Menu

Mode Gelap

Berita · 24 Des 2025 11:08 WIB

Pemprov Banten Bergerak Cepat, Alat Berat Dikerahkan Tangani Banjir Padarincang


 Pemprov Banten Bergerak Cepat, Alat Berat Dikerahkan Tangani Banjir Padarincang Perbesar

PROLOGMEDIA – Pemerintah Provinsi Banten bergerak cepat merespons bencana banjir yang melanda Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang. Gubernur Banten Andra Soni secara tegas menginstruksikan langkah-langkah konkret di lapangan dengan memerintahkan pengerahan alat berat sesegera mungkin untuk menormalkan aliran sungai yang menjadi penyebab utama meluapnya air dan merendam permukiman warga.

Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Andra Soni saat memimpin Rapat Koordinasi dan Audiensi Tindak Lanjut Penanganan Banjir Padarincang yang digelar di Pendopo Gubernur, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang. Rapat tersebut dihadiri oleh perangkat daerah terkait, perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3), unsur pemerintah kabupaten, serta perwakilan masyarakat Padarincang.

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa penanganan banjir harus dilakukan dengan cepat, tepat, dan tidak boleh berlarut-larut. Menurutnya, kondisi di lapangan membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar pembahasan di ruang rapat. Ia meminta seluruh pihak terkait untuk bekerja secara kolaboratif dan bergerak pada hari yang sama tanpa menunda waktu.

“Saya minta alat berat segera digerakkan hari ini. Jangan menunggu besok untuk apa yang bisa kita kerjakan sekarang. Penanganan Padarincang harus langsung berjalan,” tegas Andra Soni di hadapan peserta rapat. Penegasan tersebut disambut dengan komitmen dari seluruh instansi yang hadir untuk segera menindaklanjuti arahan Gubernur.

Andra Soni juga menyoroti bahwa persoalan banjir di Padarincang tidak bisa dilihat secara parsial. Ia menilai telah terjadi perubahan signifikan pada kondisi sungai dan lingkungan sekitar yang tidak lagi sama dengan kondisi beberapa tahun lalu. Oleh karena itu, pendekatan dan metode penanganan banjir pun harus diperbarui dan disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan.

Menurut Gubernur, Sungai Cidanau beserta kawasan Rawa Danau merupakan satu kesatuan ekosistem yang saling terkait dan memiliki peran penting dalam pengendalian air di wilayah tersebut. Jika penanganan hanya dilakukan di satu titik tanpa memperhatikan alur dari hulu hingga hilir, maka potensi banjir akan terus berulang.

“Penanganan tidak bisa parsial. Dari hulu, bagian tengah sungai, sampai Rawa Danau sebagai muara harus ditangani bersama. Kalau tidak, banjir akan terus berulang dan masyarakat yang dirugikan,” imbuhnya. Ia juga meminta agar setiap kebijakan dan langkah teknis yang diambil mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga:
Indonesia Kokoh di Peringkat Kedua SEA Games 2025, Jauhi Vietnam

Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, memaparkan hasil pemantauan dan data lapangan yang dihimpun selama Desember 2025. Berdasarkan temuan tersebut, banjir di Padarincang dipicu oleh pendangkalan atau sedimentasi alur sungai yang cukup parah, diperparah dengan sumbatan material sampah rumah tangga serta tumbuhan air yang menghambat aliran air.

“Penanganan awal akan difokuskan pada normalisasi sungai, pembersihan sampah, serta pengerukan di titik-titik kritis. Penggunaan alat berat menjadi kebutuhan mendesak agar aliran air dapat kembali lancar dan daya tampung sungai meningkat,” jelas Arlan. Ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan penanganan darurat yang akan diikuti dengan kajian jangka menengah dan panjang.

Dukungan juga datang dari Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian. Kepala BBWSC3, Dedi Yudha Lesmana, menyatakan kesiapan penuh pihaknya untuk menurunkan unit alat berat khusus yang dibutuhkan dalam proses normalisasi sungai. Ia memastikan bahwa ekskavator amfibi akan diterjunkan untuk menjangkau area sungai yang sulit diakses oleh alat berat konvensional.

“Kami siap menurunkan ekskavator amfibi untuk pembersihan dan normalisasi Sungai Cidanau, khususnya pada titik-titik yang selama ini menghambat aliran air. Koordinasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten akan terus kami perkuat,” ujar Dedi.

Langkah-langkah taktis yang disepakati dalam rapat meliputi pengerahan ekskavator amfibi untuk pengerukan sedimentasi, penyediaan truk pengangkut material hasil pengerukan dan sampah, serta pengoperasian perahu untuk menjangkau area sungai yang tertutup gulma, eceng gondok, dan vegetasi liar lainnya. Seluruh proses tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan aspek keselamatan dan dampak lingkungan.

Respons cepat Pemerintah Provinsi Banten mendapat apresiasi dari masyarakat. Perwakilan Forum Padarincang Peduli, Karmana, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan langkah nyata yang diambil oleh Gubernur dan jajarannya. Ia mengungkapkan bahwa banjir kali ini merupakan kejadian yang tidak biasa bagi warga setempat.

“Sejak tahun 1985 wilayah kami tidak pernah mengalami banjir seperti sekarang. Air masuk ke permukiman dan mengganggu aktivitas warga. Kami berharap apa yang dibahas hari ini benar-benar diwujudkan di lapangan, alat berat segera dikerahkan, dan penanganan tidak berhenti di diskusi ini saja,” ujar Karmana dengan penuh harap.

Baca Juga:
Kemenag Catat Sejarah: Untuk Pertama Kalinya Gelar Natal Bersama

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Provinsi Banten menegaskan komitmennya untuk menangani banjir Padarincang secara serius dan berkelanjutan. Selain operasi alat berat dan normalisasi sungai, penguatan koordinasi lintas instansi serta komunikasi yang intensif dengan masyarakat akan terus dilakukan. Pemerintah juga memastikan bahwa setiap perkembangan penanganan akan dievaluasi secara berkala agar langkah yang diambil benar-benar efektif dan tepat sasaran demi melindungi keselamatan serta kesejahteraan masyarakat Padarincang dan sekitarnya.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Way Kanan Gelar Musrenbang Kecamatan Negeri Agung, Infrastruktur Jalan Jadi Fokus Utama

10 Februari 2026 - 20:24 WIB

Tindak Lanjut Arahan Presiden Prabowo, Pasar Km 02 Way Kanan Dibersihkan Lewat Kurve Gabungan

5 Februari 2026 - 14:08 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Way Kanan Salurkan Bansos untuk Warga Blambangan Umpu

31 Januari 2026 - 12:10 WIB

TMMD ke-127 Tahun 2026 di Cikeusal Fokus Infrastruktur, UMKM, dan Ketahanan Pangan

29 Januari 2026 - 20:28 WIB

Wakili Bupati, Kadis Sosial Resmikan Temu Karya Daerah Karang Taruna Way Kanan Tahun 2026

26 Januari 2026 - 16:10 WIB

Peringatan HAB Kemenag ke-80 di Serang, Bupati Soroti Tantangan Moral dan Era AI

3 Januari 2026 - 21:23 WIB

Trending di Berita