SERANG – Warga Desa Pulo, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, dikejutkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia (lansia) yang tergeletak tak bernyawa di pinggir jalan pada Rabu (12/11/2025) siang. Namun, berkat kesigapan dan kerja keras Unit Reskrim Polsek Ciruas, Polres Serang, misteri identitas mayat tersebut berhasil diungkap dalam waktu singkat!
Penemuan mayat tanpa identitas ini sempat menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat. Siapakah pria tua malang ini? Apa penyebab kematiannya? Pertanyaan-pertanyaan ini menghantui benak warga yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
Kapolsek Ciruas, Kompol Salahuddin, menjelaskan bahwa setelah serangkaian penyelidikan intensif dan koordinasi dengan berbagai pihak, identitas korban berhasil dikantongi. Korban diketahui bernama Raseli, seorang pria berusia 86 tahun yang merupakan warga Kampung Nambo, Desa Telagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras tim, identitas korban sudah kami ketahui. Korban bernama Raseli, usia 86 tahun, warga Balaraja, Kabupaten Tangerang. Kami juga sudah menghubungi pihak keluarga untuk memberikan informasi dan memastikan kebenarannya,” ujar Kompol Salahuddin dengan nada lega.
Penemuan mayat ini bermula ketika seorang warga melintas di jalan Desa Pulo sekitar pukul 13.00 WIB. Ia melihat seorang pria tua tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi mencurigakan. Setelah didekati, ternyata pria tersebut sudah tidak bernyawa. Sontak, warga tersebut melaporkan kejadian itu ke Polsek Ciruas.
Mendapatkan laporan tersebut, petugas kepolisian segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas langsung melakukan olah TKP dan mengumpulkan informasi dari warga sekitar. Tim medis juga turut hadir untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah korban.
Baca Juga:
Perebutan Limbah Aluminium Memanas: Ketegangan Baru dalam Persaingan Industri Global
Dari hasil pemeriksaan sementara, tim medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hal ini mengindikasikan bahwa korban meninggal bukan karena tindak kriminalitas. Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena faktor usia dan kondisi kesehatan yang memburuk.
“Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ada luka atau tanda kekerasan. Kemungkinan besar korban meninggal akibat kelelahan atau sakit. Namun, untuk memastikan penyebab pastinya, jenazah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambah Kapolsek Salahuddin.
Setelah berhasil mengungkap identitas korban, langkah selanjutnya yang dilakukan oleh Polsek Ciruas adalah menghubungi pihak keluarga korban. Upaya ini dilakukan untuk memberikan informasi mengenai kejadian yang menimpa Raseli, serta memastikan kebenaran identitas korban.
Pihak keluarga Raseli yang dihubungi oleh pihak kepolisian merasa sangat terpukul dan berduka atas kejadian ini. Mereka mengucapkan terima kasih kepada Polsek Ciruas yang telah bekerja keras mengungkap identitas korban dan memberikan informasi yang jelas.
Keberhasilan Polsek Ciruas dalam mengungkap identitas mayat lansia ini patut diapresiasi. Dalam waktu singkat, mereka mampu mengungkap misteri yang sempat menghebohkan warga. Hal ini menunjukkan profesionalisme dan dedikasi tinggi dari seluruh anggota Polsek Ciruas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga:
Kemenperin: Relokasi Pabrik ke Jawa Tengah Wajar Asalkan Tetap Berproduksi di Indonesia
Semoga, dengan terungkapnya identitas korban, pihak keluarga dapat segera mengurus jenazah Raseli dan memberikan penghormatan terakhir yang layak.









