PROLOGMEDIA – Menjelang momentum liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bergerak cepat memastikan kesiapan infrastruktur, terutama pada ruas-ruas jalan utama yang menjadi jalur favorit wisatawan. Peningkatan kualitas jalan ini diharapkan menjadi pemicu tumbuhnya kunjungan wisata, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan menghabiskan waktu liburan di berbagai destinasi populer di Banten.
Libur Nataru merupakan puncak mobilitas masyarakat setiap akhir tahun. Berbagai pantai, kawasan pegunungan, hingga pusat-pusat rekreasi keluarga di wilayah Banten selalu menjadi magnet kunjungan wisatawan, baik lokal maupun luar daerah. Menyadari tingginya potensi pergerakan tersebut, Pemprov Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mempercepat proses perbaikan dan penataan sejumlah ruas jalan provinsi yang menjadi akses strategis menuju objek wisata.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, menyampaikan bahwa terdapat empat ruas jalan yang saat ini tengah dikejar penyelesaiannya. Keempat ruas ini dipilih berdasarkan tingkat urgensi, volume lalu lintas, serta pengaruhnya terhadap sektor pariwisata daerah. Menurut Arlan, percepatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh jalur sudah berada dalam kondisi baik selambat-lambatnya sepuluh hari sebelum puncak libur Natal dan Tahun Baru.
“Itu sedang kita kejar. Sekarang progresnya terus kita percepat agar sesuai target. Sasaran kita adalah H-10 seluruh ruas yang diperbaiki sudah bisa dilalui dengan nyaman,” ujar Arlan, Senin (1/12/2025).
RUAS JALAN PRIORITAS: AKSES STRATEGIS MENUJU PANTAI DAN PEGUNUNGAN
Empat ruas jalan yang masuk prioritas tersebut mencakup jalur menuju kawasan wisata pantai dan pegunungan, yang setiap tahun menjadi tempat favorit bagi wisatawan.
1. Ruas Pakupatan–Palima–Cinangka
Jalur ini merupakan pintu utama menuju kawasan wisata Pantai Anyer dan sekitarnya. Dengan tingkat kunjungan yang selalu meningkat menjelang akhir tahun, jalur ini mendapatkan perhatian khusus. Perbaikan meliputi penambalan jalan berlubang, pengaspalan ulang di beberapa titik, serta penataan drainase untuk memastikan air tidak menggenang saat hujan.
2. Ruas Simpang Taktakan–Gunung Sari
Jalan ini merupakan akses alternatif menuju Anyer, sekaligus jalur favorit wisatawan dari arah Serang. Perbaikan dilakukan untuk memastikan jalur alternatif tidak kalah nyaman dari jalur utama, sehingga kepadatan lalu lintas dapat terurai saat puncak liburan.
3. Ruas Mengger–Mandalawangi–Caringin
Berfungsi sebagai jalur utama menuju kawasan Pantai Carita, ruas ini menjadi salah satu prioritas perbaikan mengingat aktivitas wisata di Carita tidak pernah berhenti, terutama pada musim liburan. Perbaikan badan jalan dan peningkatan kualitas permukaan dilakukan secara bertahap agar kenyamanan pengguna jalan semakin optimal.
Baca Juga:
Mengenal Beragam Jenis Sepeda Statis untuk Olahraga Praktis di Rumah
4. Ruas Saketi–Malingping
Jalur ini menjadi akses vital menuju Pantai Sawarna dan kawasan pesisir selatan Banten yang dikenal memiliki pemandangan eksotis dan banyak dikunjungi wisatawan muda maupun pecinta petualangan. Dengan karakteristik jalan yang panjang dan melintasi berbagai wilayah, Pemprov Banten memastikan setiap segmen penting diperbaiki sebelum lonjakan pengunjung terjadi.
Percepatan ini merupakan komitmen Pemprov Banten untuk meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata yang menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.
FOKUS PEMPROV: AMAN, NYAMAN, DAN LANCAR
Selain melakukan peningkatan kualitas ruas jalan, Pemprov Banten juga memperhatikan aspek keselamatan pengguna jalan. Melalui koordinasi lintas sektor, termasuk dengan aparat kepolisian dan Dinas Perhubungan, sejumlah rambu tambahan serta penanda jalan diperbaiki untuk meningkatkan kewaspadaan pengendara.
Arlan juga mengimbau agar masyarakat selalu memperhatikan kondisi kendaraan sebelum memulai perjalanan. Pemeriksaan sederhana seperti kondisi ban, rem, lampu, serta kelengkapan surat kendaraan harus menjadi prioritas agar perjalanan liburan dapat berlangsung aman.
“Kita mengimbau kepada para pengendara untuk berhati-hati, dengan melihat kondisi rambu jalan dan melakukan persiapan kendaraan agar dalam kondisi baik,” tegas Arlan.
Lebih jauh, Arlan mengatakan bahwa cuaca menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai menjelang akhir tahun. Intensitas hujan yang meningkat bisa menyebabkan jalan licin dan jarak pandang terbatas. Dengan kondisi infrastruktur yang terus dibenahi, ia berharap masyarakat bisa mendapatkan pengalaman berkendara yang lebih baik.
WUJUD KOMITMEN PEMPROV DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR
Pemprov Banten terus menunjukkan komitmen kuat dalam pembangunan infrastruktur yang merata di setiap wilayah. Perbaikan jalan menuju kawasan wisata merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu penopang ekonomi daerah.
Sejumlah destinasi wisata unggulan seperti Anyer, Carita, Sawarna, Gunung Pulosari, hingga kawasan perbukitan di Serang dan Pandeglang diharapkan menjadi semakin mudah diakses oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Kemudahan akses ini diyakini mampu meningkatkan lama tinggal wisatawan, jumlah kunjungan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat khususnya pelaku UMKM yang bergerak di sektor pariwisata.
Baca Juga:
Terowongan Sasaksaat: Warisan Kolonial Berusia Seabad yang Masih Aktif Dilintasi Kereta
Dengan perbaikan infrastruktur yang semakin baik dan menyeluruh, Pemprov Banten berharap libur Nataru tahun ini menjadi momentum kebangkitan pariwisata daerah. Pemerintah memastikan seluruh jajaran tetap bekerja maksimal hingga seluruh ruas jalan utama benar-benar siap digunakan.









