Menu

Mode Gelap

Berita · 11 Des 2025 19:57 WIB

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Tinjau Posko Pengungsian Aceh Tamiang dan Salurkan Bantuan Bencana


 Kapolri Listyo Sigit Prabowo Tinjau Posko Pengungsian Aceh Tamiang dan Salurkan Bantuan Bencana Perbesar

PROLOGMEDIA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan langsung ke posko pengungsian bencana alam di wilayah Aceh Tamiang, Kamis (11/12/2025). Kedatangan Sigit tidak hanya sekadar kunjungan formal, tetapi juga membawa sejumlah bantuan yang ditujukan bagi masyarakat terdampak bencana. Kehadiran orang nomor satu di Polri ini disambut antusias oleh ratusan pengungsi yang berada di lokasi.

 

Posko pengungsian yang berada di Jembatan Kuala Simpang saat ini menampung sekitar 240 warga. Mereka yang mengungsi berasal dari berbagai desa yang terdampak bencana, dan sebagian besar membawa serta keluarga dan harta benda seadanya. Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat rombongan Kapolri tiba, banyak yang menyambut dengan senyum, lambaian tangan, dan ucapan terima kasih. Beberapa anak-anak bahkan berlari menghampiri rombongan, penasaran melihat kehadiran tokoh penting negara di tengah kesulitan yang mereka alami.

 

Kunjungan ini dilakukan Kapolri bersama sejumlah pejabat tinggi Polri. Tampak hadir mendampingi Sigit, Ketua Umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo, yang juga memberikan perhatian khusus pada anak-anak dan perempuan yang berada di pengungsian. Selain itu, tampak Dankor Brimob Polri Irjen Ramdani Hidayat, Aslog Kapolri Irjen Suwondo Nainggolan, Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana, Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basyah, serta Karomulmed Divisi Humas Polri Brigjen Ade Ary Syam Indradi. Kehadiran mereka memperlihatkan sinergi jajaran Polri dalam menangani bencana secara terpadu.

 

Di lokasi pengungsian, Polri telah menyiapkan berbagai layanan penting bagi masyarakat. Salah satunya adalah dapur lapangan dengan kapasitas memasak hingga 450 porsi sekali masak. Dapur ini menjadi tumpuan utama bagi warga yang kini kesulitan menyiapkan makanan sehari-hari. Selain itu, layanan trauma healing juga dihadirkan untuk mendukung kesehatan mental warga, terutama anak-anak yang mengalami ketakutan akibat bencana. Sebanyak 12 anggota tim khusus dilibatkan untuk melakukan pendekatan psikologis dan kegiatan permainan edukatif yang dapat membantu mengurangi trauma.

 

Tak hanya itu, Polri juga menyiapkan fasilitas water treatment yang mampu menghasilkan 16.000 liter air bersih setiap harinya. Layanan ini sangat vital mengingat krisis air bersih sering muncul pasca-bencana. Posko kesehatan pun aktif beroperasi dengan melibatkan 31 tenaga kesehatan, menyediakan layanan medis dasar hingga konsultasi kesehatan bagi warga yang membutuhkan. Kehadiran layanan ini membuat pengungsi merasa lebih aman dan terlayani, meski berada dalam kondisi darurat.

 

Pada kesempatan tersebut, Kapolri menyerahkan bantuan logistik sebanyak enam truk yang berisi kebutuhan pokok, peralatan penanggulangan bencana, hingga perlengkapan pendidikan bagi anak-anak. Truk pertama membawa berbagai peralatan penting, seperti chainsaw merek Supra sebanyak 20 set, jet pump merek Yamamoto 30 unit, genset bensin PG3500E 15 set, pompa Robin 3 inci merk Ecolite 30 unit, selang buang 4 rol, selang hisap 6 rol, genset tambahan 5 unit, kain kafan 5 rol, dan mainan anak-anak 156 pcs.

 

Truk kedua diisi dengan tandon air berkapasitas 1.100 liter sebanyak 8 buah, sementara truk ketiga membawa tandon tambahan 12 buah, solar 23 jerigen, bensin 13 jerigen, oli campur genset 4 botol, serta pompa minyak dari jerigen 2 buah. Semua peralatan ini ditujukan untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

Baca Juga:
Polemik UMSK Jawa Barat Memanas, Zuli Zulkipli Singgung Transparansi Serikat Buruh

 

Truk keempat berisi paket sembako untuk 200 keluarga. Masing-masing paket berisi 5 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula, 8 bungkus indomie, 2 pcs biskuit, dan 1 kotak teh. Selain itu, terdapat pakaian dinas lapangan (PDL) sebanyak 600 stel, baju penanggulangan bencana 300 pcs, topi rimba 10 pcs, PDL tactical 20 stel, kaos kaki Dislap 10 pasang, t-shirt 20 pcs, dan unit wifi sebanyak 3 buah untuk mendukung komunikasi di pengungsian.

 

Truk kelima membawa bantuan dari Ketua Umum Bhayangkari, termasuk masker 300 box, kasa 5 koli, obat-obatan 1.745 box, nasi instan 10 dus, berbagai bumbu masakan, rokok 1.300 bungkus, mukena 200 pcs, selimut 300 pcs, tas selempang 50 pcs, dan seragam sekolah sebanyak 591 pcs. Sementara truk keenam berisi seragam sekolah SD, SMP, dan SMA sebanyak 1.184 stel, stiker Polri 40 pcs, dan selimut 300 pcs. Bantuan ini tidak hanya membantu kebutuhan dasar, tetapi juga menunjang pendidikan anak-anak yang terdampak bencana.

 

Kapolri dalam kesempatan itu menyampaikan pesan agar seluruh warga tetap bersabar dan menjaga kesehatan, sambil menekankan pentingnya gotong-royong. “Kami hadir untuk memastikan saudara-saudara tetap mendapatkan pelayanan, pangan, air bersih, dan perlindungan. Kita semua harus bersinergi menghadapi bencana ini,” ujar Sigit. Ucapan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, banyak yang meneteskan air mata terharu melihat perhatian yang diberikan langsung oleh Kapolri.

 

Selain menyalurkan bantuan, kunjungan ini juga menjadi momen penting untuk memastikan koordinasi penanganan bencana berjalan baik. Dengan kehadiran jajaran Polri di lokasi, semua pihak dapat bekerja secara terpadu mulai dari distribusi logistik, layanan kesehatan, hingga pemulihan infrastruktur yang rusak akibat bencana. Kapolri menekankan, kecepatan dan ketepatan dalam penanganan bencana adalah kunci utama untuk meminimalisir dampak yang lebih luas.

 

Hadirnya berbagai fasilitas dan bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban warga yang terdampak bencana. Trauma anak-anak dan keluarga dapat diatasi dengan pendekatan psikologis, sementara kebutuhan pangan dan air bersih dapat terpenuhi melalui dapur lapangan dan water treatment. Bantuan pendidikan berupa seragam dan perlengkapan sekolah juga menjadi perhatian khusus, agar anak-anak tetap bisa melanjutkan pendidikan meski dalam kondisi darurat.

 

Kunjungan Kapolri ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, tidak hanya dalam konteks keamanan, tetapi juga dalam membantu pemulihan pasca-bencana. Sinergi antara Polri, Bhayangkari, dan berbagai elemen masyarakat membuktikan bahwa kolaborasi merupakan kunci dalam penanganan bencana yang efektif dan humanis.

 

Baca Juga:
Berhenti Minum Kopi Selama Sebulan: Hidup Tenang Tanpa Cemas, Energi Tetap, dan Tidur Lebih Nyenyak

Dengan berbagai bantuan yang telah disalurkan, warga pengungsian di Aceh Tamiang kini sedikit lebih tenang menghadapi situasi sulit. Meski bencana membawa banyak tantangan, hadirnya perhatian nyata dari Kapolri dan jajaran Polri memberikan semangat baru bagi mereka untuk tetap tegar dan optimis menghadapi masa depan.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Serang Terima Penghargaan Nasional APDESI di Rakernas 2026

16 Februari 2026 - 13:33 WIB

Pemkab Way Kanan Gelar Musrenbang Kecamatan Negeri Agung, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama

10 Februari 2026 - 20:24 WIB

Tindak Lanjut Arahan Presiden Prabowo, Pasar Km 02 Way Kanan Dibersihkan Lewat Kurve Gabungan

5 Februari 2026 - 14:08 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Way Kanan Salurkan Bansos untuk Warga Blambangan Umpu

31 Januari 2026 - 12:10 WIB

TMMD ke-127 Tahun 2026 di Cikeusal Fokus Infrastruktur, UMKM, dan Ketahanan Pangan

29 Januari 2026 - 20:28 WIB

Wakili Bupati, Kadis Sosial Resmikan Temu Karya Daerah Karang Taruna Way Kanan Tahun 2026

26 Januari 2026 - 16:10 WIB

Trending di Berita