Menu

Mode Gelap

Berita · 4 Nov 2025 19:40 WIB

Kapolres Serang: Jadi Polisi Itu Panggilan Hati, Bukan Sekadar Profesi!


 Kapolres Serang: Jadi Polisi Itu Panggilan Hati, Bukan Sekadar Profesi! Perbesar

SERANG – Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, memberikan pembekalan inspiratif kepada 52 siswa calon bintara dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Mandalawangi Polda Banten yang tengah menjalani latihan kerja (latja) di Polres Serang, Selasa (4/11/2025). Acara ini menjadi momen penting bagi para calon abdi negara untuk memantapkan niat dan semangat dalam mengemban tugas kepolisian.

Kegiatan pembekalan berlangsung di Mapolsek Ciruas, dengan dihadiri oleh Kapolsek Ciruas, Kompol Salahuddin, dan Danki Siswa SPN, Iptu Widi Utomo. Suasana penuh khidmat dan antusiasme terpancar dari wajah para siswa yang siap menerima arahan dari pimpinan mereka.

Dalam arahannya, Kapolres AKBP Condro Sasongko menekankan bahwa menjadi anggota Polri bukanlah sekadar mencari pekerjaan atau sumber penghasilan semata, melainkan sebuah pilihan hidup yang mulia dan panggilan hati yang tulus.

“Menjadi polisi bukan hanya untuk mencari nafkah atau pekerjaan, tapi jadikan ini sebagai pilihan hidup sehingga nantinya menjadi hobi yang menyenangkan. Kalau sudah menjadi hobi, kita akan bekerja dengan sepenuh hati dan penuh dedikasi,” tegas Kapolres di hadapan para siswa.

Kapolres menjelaskan, setiap anggota Polri harus memiliki semangat pengabdian yang membara dan memahami bahwa tugas kepolisian adalah ibadah sosial yang bernilai tinggi.

Dengan niat yang benar dan keikhlasan dalam setiap tindakan, seorang polisi dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Dalam kesempatan yang berharga ini, Kapolres juga menyampaikan tiga pesan penting yang harus menjadi pedoman utama bagi para siswa bintara dalam menjalankan tugas di lapangan, yaitu: menjadi penolong bagi masyarakat yang membutuhkan, menjadi suri tauladan yang baik bagi lingkungan sekitar, dan menjadi problem solver yang handal dalam setiap situasi.

“Jika tiga hal ini sudah kalian kuasai dengan baik, berarti kalian sudah menguasai seluruh tugas-tugas kepolisian. Jadikan ini sebagai kompas dalam setiap langkah kalian,” ujar Kapolres yang merupakan alumnus Akpol 2025.

Baca Juga:
Perjanjian Giyanti: Kisah Pengkhianatan yang Membelah Mataram!

Ia menjelaskan bahwa polisi harus selalu hadir sebagai penolong masyarakat dalam situasi apapun, baik dalam keadaan darurat maupun dalam memberikan pelayanan sehari-hari.

Selain itu, polisi juga harus mampu menjadi contoh yang baik dalam sikap, tutur kata, maupun tindakan, karena setiap perilaku anggota Polri akan menjadi cerminan bagi institusi kepolisian secara keseluruhan.

“Dan yang ketiga, jadilah problem solver yang cerdas dan bijaksana. Polisi harus mampu menyelesaikan masalah di tengah masyarakat dengan cara yang efektif dan humanis, bukan justru menambah masalah baru. Dengan kemampuan komunikasi dan empati yang baik, kalian bisa menyelesaikan setiap persoalan dengan cara yang bijak dan adil,” tambahnya.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan para siswa tentang pentingnya penguasaan hukum yang mendalam bagi setiap anggota Polri. Ia menekankan agar para siswa memahami dan mempelajari secara seksama Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang akan mulai diberlakukan pada tahun 2026.

“Ketika kalian resmi menjadi anggota Polri, kalian akan berhadapan dengan KUHP yang baru. Oleh karena itu, kuasai KUHP baru ini dengan sebaik-baiknya, karena KUHP akan menjadi dasar utama dalam setiap penegakan hukum yang kalian lakukan. Jangan sampai kita kalah dengan masyarakat yang lebih paham hukum dari kita,” ujarnya dengan nada serius.

Kapolres juga menyampaikan bahwa seorang polisi tidak perlu mengenyam pendidikan di berbagai universitas untuk memahami berbagai bidang kehidupan. Cukup dengan menguasai 1.500 undang-undang yang ada, seorang polisi akan mampu memahami berbagai sektor kehidupan dengan baik.

“Jika kalian menguasai 1.500 undang-undang, secara otomatis kalian sudah memahami aturan di bidang perindustrian, perdagangan, lingkungan, dan lain-lain. Polisi itu harus serba bisa dan adaptif terhadap setiap perubahan,” ungkapnya.

Ia berharap, para siswa bintara dapat memanfaatkan masa latihan kerja di Polres Serang sebagai kesempatan emas untuk belajar langsung dari lapangan, memahami karakter masyarakat yang beragam, dan mengasah kemampuan teknis maupun etika kepolisian.

Baca Juga:
Kekeringan Ekstrem Landa Iran: Krisis Air Mengintai, Bagaimana Nasib Warganya?

“Gunakan waktu latja ini dengan sebaik-baiknya. Serap pengalaman berharga dari para senior, belajar dari setiap situasi yang kalian hadapi, dan jangan pernah takut untuk bertanya. Ingatlah, kalian adalah calon-calon polisi masa depan yang akan melanjutkan estafet pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tutup Kapolres dengan penuh harap.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ironi di Tengah Kemewahan: Jalan Kampung di Jakarta Pusat Tak Pernah Diaspal Puluhan Tahun

30 November 2025 - 20:44 WIB

Kisah Lulusan Ber-IPK 4.0 yang Harus Berhadapan dengan Tekanan Dunia Nyata

30 November 2025 - 20:42 WIB

Aturan Barang Bawaan di Kereta Khusus Petani dan Pedagang, Ini Daftar Larangannya

30 November 2025 - 20:24 WIB

Kick-off HPN 2026 di Serang Terselenggara Meriah, Banten Mantapkan Diri sebagai Tuan Rumah Puncak Peringatan Nasional

30 November 2025 - 20:14 WIB

Polri Gerak Cepat Bangun Jembatan Gantung di Soppeng, Tindak Lanjut Instruksi Presiden Prabowo

30 November 2025 - 20:09 WIB

Air Astana Capai Rekor Pemesanan 50 Airbus A320neo untuk Perluas Jangkauan dan Modernisasi Armada

30 November 2025 - 20:07 WIB

Trending di Berita