Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 20 Nov 2025 21:53 WIB

Jangan Dibuang! 4 Kulit Buah Ini Ternyata Bergizi, Aman Dimakan


 Jangan Dibuang! 4 Kulit Buah Ini Ternyata Bergizi, Aman Dimakan Perbesar

PROLOGMEDIA – Banyak orang memiliki kebiasaan yang sama ketika memakan buah: membuka atau mengupasnya, lalu membuang kulitnya sebagai sampah dapur tanpa memikirkan dua kali. Padahal, yang terlewatkan adalah bahwa beberapa jenis kulit buah ternyata menyimpan nutrisi yang tak kalah tinggi dari daging buahnya sendiri. Mulai dari vitamin, antioksidan yang melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif, hingga serat alami yang krusial untuk kesehatan pencernaan – manfaat kulit buah seringkali terlewat begitu saja.

Seiring berkembangnya tren makan sehat dan gaya hidup minim limbah (zero waste), semakin banyak riset yang mengungkap bahwa kulit buah tertentu aman dikonsumsi dan bahkan bisa menjadi sumber nutrisi tambahan yang berharga. Para ahli gizi pun mulai mendorong masyarakat untuk lebih mengenal manfaat ini, selama cara pengolahannya benar dan kebersihannya terjamin.

Berikut adalah empat jenis kulit buah yang jangan dibuang lagi, karena ternyata bergizi dan aman dimakan.

Baca Juga:
10 Gunung Tertinggi di Indonesia yang Menjulang Gagah dari Papua hingga Jawa
  1. Kulit mangga – bagian yang seringkali dianggap kasar dan tidak enak dimakan, padahal menyimpan kandungan nutrisi yang melimpah. Kulit mangga mengandung vitamin C yang kuat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, vitamin E yang berperan sebagai antioksidan alami, serta serat yang banyak. Seperti dikutip dari Real Simple, penelitian menunjukkan bahwa hanya 10 gram kulit mangga dapat menyediakan sekitar 36 hingga 78 miligram serat – jumlah yang signifikan untuk mendukung fungsi pencernaan dan mencegah sembelit. Bahkan, para peneliti bidang pangan saat ini sedang mengeksplorasi potensi kulit mangga sebagai bahan baku pembuatan bubuk yang dapat ditambahkan ke produk roti, pasta, hingga jeli, agar manfaatnya lebih mudah dinikmati oleh banyak orang. Namun, perlu diingat bahwa beberapa orang dapat mengalami reaksi alergi terhadap kulit mangga, terutama mereka yang memiliki riwayat alergi terhadap buah-buahan sejenis. Oleh karena itu, sebaiknya lakukan tes alergi terlebih dahulu dengan memakan sedikit bagian kulit sebelum mengonsumsinya dalam jumlah lebih banyak.
  2. Kulit pisang – yang mungkin mengejutkan banyak orang karena jarang dikonsumsi di Indonesia, padahal telah lama digunakan sebagai bahan masakan di beberapa negara seperti India, Thailand, dan Filipina. Kulit pisang kaya akan serat larut yang membantu menurunkan kadar kolesterol jahat di darah, antioksidan seperti flavonoid yang melindungi jantung, serta berbagai mikronutrien seperti kalium dan vitamin B6. Tak hanya bergizi, kulit pisang juga cukup fleksibel dalam pengolahan. Untuk membuat teksturnya lebih lembut dan enak, kamu bisa merebus kulit pisang terlebih dahulu sebelum mengolahnya menjadi camilan, seperti menggorengnya hingga renyah atau menambahkan ke dalam smoothie. Di beberapa negara, kulit pisang juga dimasak bersama dengan bahan lain untuk membuat sup atau hidangan utama yang khas. Bahkan, kulit pisang yang sudah matang juga bisa dimakan langsung setelah dibersihkan, meskipun teksturnya sedikit kaku dan rasanya agak pahit.
  3. Kiwi adalah buah yang terkenal sebagai sumber vitamin C dan serat yang baik untuk pencernaan, tetapi manfaatnya bisa semakin maksimal jika kamu memakan buah ini beserta kulitnya. Studi yang diterbitkan di jurnal kesehatan menunjukkan bahwa konsumsi dua buah kiwi per hari bersama kulitnya dapat meningkatkan frekuensi buang air besar dan membantu mengatasi sembelit ringan secara alami. Banyak orang ragu memakan kulit kiwi karena kulit kiwi hijau yang memiliki rambut halus yang terasa tidak nyaman di mulut. Namun, kamu bisa memilih kiwi gold yang memiliki kulit lebih halus, lembut, dan tidak berbulu, sehingga lebih mudah dinikmati. Mengonsumsi kiwi gold bersama kulitnya bisa meningkatkan asupan seratmu hingga 50 persen dibandingkan hanya memakan daging buahnya saja. Selain itu, kulit kiwi juga mengandung antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin yang bermanfaat untuk kesehatan mata, serta vitamin E yang melindungi sel tubuh dari kerusakan.
  4. Kulit semangka – bagian yang seringkali dibuang begitu saja setelah memakan bagian merah yang manis. Padahal, bagian berwarna putih dari kulit semangka yang berada di antara daging buah dan kulit luar yang keras menyimpan nutrisi yang berharga. Kulit semangka mengandung citrulline, senyawa alami yang membantu mengatur tekanan darah, meningkatkan aliran darah, dan mencegah kelelahan otot. Selain itu, kulit semangka juga kaya akan antioksidan seperti lycopene (yang juga ada di daging buah), serta mineral penting seperti kalsium, magnesium, kalium, dan zat besi.

Di beberapa wilayah Amerika Selatan, kulit semangka telah lama diolah menjadi acar yang segar dan menjadi hidangan favorit yang sering disajikan bersama makanan utama. Kamu juga bisa mengolah kulit semangka menjadi kimchi, sup, atau bahkan membuat jus segar setelah dibersihkan dan dipotong-potong kecil.

Meskipun kulit buah ini aman dan bergizi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengonsumsinya dengan aman. Kulit buah dan sayuran berpotensi terpapar bakteri, kuman, atau pestisida yang digunakan selama penanaman, sehingga kebersihannya sangat penting diperhatikan. FDA (Food and Drug Administration), badan pengawas makanan dan obat di Amerika Serikat, merekomendasikan untuk mencuci produk segar di bawah air mengalir setidaknya selama 30 detik sambil digosok perlahan dengan tangan atau sikat lembut.

Langkah ini memang tidak menghilangkan pestisida sepenuhnya, tetapi dapat mengurangi residunya secara signifikan. Data dari EPA (Environmental Protection Agency) juga menunjukkan bahwa sisa pestisida pada kulit buah yang beredar di pasar umumnya masih berada di bawah batas aman bagi kesehatan manusia. Jika memungkinkan, pilihlah buah yang ditanam secara organik untuk mengurangi risiko paparan pestisida.

Baca Juga:
Banten Solid! Gubernur, Pangdam, dan Kapolda Bersatu Jaga Keamanan Wilayah

Dengan memahami manfaat dan cara mengonsumsinya dengan aman, kulit buah yang dulunya dianggap sampah bisa berubah menjadi sumber nutrisi tambahan yang berharga. Ini tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan tubuhmu, tetapi juga membantu mengurangi limbah dapur dan mendukung gaya hidup zero waste yang lebih ramah lingkungan. Jadi, lain kali saat kamu memakan mangga, pisang, kiwi, atau semangka, jangan buru-buru membuangnya – cobalah olah kulitnya dan rasakan manfaatnya sendiri!

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Respons Cepat Pemkab Serang, Sartini Warga Petir Dapat Bantuan dan Penanganan Medis

27 Januari 2026 - 12:15 WIB

Latihan Beban Bukan Sekadar Otot: Rahasia Tubuh Sehat dan Kuat bagi Wanita

2 Januari 2026 - 17:41 WIB

Deretan Makanan Kaya Vitamin B12 yang Penting untuk Energi, Saraf, dan Kesehatan Tubuh

1 Januari 2026 - 01:35 WIB

6 Latihan Upper Body Efektif untuk Membentuk Tubuh Kuat dan Proporsional

1 Januari 2026 - 01:26 WIB

Gaya Makan Sehat Milenial: Tren, Tips, dan Langkah Awal Menuju Hidup Lebih Fit

26 Desember 2025 - 19:55 WIB

8 Jenis Karbohidrat Tinggi Kalori yang Sebaiknya Dihindari Saat Diet

26 Desember 2025 - 19:32 WIB

Trending di Kesehatan