Menu

Mode Gelap

Berita · 17 Nov 2025 16:56 WIB

Inovasi Ketahanan Pangan Desa Tarik Perhatian China: Delegasi Beijing Normal University Kunjungi Kopo dan Rancasumur


 Inovasi Ketahanan Pangan Desa Tarik Perhatian China: Delegasi Beijing Normal University Kunjungi Kopo dan Rancasumur Perbesar

SERANG – Di tengah hamparan sawah yang menghijau dan kolam-kolam ikan yang berkilauan, Desa Kopo dan Rancasumur di Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, menjadi pusat perhatian dunia. Pada Minggu, 16 November 2025, kedua desa ini kedatangan tamu istimewa: delegasi dari China yang datang untuk meninjau langsung program ketahanan pangan desa yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Kunjungan ini bukan sekadar kunjungan biasa. Ini adalah tindak lanjut dari kunjungan kerja Kepala Desa ke China beberapa waktu lalu, yang membuka pintu bagi kerja sama yang lebih erat antara Kabupaten Serang dan China dalam bidang ketahanan pangan. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Serang, Rudi Suhartanto, menjelaskan bahwa delegasi China ingin melihat secara langsung bagaimana program ketahanan pangan di desa berjalan dan berkembang, serta mengidentifikasi peluang kerja sama yang lebih luas.

Di Desa Kopo, delegasi disuguhi pemandangan yang memukau: unit budidaya ikan yang terdiri dari 21 kolam bioplok dan 3 kolam lebar. Kolam-kolam ini bukan sekadar kolam biasa, melainkan inovasi desa dalam penguatan ketahanan pangan berbasis perikanan air tawar. Setiap kolam bioplok rata-rata menghasilkan 1,5 kuintal ikan per panen, dengan harga jual nila kuning mencapai Rp27.000/kg dan nila hitam Rp26.000/kg. Hasil panen ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat desa, tetapi juga meningkatkan pendapatan ekonomi mereka.

Rudi Suhartanto menjelaskan bahwa budidaya ikan dengan sistem bioplok ini merupakan salah satu inovasi desa yang patut diacungi jempol. Sistem ini memungkinkan budidaya ikan dilakukan secara intensif dengan memanfaatkan lahan yang terbatas. Selain itu, sistem bioplok juga ramah lingkungan karena menggunakan teknologi yang meminimalkan penggunaan air dan pupuk kimia.

Setelah puas melihat budidaya ikan di Desa Kopo, delegasi melanjutkan kunjungan ke Desa Rancasumur. Di sana, mereka disambut oleh hamparan lahan jagung seluas 8 hektare yang siap panen raya. Pemandangan ini menunjukkan bahwa Desa Rancasumur juga memiliki potensi besar dalam bidang pertanian.

Menurut Rudi Suhartanto, program bioplok dan pertanian jagung telah terbukti memiliki potensi besar dalam mendukung ketersediaan pangan serta meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Kedua program ini merupakan contoh nyata bagaimana desa dapat mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya sendiri dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Baca Juga:
Tipes: 5 Penyebab Utama, Gejala yang Perlu Diwaspadai, dan Cara Pengobatannya

Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Serang berharap dapat membangun peluang kolaborasi dengan akademisi maupun mitra internasional, khususnya dalam pengembangan teknologi budidaya dan peningkatan kapasitas desa. Pemerintah daerah menyadari bahwa kerja sama dengan pihak lain sangat penting untuk mempercepat pengembangan ketahanan pangan di desa.

Kegiatan kunjungan ini turut dihadiri oleh jajaran Pemkab Serang, antara lain Asisten Daerah II Febriyanto, Kepala DKPP Suhardjo, serta Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Serang. Sementara dari pihak Delegasi China hadir unsur akademisi dan perwakilan kedutaan, yaitu Prof. Zhang Qi dari Beijing Normal University, Chen Ruiying (kandidat PhD), Mr. Gheng Zianjong selaku First Secretary Kedutaan Besar China, dan Ms. Sheeren Chen sebagai penerjemah. Kehadiran para pejabat dan akademisi ini menunjukkan keseriusan kedua belah pihak dalam menjalin kerja sama yang lebih erat.

Rombongan delegasi China juga melakukan dialog dengan pengelola BUMDes dan perangkat desa untuk melihat peluang kerja sama lanjutan dalam pengembangan ketahanan pangan. Dialog ini berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Kedua belah pihak saling bertukar informasi dan pengalaman mengenai pengembangan ketahanan pangan.

Kunjungan ditutup dengan sesi diskusi serta pemaparan potensi pengembangan sektor perikanan dan pertanian sebagai pilar penguatan ketahanan pangan desa. Dalam sesi diskusi ini, kedua belah pihak membahas berbagai strategi dan inovasi untuk meningkatkan produksi perikanan dan pertanian di desa.

Kunjungan delegasi China ke Desa Kopo dan Rancasumur merupakan momentum penting bagi pengembangan ketahanan pangan di Kabupaten Serang. Kunjungan ini membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara Kabupaten Serang dan China dalam bidang ketahanan pangan, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Pemerintah Kabupaten Serang berharap agar kerja sama dengan China dapat terus ditingkatkan di masa depan. Pemerintah daerah akan berupaya untuk memanfaatkan peluang yang ada untuk mengembangkan sektor perikanan dan pertanian di desa. Pemerintah daerah juga akan berupaya untuk meningkatkan kapasitas BUMDes agar dapat mengelola program ketahanan pangan dengan lebih baik.

Baca Juga:
Dalam Rangka 100 Hari Kerja Bupati Serang, Miris Ada Warganya di PHK Sepihak oleh Perusahaan

Dengan kerja keras dan kerja sama yang baik, diharapkan Kabupaten Serang dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengembangan ketahanan pangan di desa. Masyarakat desa dapat mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya sendiri dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Ketahanan pangan desa merupakan kunci untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Diduga Lecehkan Wartawati Lewat WhatsApp, Oknum Humas Polda Banten Jadi Sorotan

15 Maret 2026 - 19:03 WIB

Ratusan Takjil Dibagikan, 234 SC Banten dan Srikandi PP Banten Hadirkan Kebersamaan di Bulan Ramadan

14 Maret 2026 - 10:49 WIB

Pemkab Serang Terima Penghargaan Nasional APDESI di Rakernas 2026

16 Februari 2026 - 13:33 WIB

Pemkab Way Kanan Gelar Musrenbang Kecamatan Negeri Agung, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama

10 Februari 2026 - 20:24 WIB

Tindak Lanjut Arahan Presiden Prabowo, Pasar Km 02 Way Kanan Dibersihkan Lewat Kurve Gabungan

5 Februari 2026 - 14:08 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Way Kanan Salurkan Bansos untuk Warga Blambangan Umpu

31 Januari 2026 - 12:10 WIB

Trending di Berita