Menu

Mode Gelap

Kuliner · 20 Nov 2025 17:54 WIB

Nika Coffee Books: Sudut Tenang di Kelapa Gading dengan Koleksi Buku Pilihan & Suasana WFC Ideal


 Nika Coffee Books: Sudut Tenang di Kelapa Gading dengan Koleksi Buku Pilihan & Suasana WFC Ideal Perbesar

PROLOGMEDIA – Begitu melangkah mendekati dua kaca pintu besar yang mencolok bertuliskan “Nika Coffee Books” di lantai tertentu Gafoy Summarecon Mall Kelapa Gading, siapa pun akan langsung merasakan sentuhan yang berbeda — seolah-olah langkah kecil itu membawa mereka memasuki dunia baru yang dipenuhi aroma kopi yang harum dan wangi halaman buku yang menyegarkan.

Tempat ini mudah dijangkau oleh siapa pun, bahkan lebih praktis karena terintegrasi langsung dengan LRT Boulevard Utara melalui skybridge yang menuju langsung ke area mall, menjadikannya pilihan yang sempurna bagi traveler, pekerja yang ingin WFC, atau siapa pun yang mencari sudut tenang di tengah kesibukan kota Jakarta.

Saat pintu dibuka, semerbak wangi buku yang khas langsung menyergap indera penciuman. Rak-rak kayu yang terbuat dari material berkualitas tinggi memamerkan deretan buku luar negeri berbahasa Inggris dengan tema yang beragam dan menarik. Mulai dari fiksi yang penuh imajinasi, buku self development yang menginspirasi, literatur bisnis yang penuh wawasan, hingga bacaan parenting yang praktis — semua tersusun rapi dan teratur.

Banyak di antaranya bahkan masuk nominasi New York Times Bestseller, menjadikannya koleksi yang patut dihargai oleh para pencinta buku. Tak ketinggalan, ada juga pilihan novel karya penulis Indonesia yang terkenal, seperti Laut Bercerita karya Leila S. Chudori hingga Luka Cinta yang selalu menjadi favorit banyak orang. Semua buku tampil dengan kondisi bersih, seolah baru keluar dari pabrik, dan masing-masing dilapisi plastik yang tebal — sebuah tanda yang jelas bahwa koleksi di sini bukan untuk dibaca di tempat, melainkan untuk dibawa pulang oleh pemilik barunya yang baru.

Koleksi buku ini bukan sembarangan — ini merupakan hasil kurasi yang cermat dari Prose and Petals yang bekerja sama dengan Gramedia sebagai partner resmi Nika Coffee dalam menghidupkan konsep book cafe yang unik ini. Menurut Arini, kasir Gramedia yang bertugas di Nika Coffee, sekitar delapan puluh persen koleksi di sini adalah buku impor pilihan yang dipilih dengan teliti, ditambah dengan buku-buku novel Indonesia yang dipilih secara cermat dan beberapa bacaan ringan untuk anak-anak. Kombinasi ini membuat tempat ini cocok bagi berbagai kalangan, mulai dari pelajar yang ingin mencari referensi, profesional yang ingin menambah wawasan, hingga keluarga yang ingin membawa anak mencari buku bacaan favorit.

Memasuki area kafe, suasana yang bersih dan hangat langsung menyambut. Rak buku yang tadinya terlihat menonjol di depan dihias dengan kain putih sebagai background yang lembut, yang secara halus memisahkan area buku dari area meja dan kursi. Di beberapa sudut yang tersembunyi, tersusun meja kayu berwarna coklat tua dengan desain yang tidak biasa — pinggirannya dibuat seakan-akan “kroak” atau terkelupas, padahal itu adalah bagian dari seni desain interior yang dirancang untuk memberikan kesan alami dan unik.

Meja-meja ini bersifat sharing, yang berarti siapa pun bebas duduk bersama pengunjung lain tanpa rasa canggung, menciptakan suasana yang ramah dan terbuka. Yang paling menarik, setiap meja dilengkapi dengan barcode yang memudahkan pengunjung untuk memesan menu tanpa harus bergerak dari tempat duduk — cukup pindai barcode dengan ponsel, pilih menu yang diinginkan, dan pesanan akan langsung dikirim ke meja.

Baca Juga:
Ngariung Kapolres Serang dan Wartawan: Perkuat Sinergi Informasi Publik dan Transparansi Kinerja Polri

Di salah satu lorong samping yang tidak terlalu lebar, terdapat kaca besar yang membentang dari lantai ke langit-langit, memberi pemandangan langsung ke area luar mall. Tempat ini tepat untuk kamu yang suka duduk sambil mengamati keramaian kota dari kejauhan, menyaksikan orang-orang yang berjalan-jalan atau kendaraan yang lewat sambil menikmati secangkir kopi hangat. Namun, yang lebih menarik lagi adalah di lorong ini juga tersedia bilik ganti yang kecil namun nyaman.

Di dalamnya, tersedia baju-baju polos warna hitam dan putih yang digantung rapi di gagang, cocok untuk kebutuhan OOTD (Outfit of The Day) di area kafe yang memiliki desain interior yang sangat photogenic. Setelah selesai mencoba dan mengambil foto, pengunjung hanya perlu mengembalikannya seperti semula — tanpa biaya tambahan apapun.

Atmosfer di Nika Coffee terasa begitu kondusif untuk berbagai aktivitas. Beberapa pengunjung datang untuk bekerja atau melakukan meeting online, memanfaatkan suasana yang tenang dan koneksi internet yang stabil. Yang lain datang hanya untuk mencari waktu tenang untuk diri sendiri, menyaksikan pemandangan dari kaca besar sambil menikmati secangkir kopi atau teh. Banyak dari mereka yang mengakuinya dengan senang hati.

“Konsepnya unik dan termasuk rare dengan desain ciamik. Nika Gafoy bisa jadi destinasi ngopi sambil membaca buku — meskipun buku nya tidak bisa dibaca di sini, melihat koleksinya saja sudah cukup menyenangkan,” ujar Sindi, salah satu pengunjung yang sedang santai di sudut paling dalam kafe.

Sementara itu, Bela, seorang profesional yang sering WFC, menambahkan: “Ada etalase buku-buku, dan yang kulihat tadi kebanyakan internasional semua. Suasananya juga kondusif, cocok buat meeting online atau hanya untuk bekerja tanpa gangguan.”

Meski begitu, traveler perlu mengetahui bahwa konsep Nika Coffee Books berbeda dengan kebanyakan book cafe di Jakarta. Karena buku-bukunya bersegel plastik dan hanya untuk dibeli, pengunjung tidak bisa duduk dan membacanya langsung di tempat. Namun, ini bukanlah kekurangan — sebaliknya, ini menjadikan tempat ini sebagai kombinasi sempurna antara kedai kopi yang nyaman dan toko buku yang menawarkan koleksi pilihan. Pengunjung bisa menikmati secangkir kopi yang lezat sambil menjelajahi koleksi buku, lalu pulang dengan membawa buku baru yang akan dibaca di rumah.

Baca Juga:
Harga Minyak Kembali Anjlok: Stok AS Naik, OPEC Pesimis?

Tempat ini buka setiap hari dari pukul 10.00 pagi hingga 22.00 malam — durasi yang cukup panjang untuk siapa pun yang ingin menghabiskan sore hari dengan santai, menyesap kopi favorit, menjelajahi koleksi buku yang menarik, dan bahkan mengambil foto OOTD dengan gaya yang sederhana namun keren. Di tengah kesibukan kota Jakarta yang terus berjalan, Nika Coffee Books hadir sebagai sudut tenang yang menyegarkan, tempat di mana aroma kopi dan wangi buku bersatu untuk menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi setiap pengunjung.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pasar Kue Subuh Senen: Denyut Ekonomi dan Tradisi Kuliner Jakarta yang Tak Pernah Tidur

26 Desember 2025 - 19:57 WIB

Rahasia Singkong Goreng Merekah dan Empuk Tanpa Air Es

26 Desember 2025 - 19:08 WIB

Kreativitas Kuliner Nusantara: Ragam Camilan dan Olahan Unik dari Daun Pepaya

26 Desember 2025 - 18:24 WIB

Wajib Tahu, Ini Bagian Udang yang Aman Dimakan dan Sebaiknya Dihindari

25 Desember 2025 - 02:07 WIB

Waspada Saat Terbang, Ini Makanan yang Sebaiknya Dihindari di Pesawat

25 Desember 2025 - 01:52 WIB

Ayam Panggang Bumbu Pedas yang Meresap, Daging Empuk dan Juicy

23 Desember 2025 - 18:37 WIB

Trending di Kuliner