JAKARTA – Kunjungan kenegaraan Raja Yordania, Abdullah II ibn Al Hussein, ke Indonesia pada tanggal 14-15 November 2025, tidak hanya menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara, tetapi juga diwarnai dengan penghormatan dan pengamanan yang luar biasa dari Pemerintah Indonesia. Sebagai bentuk penghormatan tertinggi, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan jet-jet tempur F-16 untuk mengawal pesawat kenegaraan Raja Abdullah II saat tiba dan meninggalkan wilayah udara Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto, yang bertindak sebagai tuan rumah, secara langsung mengantar Raja Abdullah II hingga ke Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu, 15 November 2025. Prabowo, dengan pakaian safari berwarna kremnya, dan Raja Abdullah II, yang mengenakan seragam militer, turun dari mobil secara bersamaan, menunjukkan keakraban dan kedekatan hubungan di antara kedua pemimpin.
Setelah berbincang sejenak, Prabowo dan Raja Abdullah II berjalan melewati pasukan jajar kehormatan, sebuah tradisi militer yang melambangkan penghormatan dan penghargaan kepada tamu negara. Selanjutnya, Raja Abdullah II memeluk Prabowo sebagai tanda perpisahan sebelum menaiki tangga dan masuk ke dalam pesawat yang akan membawanya melanjutkan kunjungan ke Pakistan.
Namun, pengawalan tidak berhenti di situ. Pesawat kenegaraan yang membawa Raja Abdullah II mendapatkan pengawalan ketat dari jet-jet tempur F-16 milik TNI AU. Pesawat-pesawat tempur tersebut terlihat berlalu lalang di langit bandara, memberikan rasa aman dan nyaman bagi Raja Abdullah II dan delegasinya.
Pengawalan jet tempur F-16 tidak hanya dilakukan saat kepulangan Raja Abdullah II. Pada saat kedatangannya di Indonesia pada Jumat, 14 November 2025, pesawat kenegaraan yang membawa Raja Abdullah II juga dikawal oleh tujuh jet tempur F-16 dan tiga jet tempur T-50 milik TNI AU ketika memasuki wilayah udara Indonesia.
Pengawalan ini merupakan bentuk penghormatan Pemerintah Indonesia terhadap Kerajaan Yordania dan Raja Abdullah II secara pribadi.
Baca Juga:
Jangan Biarkan Alpukatmu Terbuang Sia-sia! Ini 7 Cara Menyimpan Alpukat Agar Awet dan Tidak Pahit
Turut mendampingi Prabowo dalam acara pelepasan Raja Abdullah II antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Angga Raka Prabowo, putra Prabowo Didit Hediprasetyo, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Kehadiran para pejabat tinggi negara ini menunjukkan betapa pentingnya kunjungan Raja Abdullah II bagi Indonesia.
Sebelum meninggalkan Indonesia, Raja Abdullah II juga diajak Prabowo untuk sarapan bersama di hotel tempatnya menginap. Sarapan bersama ini disebut sebagai “reuni dua sahabat” karena Prabowo dan Raja Abdullah II telah lama saling mengenal dan memiliki hubungan yang dekat.
“Suasana pertemuan berlangsung hangat, menyerupai reuni singkat dua sahabat yang telah lama saling mengenal. Dalam obrolan akrab itu, keduanya kembali menegaskan komitmen untuk terus memperkuat persahabatan dan kerja sama antara Indonesia dan Kerajaan Yordania, termasuk dalam isu kemanusiaan serta stabilitas kawasan,” tulis Sekretariat Kabinet (Setkab) di akun Instagram resminya.
Kunjungan kenegaraan Raja Yordania ini merupakan kunjungan balasan atas lawatan Prabowo ke Yordania beberapa waktu lalu. Selain itu, kunjungan ini juga bertujuan untuk menyepakati sejumlah kerja sama, termasuk kerja sama di bidang pertahanan antara Republik Indonesia dan Kerajaan Yordania.
Kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Yordania diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan kapasitas militer kedua negara, serta memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan dan stabilitas kawasan. Selain itu, kerja sama ini juga dapat membuka peluang bagi transfer teknologi dan pengembangan industri pertahanan di kedua negara.
Sebagai penutup, kunjungan kenegaraan Raja Abdullah II ibn Al Hussein ke Indonesia merupakan sukses besar dalam mempererat hubungan bilateral antara kedua negara. Pengawalan jet tempur F-16 TNI AU, sarapan bersama Prabowo, dan kesepakatan kerja sama pertahanan menjadi bukti nyata komitmen kedua negara untuk terus meningkatkan kerja sama di berbagai bidang.
Baca Juga:
Penduduk Ibu Kota Nusantara Capai 147.430 Jiwa, Didominasi Generasi Z dan Milenial
Kunjungan ini juga menunjukkan peran aktif Indonesia dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Timur Tengah dan dunia.









