Pulau Lomblen, yang lebih dikenal sebagai Kabupaten Lembata di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menyimpan pesona alam yang begitu kaya dan beragam. Dari panorama bawah laut yang memukau hingga gugusan bukit dan gunung yang menantang, Lembata menawarkan pengalaman wisata yang tak terlupakan bagi siapa saja yang berani menjelajahinya.
Jika Anda berencana untuk mengunjungi pulau yang eksotis ini, ada empat destinasi wisata yang wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda.
1. Kampung Nelayan Lamalera: Menyelami Tradisi Berburu Paus yang Mendunia

Kampung Nelayan Lamalera adalah sebuah desa unik yang terletak di selatan Pulau Lembata, tepatnya di Kecamatan Wulandoni. Desa ini terkenal di seluruh dunia karena tradisi berburu paus yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Bagi masyarakat Lamalera, berburu paus bukan hanya sekadar mata pencaharian, tetapi juga merupakan bagian dari kearifan lokal dan upaya menjaga stabilitas kehidupan ekonomi masyarakat.
Para Lamava (juru tikam) dengan gagah berani berburu paus menggunakan perahu tradisional yang disebut peledang. Mereka menggunakan tombak sederhana untuk melumpuhkan hewan mamalia laut raksasa ini. Proses berburu paus di Lamalera adalah sebuah tontonan yang mendebarkan dan sarat akan nilai-nilai budaya yang luhur.
Meskipun menuai kontroversi dari berbagai pihak, tradisi berburu paus di Lamalera tetap dipertahankan dengan alasan menjaga keberlangsungan hidup masyarakat setempat. Pemerintah dan berbagai organisasi konservasi pun terus berupaya untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat Lamalera agar tradisi ini dapat dilakukan secara berkelanjutan dan tidak mengancam populasi paus.
Untuk mencapai Kampung Nelayan Lamalera, Anda harus menempuh perjalanan sekitar tiga jam dari kota Lewoleba, ibu kota Kabupaten Lembata.
Perjalanan yang cukup panjang ini akan terbayar lunas dengan pengalaman menyaksikan langsung tradisi berburu paus yang mendunia dan berinteraksi dengan masyarakat Lamalera yang ramah dan bersahaja.
2. Gunung Api Ile Lewotolok: Menyaksikan Tarian Lava Pijar di Ketinggian

Gunung Api Ile Lewotolok adalah sebuah gunung berapi aktif yang menjulang tinggi di Pulau Lembata. Meskipun terkesan berbahaya, gunung ini justru menjadi daya tarik wisata baru di daerah ini. Sejak erupsi yang terjadi pada 29 November 2020, Gunung Ile Lewotolok tidak pernah absen melontarkan lava pijar setiap malam.
Fenomena alam yang menakjubkan ini menarik perhatian banyak orang, sehingga tak sedikit wisatawan yang memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto ria dengan latar belakang lontaran lava pijar yang mempesona. Pemandangan ini semakin indah saat langit malam bertaburan bintang, menciptakan kombinasi yang sempurna antara keindahan alam dan kekuatan gunung berapi.
Baca Juga:
Manis dan Berkhasiat! 6 Manfaat Minum Cengkeh & Kayu Manis Sebelum Tidur + Cara Buatnya
Untuk mencapai Gunung Ile Lewotolok, pengunjung hanya membutuhkan waktu sekitar dua puluh menit dari pusat kota Lewoleba atau dari Bandara Udara Wunopito menuju Kecamatan Ile Ape. Meskipun aktivitas vulkanik gunung ini masih tinggi, namun pemerintah daerah telah menetapkan zona aman bagi wisatawan untuk menyaksikan keindahan lontaran lava pijar.
3. Bukit Cinta Lembata (BCL): Menikmati Panorama Savana dan Laut dari Ketinggian

Jika Anda menyukai kegiatan trekking atau wisata alam dari ketinggian, maka Bukit Cinta Lembata (BCL) adalah tempat yang wajib Anda kunjungi. BCL menawarkan pemandangan savana yang memukau, serta bentangan biru laut yang tenang di antara dua tanjung, Waijarang dan Boleng.
Di bulan Agustus atau saat musim kemarau, BCL semakin menarik karena menawarkan panorama alam dengan padang rerumputan dan tanah berwarna cokelat yang eksotis. Pemandangan ini sangat cocok untuk diabadikan dalam foto-foto yang instagramable.
Untuk mencapai BCL, pengunjung hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit dari kota Lewoleba. Jalan menuju BCL pun cukup mudah diakses, sehingga Anda tidak perlu khawatir akan kesulitan mencapai tempat ini.
4. Bukit Doa: Menemukan Kedamaian di Tengah Keindahan Alam

Bukit Doa adalah sebuah destinasi wisata rohani yang terletak bersebelahan dengan BCL. Meskipun letaknya berdekatan, namun Bukit Doa menawarkan pemandangan alam yang tak kalah menarik. Di sini, Anda akan disuguhkan dengan Patung Bunda Maria dengan tinggi 100 meter yang menjulang tinggi, menciptakan suasana yang khusyuk dan damai.
Bukit Doa menjadi tempat yang ideal untuk merenung, berdoa, dan mencari ketenangan jiwa di tengah keindahan alam yang mempesona. Pemandangan laut yang membentang luas di kejauhan semakin menambah kedamaian tempat ini.
Dengan mengunjungi Bukit Doa, Anda dapat melengkapi perjalanan wisata Anda di Lembata dengan pengalaman spiritual yang mendalam. Mulai dari wisata pantai, gunung, hingga wisata rohani, Lembata menawarkan segala sesuatu yang Anda butuhkan untuk liburan yang tak terlupakan.
Sebagai informasi tambahan, Kabupaten Lembata memiliki berbagai pilihan akomodasi yang memadai, mulai dari hotel, homestay, hingga penginapan. Begitu pula dengan jajanan dan kulinernya, semua tersedia lengkap untuk memanjakan lidah Anda.
Jadi, tunggu apa lagi? Segera rencanakan perjalanan Anda ke Lembata dan temukan eksotisme tersembunyi di Pulau Lomblen ini. Nikmati keindahan alamnya yang memukau, tradisi budayanya yang kaya, dan keramahan masyarakatnya yang hangat.
Baca Juga:
SPBU Jadi Ladang Korupsi? KPK Usut Proyek Digitalisasi, Telkom Terseret
Lembata siap menyambut Anda dengan segala pesonanya.









