Menu

Mode Gelap

Berita · 21 Nov 2025 21:42 WIB

Kapolres Serang Tebarkan 500 Ekor Lele Jumbo di Danau Puspemkab – Bisa Dipancing, Tapi Jangan Pakai Jaring!


 Kapolres Serang Tebarkan 500 Ekor Lele Jumbo di Danau Puspemkab – Bisa Dipancing, Tapi Jangan Pakai Jaring! Perbesar

PROLOGMEDIA – Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko kembali melakukan kegiatan yang dinanti-nanti oleh warga: menebar ratusan ekor ikan lele Sangkuriang indukan berukuran jumbo di Danau Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang, pada hari Jumat (21/11/2025). Kegiatan ini bukan hanya sekadar aksi simbolis, melainkan bagian dari program ketahanan pangan Polres Serang yang telah berjalan secara teratur sejak beberapa bulan terakhir dan telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ikan-ikan lele yang ditebarkan bukanlah belian dari luar, melainkan hasil budidaya pembesaran menggunakan media bioflok yang dikelola langsung oleh Kapolres Serang di halaman rumah dinasnya. Teknologi bioflok yang digunakan memungkinkan budidaya ikan dengan kepadatan tinggi dan tanpa menggunakan air yang terlalu banyak, sekaligus menghasilkan ikan yang sehat dan berkualitas.

“Barusan kami turunkan 500 ekor lele Sangkuriang berukuran jumbo dengan berat masing-masing 2 hingga 3 kilogram dilepas langsung ke perairan danau,” ujar Condro dengan bangga saat menyaksikan ikan-ikan itu berenang bebas di danau.

Menurut Kapolres, kegiatan penebaran ikan ini memiliki tujuan ganda yang penting. Selain bertujuan menambah populasi ikan di danau Puspemkab yang selama ini kurang terkelola secara optimal, ia juga menjadi bentuk nyata dukungan Polri terhadap upaya peningkatan ketersediaan pangan masyarakat.

“Selain itu, diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga,” tambahnya, menekankan bahwa program ini dirancang untuk menyentuh kehidupan sehari-hari warga di sekitar danau serta wilayah Serang secara luas.

Yang paling menarik, Condro secara tegas menyatakan bahwa masyarakat dipersilakan untuk memancing ikan-ikan tersebut. Namun, ia memberikan aturan yang jelas: penangkapannya tidak boleh menggunakan jaring apapun. Menurutnya, pembatasan ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem danau serta memastikan bahwa pemanfaatan ikan dilakukan secara sportif dan adil.

“Masyarakat silakan menikmati, silakan memancing. Tapi jangan dijaring, karena tujuan kita adalah memberi manfaat, bukan menghabiskan,” tegas Kapolres yang merupakan alumnus Akpol angkatan 2005.

Baca Juga:
Penyebab Rasa Kantuk Setelah Makan dan Cara Efektif Mengatasinya

Ia berharap bahwa ukuran ikan yang cukup besar—antara 2 hingga 3 kilogram per ekor—dapat memberikan nilai lebih bagi warga yang berhasil mendapatkannya. Baik itu untuk dikonsumsi langsung oleh keluarga, sehingga mengurangi beban pengeluaran untuk makanan, maupun dimanfaatkan sebagai peluang usaha kecil.

“Mudah-mudahan warga yang dapat ikan bisa memanfaatkannya untuk kebutuhan di rumah, atau kalau memungkinkan, bisa dikembangkan lagi jadi ladang usaha,” tutur Condro, membayangkan bagaimana ikan lele jumbo itu bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi warga yang cerdas memanfaatkannya.

Program ketahanan pangan ini menjadi salah satu prioritas utama Polres Serang dalam mendukung stabilitas ekonomi masyarakat di wilayahnya. Tidak hanya terbatas pada budidaya lele bioflok, Polres Serang juga menjalankan berbagai program lain yang saling melengkapi. Di antaranya adalah pemanfaatan lahan kosong untuk menanam tanaman hortikultura seperti sayuran dan buah-buahan, serta pertanian jagung yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal. Semua program ini dirancang untuk menciptakan ekosistem pangan yang mandiri dan berkelanjutan, sehingga masyarakat tidak terlalu bergantung pada pasokan dari luar.

Dalam kegiatan penebaran ikan kali ini, Condro tidak sendirian. Turut mendampinginya Wakapolres Serang Kompol Fauzan Afifi, Kasat Intelkam Iptu Saeful Sani, dan Kasi Propam Ipda Jhoni Yuhanto. Kehadiran para pejabat utama jajaran Polres Serang menunjukkan komitmen penuh dari seluruh struktur kepemimpinan untuk menyukseskan program ketahanan pangan ini. Mereka tidak hanya menyaksikan kegiatan, tetapi juga terlibat langsung dalam proses penebaran ikan, menunjukkan bahwa program ini adalah tanggung jawab bersama.

Respon dari masyarakat yang hadir saat penebaran sangat positif. Banyak warga yang tiba jauh sebelum kegiatan dimulai, membawa peralatan memancing mereka. Setelah ikan-ikan lele jumbo dilepas ke danau, sebagian warga langsung bersiap memasang pancing di tepi danau, sembari penuh harapan bisa membawa pulang ikan yang berukuran besar. Beberapa di antaranya bahkan membawa keluarga untuk berbagi keseruan memancing sambil menunggu hasilnya.

“Saya senang banget ada kegiatan seperti ini. Bisa memancing sambil bertemu tetangga, dan kalau beruntung bisa dapet ikan besar buat makan malam keluarga,” ujar salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya, sambil menyesuaikan tali pancingnya.

Warga lain juga menyampaikan apresiasi terhadap upaya Polres Serang yang selalu berusaha memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya dalam hal keamanan tapi juga pemberdayaan ekonomi dan ketahanan pangan.

Baca Juga:
Musim Hujan Datang, Kamitetep Menyerang! Ini 8 Cara Ampuh Usir Serangga Pengganggu dari Rumah

Ke depannya, Kapolres Condro berjanji akan terus melanjutkan dan mengembangkan program ketahanan pangan ini. Ia berencana untuk menambah jumlah penebaran ikan di berbagai danau dan sungai di wilayah Serang, serta memperluas budidaya tanaman hortikultura dan jagung ke lebih banyak lahan. Dengan demikian, Polres Serang berharap bisa memberikan kontribusi yang lebih besar dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera, mandiri, dan stabil secara ekonomi.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

China Pecahkan Rekor Dunia: Penerbangan Komersial Terlama Selama 29 Jam dari Shanghai ke Buenos Aires

9 Desember 2025 - 22:49 WIB

ASN Pemkab Serang Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Pemerintah Siapkan Posko Siaga

9 Desember 2025 - 22:36 WIB

Ratusan Dapur MBG di Sumatra Hilang Kontak, Krisis Gizi Mengancam Pengungsi

9 Desember 2025 - 22:17 WIB

Pemprov Banten Raih Juara 1 FORPAK API, Bukti Komitmen Tegakkan Integritas

9 Desember 2025 - 22:09 WIB

Gunung Anak Krakatau Naik ke Level II, Warga di Sekitar Diminta Waspada

9 Desember 2025 - 22:07 WIB

Akses Terputus, Warga Tiga Desa di Pandeglang Terdampak Jembatan Ambruk

9 Desember 2025 - 21:53 WIB

Trending di Berita