 persen rumah sakit masih terkonsentrasi di wilayah Tangerang Raya, sementara daerah lain masih relatif kekurangan fasilitas. Untuk melengkapi layanan dasar, Banten memiliki 253 Puskesmas yang seluruhnya telah terakreditasi, memastikan standar kualitas layanan kesehatan tetap terjaga.

Baca Juga:
Sering Buang Air Kecil? Kenali Penyebabnya Mulai dari ISK Sampai Diabetes dan Cara Mengatasinya

Apresiasi terhadap upaya Pemprov Banten juga datang dari pemerintah pusat. Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benyamin Paulus Octavianus, hadir dalam peringatan HKN ini dan memberikan pujian atas konsistensi provinsi dalam menjalankan program kesehatan nasional. “Deteksi dini melalui Cek Kesehatan Gratis sangat penting untuk mencegah penyakit tidak menular. Jika dimanfaatkan secara optimal, kita berharap angka stroke, gagal ginjal, dan penyakit jantung dapat ditekan secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan,” ujar Benyamin.

Bupati Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, turut memberikan sambutan dan menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan berbagai pemangku kepentingan. Ia juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan menjadikan Kabupaten Tangerang sebagai tuan rumah penyelenggaraan peringatan tingkat provinsi. Sinergi ini, menurut Maesyal, menjadi momentum penting untuk memperkuat layanan kesehatan sekaligus mempererat koordinasi antar-pemangku kepentingan.

Sebagai wujud nyata peningkatan layanan, Gubernur Andra bersama Wakil Menteri Kesehatan meluncurkan Pos Pelayanan Kesehatan Modular Merah Putih di Pasar Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Pos layanan ini dirancang untuk mendukung layanan kesehatan dasar, termasuk program Cek Kesehatan Gratis, dengan melibatkan relawan yang bekerja di bawah supervisi Puskesmas setempat. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi masyarakat yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan konvensional.

Selain itu, pemerintah provinsi juga meluncurkan 16 unit layanan Telemedicine Faskin Link, yang memungkinkan masyarakat mendapatkan konsultasi kesehatan secara daring. Penandatanganan kerja sama dengan sejumlah rumah sakit dan organisasi keagamaan juga dilakukan dalam momen tersebut, khususnya untuk program pencegahan penyakit dan edukasi kesehatan masyarakat. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem layanan kesehatan dan menjangkau berbagai kalangan masyarakat, termasuk yang tinggal di daerah terpencil.

Rangkaian kegiatan peringatan HKN ke-61 di Banten diikuti oleh sekitar 3.500 tenaga kesehatan dari delapan kabupaten/kota. Acara diisi dengan pemberian 87 penghargaan bidang kesehatan, kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako dan kacamata gratis, serta layanan kesehatan gratis bagi masyarakat umum. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi tenaga kesehatan, tetapi juga sarana edukasi dan pelayanan langsung bagi masyarakat.

Gubernur Andra menegaskan bahwa tenaga kesehatan adalah pilar utama pembangunan kesehatan. “Tanpa dedikasi dan pengabdian mereka, kita tidak akan mampu melewati berbagai tantangan kesehatan, termasuk pandemi yang baru-baru ini melanda. Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk terus mendukung kesejahteraan dan peran tenaga kesehatan, karena mereka adalah ujung tombak pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” tutup Andra Soni.

Baca Juga:
Kapolres Serang Tinjau Pospam Natal dan Tahun Baru di Jalur Arteri Serang–Jakarta

Dengan langkah-langkah strategis yang dijalankan, mulai dari program deteksi dini, pembangunan infrastruktur, hingga inovasi layanan berbasis teknologi, Provinsi Banten terus bergerak untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera. Semua ini menunjukkan bahwa pembangunan kesehatan bukan sekadar target angka, tetapi sebuah upaya nyata untuk meningkatkan kualitas hidup seluruh warga Banten, sekaligus menyiapkan generasi sehat sebagai fondasi masa depan yang hebat.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Latihan Beban Bukan Sekadar Otot: Rahasia Tubuh Sehat dan Kuat bagi Wanita

2 Januari 2026 - 17:41 WIB

Deretan Makanan Kaya Vitamin B12 yang Penting untuk Energi, Saraf, dan Kesehatan Tubuh

1 Januari 2026 - 01:35 WIB

6 Latihan Upper Body Efektif untuk Membentuk Tubuh Kuat dan Proporsional

1 Januari 2026 - 01:26 WIB

Gaya Makan Sehat Milenial: Tren, Tips, dan Langkah Awal Menuju Hidup Lebih Fit

26 Desember 2025 - 19:55 WIB

8 Jenis Karbohidrat Tinggi Kalori yang Sebaiknya Dihindari Saat Diet

26 Desember 2025 - 19:32 WIB

Micro-Workouts: Cara Praktis Tetap Sehat dan Bugar di Tengah Kesibukan Sehari-hari

26 Desember 2025 - 19:30 WIB

Trending di Kesehatan