JAKARTA – Pada hari yang cerah di Jumat, 14 November 2025, kompleks fasilitas Badan Narkotika Nasional (BNN) di Lido, Jawa Barat, menjadi saksi bisu dari sebuah peristiwa penting dalam upaya pemberantasan narkotika di Indonesia. Kedatangan Delegasi Pemerintah Federasi Rusia bukan hanya sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah langkah konkret dalam mempererat kerja sama bilateral antara kedua negara dalam memerangi ancaman narkoba yang semakin kompleks.
Kunjungan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari serangkaian inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penegakan hukum dan penanganan narkotika. Di tengah tantangan global yang semakin berat, kerja sama internasional menjadi kunci utama dalam mengatasi masalah narkoba yang tidak mengenal batas negara. Kehadiran delegasi Rusia menjadi bukti nyata komitmen kedua negara untuk saling mendukung dan berbagi pengalaman dalam upaya mulia ini.
Delegasi Rusia yang hadir dalam kunjungan tersebut terdiri dari tokoh-tokoh penting yang memiliki peran strategis dalam hubungan bilateral kedua negara. Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, H.E. Mr. Sergei Tolchenov, memimpin rombongan yang juga beranggotakan Attaché Kedutaan Besar Rusia, Mr. Anton Tikhomirov, Tenaga Ahli Kedutaan Rusia, Egor Kim, serta Police Attache, Grigory Borisov. Kehadiran mereka menunjukkan betapa seriusnya Rusia dalam menjalin kerja sama dengan Indonesia dalam bidang pemberantasan narkotika.
Tidak hanya itu, tim instruktur dari Kementerian Dalam Negeri Federasi Rusia turut hadir untuk memberikan wawasan dan pengetahuan teknis yang berharga. Kolonel Polisi Alexey Stukalov, Kolonel Polisi Svetlana Zemtsova, dan Letnan Kolonel Polisi Maria Oplesnina, adalah para ahli yang siap berbagi pengalaman dan keahlian mereka dalam penanganan narkotika.
Kunjungan diawali di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BNN, sebuah lembaga yang memiliki peran vital dalam meningkatkan kompetensi aparatur BNN. Di tempat ini, delegasi Rusia mendapatkan penjelasan mendalam mengenai program penguatan kompetensi yang dirancang untuk meningkatkan kualitas SDM dalam penanganan kasus narkotika.
Sistem pelatihan terintegrasi yang diterapkan BNN juga menjadi fokus perhatian, karena dianggap sebagai salah satu kunci keberhasilan dalam menciptakan petugas yang profesional dan kompeten.
Agenda kunjungan berlanjut ke Fasilitas K9 Handler BNN, sebuah unit khusus yang menggunakan anjing pelacak dalam mendeteksi narkotika. Delegasi Rusia terpukau dengan demonstrasi kemampuan anjing-anjing pelacak BNN yang sangat terlatih.
Baca Juga:
Vidi Aldiano Hiatus! Prioritaskan Kesehatan & Siapkan Album Baru
Mereka mengapresiasi profesionalisme tim K9 serta teknologi pendukung yang digunakan dalam operasi di lapangan. Keberhasilan unit K9 BNN menjadi inspirasi bagi pengembangan kerja sama di bidang ini.
Selanjutnya, delegasi mengunjungi Laboratorium Narkotika BNN, sebuah fasilitas modern yang memiliki peran krusial dalam pembuktian ilmiah tindak pidana narkotika. Di tempat ini, mereka mendapatkan paparan terkait standar pengujian ilmiah, metode analisis laboratorium, serta peran penting laboratorium dalam mendukung penyidikan. Delegasi Rusia mengakui pentingnya laboratorium narkotika yang dilengkapi dengan teknologi canggih dalam mengungkap kasus-kasus narkoba yang semakin kompleks.
Kunjungan diakhiri di Balai Besar Rehabilitasi BNN, sebuah pusat rehabilitasi terpadu yang memberikan layanan komprehensif bagi para pengguna narkotika. Delegasi Rusia melihat langsung fasilitas layanan rehabilitasi mulai dari asesmen medis, intervensi psikososial, hingga program reintegrasi sosial. Mereka terkesan dengan pendekatan rehabilitatif BNN yang holistik dan berorientasi pada pemulihan yang berkelanjutan. Delegasi Rusia menilai pendekatan ini dapat menjadi model kolaborasi dalam penanganan pengguna narkotika di kedua negara.
Kunjungan Duta Besar Rusia ke Lido ini bukan hanya sekadar kunjungan seremonial, melainkan sebuah langkah konkret dalam memperkuat kerja sama bilateral antara BNN dan lembaga mitra di Federasi Rusia. Kunjungan ini juga menjadi ajang untuk menunjukkan berbagai bentuk kontribusi yang berpotensi diberikan oleh pihak Rusia dalam mendukung upaya penanggulangan narkotika di Indonesia.
Kontribusi tersebut dapat berupa peningkatan kapasitas aparatur melalui pelatihan teknis, transfer pengetahuan dan metode investigasi modern, dukungan teknologi pendukung penegakan hukum, serta pengembangan infrastruktur yang relevan bagi upaya pemberantasan narkotika.
Dengan berbagi pengalaman dan sumber daya, kedua negara dapat saling memperkuat dalam menghadapi ancaman narkoba yang semakin kompleks.
Melalui kunjungan ini, diharapkan tercipta pemahaman bersama mengenai peluang kolaborasi yang lebih strategis, komprehensif, dan berdampak nyata bagi penanggulangan narkotika di Indonesia. Kerja sama yang erat antara BNN dan lembaga mitra di Rusia akan menjadi fondasi yang kuat dalam menciptakan Indonesia yang bersih dari narkoba.
Baca Juga:
Wali Kota Sibolga Dinyatakan Selamat Setelah Hilang 4 Hari dan Menempuh Perjalanan Kaki di Tengah Banjir-Longsor
Kunjungan Duta Besar Rusia ke Lido merupakan momentum penting dalam memperkuat kerja sama BNN dalam pemberantasan narkotika. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Indonesia dan Rusia dapat bersama-sama mengatasi ancaman narkoba dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.









